Trending News

Blog Post

MALAM YANG INDAH BERSAMA DREAM THEATER DI JAKARTA
Concerts Review

MALAM YANG INDAH BERSAMA DREAM THEATER DI JAKARTA 

Dedengkot Progressive Metal itu akhirnya kembali menyambangi Jakarta untuk yang kedua kalinya. Yup, setelah sukses dengan konser mereka di tahun 2012 silam di Mata Elang International Stadium, DREAM THEATER yang masih digawangi oleh John Petrucci (gitar), James LaBrie (vocal), John Myung (bass), Jordan Rudess (Keyboard) serta Mike Mangini (drums) memberikan aksi terbaik mereka di hadapan sekitar 5000-an pasang mata di Lapangan D Senayan, Jakarta pada 26 Oktober 2014 yang lalu. Adalah Variant Entertainment sebagai promotor yang juga untuk kedua kalinya mendatangkan band legendaris ini.

Kedatangan mereka kali ini ke Jakarta adalah dalam rangka promosi album self-title Dream Theater (2013) dengan tajuk konser An Evening with Dream Theater: ‘Along The Ride World Tour 2014’, yang dimulai dari Portugal, 15 Januari 2014 untuk leg pertama di kawasan Eropa, dan sekarang telah memasuki leg ke-5 untuk kawasan Asia Pacific. Ini juga merupakan leg terakhir dari Tour yang panjang ini. Setelah Jakarta, kota yang mereka sambangi adalah Melbourne (29/10) dan terakhir Sydney (30/10) di Australia.

Sore hari minggu itu kawasan Senayan sangat ramai sekali dengan orang-orang dan kendaraan pasalnya disamping konser Dream Theater, juga ada dua festival musik dan event non-musik yang juga sedang digelar di sana . Jadi hari itu seakan-akan Senayan menjadi sentral dari semua kegiatan di Jakarta. Walaupun konser baru akan dimulai jam 8 malam, antusias para penonton sudah terlihat dari sore jam 3:30, penonton sudah mulai mengantri di gate masuk. Rata-rata mereka mengenakan atribut kaos hitam dengan tulisan Dream Theater di dada atau di punggung. Karena semakin banyaknya orang yang berdesak-desakan, akhirnya gate dibuka jam 5:30 dan mereka berlarian masuk venue. Banyak juga yang berfoto di depan wall Dream Theater atau yang antri untuk membeli T-shirt Official Merchandise Dream Theater yang dijual di venue.

Semakin malam penonton semakin memadati arena konser. Mereka dengan sabar menanti saat para professor musik itu menghajar panggung. Sebelum konser dimulai, Penonton diajak untuk menyanyikan lagu kebangsaaan Indonesia Raya, disusul dengan visualisasi video perjalanan musik Dream Theater di LCD raksasa di background panggung melalui reinterpretasi cover album-album mereka diiringi oleh rekaman lagu “False Awakening Suite” dari album terakhir Dream Theater (2013). Tepat pukul 8:00 PM, Dream Theater pun membuka konser mereka dengan “Enemy Inside”, penonton menyambut histeris sejak intro lagu itu dimainkan. Semua personil masih terlihat seperti kedatangan mereka di tahun 2012, kecuali John Petrucci yang sekarang terlihat lebih kekar, serta kumis dan jambang yang dibiarkan tumbuh lebat menutupi sebagian wajahnya. “Shattered Fortress” dari album “Black Cloud and Silver Linings” (2009) digeber sebagai lagu ke-3. James La Brie kemudian menyapa penonton dalam Bahasa Indonesia, ‘Apa Kabar Jakarta..?’ dan sedikit berbasa-basi dengan penonton.

Tidak menunggu lama “On The Back of Angels” dari album “A Dramatic Turn of Event” (2011) dibawakan dan membuat penonton untuk ber-sing-a-long bersama, disusul dengan “The Looking Glass”, “Trial of Tears” serta lagu instrumental, “Enigma Machine” yang diselipi dengan drum solo Mike Mangini, drummer yang masuk menggantikan Mike Portnoy tahun 2011. Lagu ballad yang juga menjadi tajuk tur dunia mereka kali ini, “Along For The Ride”, dibawakan kemudian. Dan sebagai lagu penutup set pertama konser ini, Dream Theater membawakan “Breaking All Illusion”.

Konser break selama 15 menit. Dalam rentang waktu ini penonton disuguhi potongan-potongan video Youtube melalui LCD dibelakang panggung, ada cover lagu-lagu Dream Theater dan potongan-potongan video yang lucu.

Memasuki set kedua, Dream Theater membawakan lagu-lagu yang diambil dari album “Awake” (1994) yaitu “The Mirror”, “Lie”, “Lifting Shadow Off Dream”, “Scarred”, “SpaceDye Vest”, dan ditutup oleh lagu berdurasi sepanjang 22 menit dari album terbaru, “Illumination Theory”. Setelah itu, semua personil menghilang ke belakang panggung, disambut dengan koor “We want more.. We want more..” dari penonton.
Tidak lama kemudian lima personil Dream Theater ini kembali ke atas panggung untuk membawakan encore. Tidak tangung-tanggung, 4 lagu dari album “Metropolis Pt.2 ; Scenes From A Memory (2002)” yang disebut-sebut sebagai puncak pencapaian Dream Theater dalam bermusik dibawakan pada set terakhir ini, yaitu “Overture 1928”, “Strange Dejavu”, serta “Dance Of Eternity” (Instrumental). Sebagai lagu pamungkas di konser yang berdurasi 3 Jam ini, Dream Theater menutupnya dengan manis, membawakan “Finally Free” yang juga merupakan lagu terakhir di album itu. Di akhir konser LaBrie, Petrucci, Mangini, Rudess, dan Myung berpose dengan bendera merah putih dengan logo The Majesty Symbol di tengah-tengahnya.

Overall, konser ini layak mendapat acungan dua jempol. Kelima personil Dream Theater ini masih menunjukkan kelasnya sebagai panutan band-band progressive metal lainnya di era sekarang. Semoga di tahun-tahun berikutnya Dream Theater kembali menyambangi Indonesia.

Thanks to : Variant Entertainment & Warner Music Indonesia

Set List “An Evening With Dream Theater” – Along The Ride Tour 2014 di Jakarta :
Set 1 :
1. False Awakening Suite
2. The Enemy Inside
3. The Shattered Fortress
4. On The Backs Of Angels
5. The Looking Glass
6. Trial Of Tears
7. Enigma Machine (Drum Solo)
8. Along For The Ride
9. Breaking All Illusions

Set 2 :
1. The Mirror
2. Lie
3. Lifting Shadows Off A Dream
4. Scarred
5. Space Dye Vest
6. Illumination Theory

Encore:

1. Overture
2. Strange Deja Vu
3. The Dance Of Eternity
4. Finally Free

Text & Photos By : BUDI SUSANTO

Related posts

Leave a Reply