Trending News

Blog Post

Album of the Day: Prince – Art Official Age
Album of The Day

Album of the Day: Prince – Art Official Age 

Released by: Warner Music Indonesia

Kalau ditanya siapa itu Prince Rogers Nelson, mungkin banyak yang tak mengenal. Tapi jika disebutkan Prince, barulah sebagian besar dari kita mengidentifikasi sosok yang telah malang melintang sepanjang empat dekade di ranah musik pop dunia. Kini ia kembali tidak hanya satu, akan tetapi dua album yang dirilis secara simultan, Plectrumelectrum dan Art Official Age. Dua album ini juga menandakan kembalinya Prince ke label Warner Bros, setelah konflik yang terjadi di antara mereka pertengan dekade 90-an.

Kali ini kita akan membicarakan tentang Art Official Age terlebih dahulu. Album yang juga menandakan sebagai album terbaru Prince setelah 20Ten di tahun 2010, menandakan sisi artistik Prince yang tebal, dan mungkin tidak sejalan dengan selera pendengar awam. Meski begitu, bagi para fans setianya, album ini jelas menunjukkan gelagat Prince untuk kembali ke gaya bermusik di awal-awal karirnya, yaitu funk, dance dan rock yang membelit menjadi satu.

Contoh sempurna untuk ini mungkin bisa ditemukan dalam track Funknroll. Dari segi judul saja lagu ini sudah menunjukkan genrenya dengan jelas, funk dan rock n roll yang dicampur dengan dance sebagai pengikatnya. Secara umum funk memang jamak ditemui dalam Art Official Age. Sebut saja track pembuka yang juga menjadi judul album, Art Official Age atau The Gold Standard. Jika track kedua mengingatkan funk groovy dan mengingatkan Prince di dekade 80-an, maka Art Official Age agak mengingatkan akan gaya Daft Punk terkini, lengkap dengan gitar ala Nile Rodgers.

Terlepas dari beberapa track yang bergaya kekinian, seperti U Know, sebuah nomor RnB yang tetap mengedepankan unsur groovy, Breakfast Can Wait atau Clouds yang sedikit jazzy atau balada antemik seperti Way Back Home yang mengandalkan harmonisasi, Art Official Age justru terdengar sangat 90-an.

Banyak track yang mengingatkan akan dekade ini, dan seolah-olah memang dikerjakan di tahun 90-an. Sebutlah nomor RnB intim dan sensual seperti Time. Ada juga balada emosional seperti Breakdown, yang memanfaatkan instrumen yang lebih organis untuk membangun atmosfirnya, lengkap dengan ketukan drum yang terdengar kasar.

Prince juga mengembalikan kenangan dengan menyajikan lagu-lagu seperti This Could Be Us, sebuah track RnB yang pasti akan terasa pas mengisi album-album Prince di awal 90-an. Begitu juga What It Feels Like yang menampilkan vokal tamu Andy Allo yang dipersilahkan untuk tampil menonjol. Bukan hanya dari segi melodi, tapi harmonisasi instrumen bahkan melakukan mimik terhadap gaya bermusinya.

Sebenarnya agak susah juga menyebutkan jika Art Official Age akan bisa dinikmati oleh semua orang. Meski mengedepankan genre-genre umum, akan tetapi Prince memilintirnya sedemikian rupa agar terdengar “tidak terlalu pop”. Akan butuh waktu khusus untuk benar-benar bisa menangkap ke mana Prince menginginkan lagu-lagu dalam album ini bergerak.

Dan sisi artistik yang diusung Prince dalam album ini mungkin menjadi pisau bermata ganda. Di satu sisi, ia menjaga eksistensi Prince sebagai artis yang lekat dengan idealisme dan mengemukakan sisi artistiknya dengan kental. Di sisi lain, sebagai penanda kembalinya ia ke label besar, album ini malah terdengar obscure dan sulit dicerna.

Tapi ini Prince yang kita bicarakan. Tentunya ia tak mengenal kata kompromi. Dengan memakai judul Art Official Age, yang merupakan permainan kata dari artificial age saja, ia jelas sudah menunjukkan tendensi tersebut. Terdengar pretensius memang, tapi mau bagaimana lagi. Itulah pilihan sang artis. Sekarang tergantung pendengarnya saja untuk memutuskan, apakah ini album yang semenjana, atau malah sebaliknya.

Music Video: Breakfast Can Wait
https://www.youtube.com/watch?v=GHbyNrGXpAA

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Art Official Cage” 3:41
2. “Clouds (featuring Lianne La Havas)” 4:34
3. “Breakdown (featuring Andy Allo) [20]” 4:04
4. “The Gold Standard” 5:53
5. “U Know” 3:56
6. “Breakfast Can Wait” 3:54
7. “This Could Be Us” 5:12
8. “What It Feels Like (featuring Andy Allo)” 3:53
9. “affirmation I & II (featuring Lianne La Havas)” 0:40
10. “Way Back Home (featuring Lianne La Havas)” 3:05
11. “Funknroll [Remix]” 4:08
12. “Time (featuring Andy Allo)” 6:49
13. “affirmation III (featuring Lianne La Havas)” 3:27

Related posts

Leave a Reply