Trending News

Blog Post

Album of the Day: Various Artists – Shady XV
Album of The Day

Album of the Day: Various Artists – Shady XV 

Released by: Universal Music Indonesia

Selama 15 tahun terakhir Shady Records memerankan peran yang cukup penting dalam dinamika musik hip-hop. Label yang didirikan oleh Eminem bersama manajernya, Paul Rosenberg, setelah kesuksesan album The Slim Shaddy (1999), tidak hanya menjadi alat bagi Eminem untuk merilis album-album miliknya, tapi juga menaungi banyak artis hip-hop lain yang kemudian mencapai sukses. Untuk menandakan rentang usia 15 tahun tersebut, maka Eminem pun merilis sebuah album kompilasi yang bertajuk Shady XV.

Sebagai album kompilasi, dia beramunisi dua keping CD, dimana keping pertama merupakan mater-materi baru yang diisi oleh artis-artis Shady Records, sedangkan keping kedua dilimpahi oleh barisan hits milik musisi-musisi Shady Records sepanjang 2000 hingga 2012. Jadi, selain kompilasi track baru, album ini juga menandakan sebagai sebuah album greatest hits.

Dengan memakai cover yang bergambarkan topeng hoki dan dua gergaji mesih, kesan horor menyeruak, mengingatkan akan Leatherface dari film Texas Chainsaw Massacre dan juga Jason Vorhees dari Friday the 13th. Apakah ini pertanda kalau Eminem dan kawan-kawan masih “psycho” sebagaimana biasanya?

Dan menilik lirik-lirik yang berbau misogynist, tampaknya memang tidak ada perubahan yang berarti dari segi musikalitas. Para musisi yang berada dalam Shady Records, masih bergerak di ranah tematis dan gaya bermusik yang sama sepanjang satu dekade lebih ini. Dan ini bisa dilihat pada keping pertama album yang berisi lagu-lagu baru.

Selain Eminem yang (tentunya) masih mendominasi, beberapa musisi lain, Slaughterhouse, Bad Meets Evil atau Yelawolf, juga tampil default. Eminem mengajak Sia untuk menyanyikan Guts Over Fear yang jelas ingin mengulang sukses Love the Way You Lie. Pengulangan ini bisa ditemukan juga dalam track-track seperti ShadyXV, Fine Line, atau Right for Me. Seolah-olah Eminem memang belum (tak ingin?) lepas dari era awal 2000-an yang membesarkan namanya.

Problema yang sama juga dapat ditemui di artis lain, sebutlah Bad Meets Evil yang dengan bangga ngerap “Put that shit away Iggy / You don’t wanna blow that rape whistle on me” dalam Vegas, sulit untuk menemukan kedewasaan dalam karya mereka. Seolah-olah para rapper senior ini ingin bertingkah junior selamanya. And poor Iggy Azalea anyway.

Hentakan emosi kekanak-kanakan tadi bisa ditemui juga dalam track keroyokan Detroit vs. Everybody yang menampilkan Eminem, Royce da 5’9″, Big Sean, Danny Brown, DeJ Loaf dan Trick-Trick. Genderang perang ala tawuran mungkin dihadirkan dengan semangat yang prima, tapi secara umum tidak ada yang istimewa ditawarkan oleh track ini.

Justru keping kedua yang merupakan kumpulan hits Shady Records terdengar jauh lebih menarik. Karena tidak hanya menampilkan barisan hits single populer, tadi bagian ini juga terdengar lebih variatif dari segi musikalitas, mengingat artis-artis yang berada di dalamnya juga melibatkan mantan artis dari Shady Records seperti 50 Cent, Obie Trice, Stat Quo, Bobby Creekwater dan Ca$his.

Mungkin hanya 50 Cent dan Obie Trice yang mendapatkan porsi terbanyak di keping kedua ini, yang menampilkan hits terbesar mereka, I Get Money, P.I.M.P. dan In Da Club (50 Cents) atau Wanna Know dan The Set Up (Obie Trice). Sedangkan Stat Quo, Bobby Creekwater dan Ca$his tidak mendapatkan kesempatan tampil solo dan menjadi pemanis di berbagai track.

Tentu saja Eminem hadir dengan hitsnya, yaitu Loose Yourself atau You Don’t Know yang juga menampilkan 50 Cent, Ca$his dan Lloyd Banks. Tampaknya Eminem sadar diri kalau ia harus memberikan ruang kepada musisi lain untuk menampilkan hits mereka. Lagi pula untuk mengetahui barisan hitsnya bisa menyimak album kompilasi milik Eminem ketimbang album ini.

Sebagai penanda 15 tahun Shady Records, Shady XV menjalankan tugasnya dengan baik. Ia menampilkan perkembangan gaya bermusik artis-artis yang bernaung di bawahnya. Dengan menilik album ini kita bisa melihat gambaran gaya hip-hop ala Detroit asal Eminem dan kawan-kawan. Meski rasanya album ini juga seolah menjadi pisau bermata dua yang dengan gamblang menggambarkan miskinnya variasi musik ataupun nyaris tidak ada perkembangan yang berarti sepanjang 15 tahun.

Tapi, sebagai catatan kaki, ia masih boleh untuk disimak, apalagi kalau memiliki keterbatasan waktu untuk menyimak semua album yang dirilis oleh Shady Records.

Music video: Eminem feat. Sia – Guts Over Fear

Official Website

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
CD 1
1. “ShadyXV” Eminem 5:01
2. “Psychopath Killer” Slaughterhouse (featuring Eminem and Yelawolf) 5:19
3. “Die Alone” Eminem (featuring Kobe) 3:36
4. “Vegas” Bad Meets Evil 5:36
5. “Y’all Ready Know” Slaughterhouse 3:51
6. “Guts Over Fear” Eminem (featuring Sia) 5:01
7. “Down” Yelawolf 3:26
8. “Bane” D12 4:24
9. “Fine Line” Eminem 5:07
10. “Twisted” Skylar Grey, Eminem and Yelawolf 4:59
11. “Right for Me” Eminem 4:57
12. “Detroit vs. Everybody” Eminem, Royce da 5’9″, Big Sean, Danny Brown, DeJ Loaf and Trick-Trick

CD 2
1. “I Get Money” 50 Cent 3:43
2. “Purple Pills” D12 5:04
3. “Lose Yourself” Eminem 5:20
4. “Cry Now (Shady Remix)” Obie Trice, Kuniva, Bobby Creekwater, Ca$his and Stat Quo 5:09
5. “Let’s Roll” Yelawolf (featuring Kid Rock) 3:55
6. “Hammer Dance” Slaughterhouse 4:05
7. “P.I.M.P.” 50 Cent 4:09
8. “You Don’t Know” Eminem, 50 Cent, Ca$his and Lloyd Banks 4:17
9. “My Band” D12 4:58
10. “Wanna Know” Obie Trice 4:04
11. “Wanksta” 3:38
12. “The Setup” Obie Trice (featuring Nate Dogg) 3:13
13. “In da Club” 50 Cent 3:13
14. “Fight Music” D12 4:21
15. “Pop the Trunk” Yelawolf 3:48
16. “Lose Yourself” (Original 8 Mile Demo Version) (Bonus track) Eminem 3:00

Related posts

Leave a Reply