Trending News

Blog Post

Album of the Day: Boyzone – Dublin to Detroit
Album of The Day

Album of the Day: Boyzone – Dublin to Detroit 

Released by: Warner Music Indonesia

‘Father and Son’,’Words’, ‘You Needed Me’, ini masih sebagian kecil hit yang Boyzone punya yang merupakan lagu dari artis lain. Sekarang, apa jadinya jika mereka merilis album yang isinya lagu-lagu daur ulang semua? Bisa dipastikan effortless adalah salah satu hasilnya. Selanjutnya? Ini adalah perjalan panjang dari Irlandia ke Amerika Serikat. Pegang tiket untuk melakukan tur “Dublin to Detroit“.

Ada 11 pemberhentian untuk melakukan perjalanan ini secara lengkap. Dipiloti oleh Brian Rawlin dan Paul Meehan, album konsep pertama dari Boyzone ini ternyata agak jauh dari bayangan. Kita tahu betapa besar karakter dan pengaruh yang Motown punya dalam lagu-lagunya, ternyata itu membuat keempat pria ini takluk, tunduk, dan tak bisa berbuat banyak selain hanya menyumbangkan vokal mereka. ‘What Becomes of the Brokenhearted’, ‘The Tracks of My Tears’, hingga ‘You Can’t Hurry Love’ beransamen original, tak memiliki perubahan yang berarti, dan juga berarti tak ada perlawanan yang terjadi saat Ronan Keating dan teman-teman men-tackle mereka.

Jika mereka takut untuk dikritisi menganiaya karya Motown dengan menculik dan membawa mereka terlalu jauh dari jalur, mereka sukses untuk itu. Namun ini justru berefek pada poor performance yang mereka berikan. ‘This Old Heart of Mine’ dan ‘Higher and Higher’ justru membuat mereka terdengar seperti wannabe.

I’m not a hater, saya malah lover sejati Boyzone. Ada lagu ‘Nobody Knows’ dalam album “BZ20” yang sebenarnya sangat mengagumkan, menghidupkan kembali pesona boyband ini sebagai pe-ballad wahid di masa kejayaan mereka dulu. Ada kesempatan untuk reliving the moment, dalam ‘Just My Imagination’. Tipe lagu seperti ini selayaknya lebih diperhatikan oleh mereka untuk memberi banyak kilasan terhadap karakter mereka. But the truth is, they chose nowover then.

Move forward. Kini, masa pasca kehilangan Stephen Gately, mereka seperti kocar-kacir kehilangan jati diri dan mencoba terlalu keras untuk fit in ke skema musik yang recent, yang current. Formasi berempat hanya untuk memastikan Mikey Graham mendapatkan jatah solo di beberapa track, di antaranya ‘Whenever I Lay My Hat’. Senandung sendu ini sangat menyentuh dengan lirik yang menyeruak ke hati. Terkair recent dan current, tak ada moderisme secara spesifik yang tertera dalam album, ‘I’m Doin’Fine Now’ atau ‘Reach Out I’ll Be There’ contohnya, mereka seperti hadir dari era aslinya. Perjalanan kita berhenti saat touch down di track 11,’What Christmas Means to Me’ yang muncul karena berdekatan dengan waktu perilisan album menjelang hari raya natal. 2,5 dari 5 bintang sepertinya pantas untuk album ini, dengan tanda * yang mengindikasikan nilai tambah bagi Boyzone yang terus eksis.

Music video: What Becomes of the Brokenhearted

Official Website

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes: Dublin To Detroit – Boyzone

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “What Becomes of the Brokenhearted” 3:15
2. “The Tracks of My Tears” 3:06
3. “You Can’t Hurry Love” 2:52
4. “This Old Heart of Mine” 3:58
5. “Just My Imagination” 3:33
6. “Higher and Higher” 3:00
7. “I’m Doin’ Fine Now” 3:13
8. “Reach Out I’ll Be There” 3:13
9. “The Tears of a Clown” 3:05
10. “Wherever I Lay My Hat” 3:37
11. “What Christmas Means to Me” 2:38

Related posts

Leave a Reply