Trending News

Blog Post

Album of the Month: Charli XCX – Sucker
Album of The Day

Album of the Month: Charli XCX – Sucker 

Released by: Warner Music Indonesia

“True Romance” adalah salah satu album pop terbaik yang dirilis di tahun 2013 dan Charli XCX mencorong dengan semua sisi edgy dan rebel yang dibawakannya di dalam album tersebut. Tapi, selain segelintir hype di internet atau media sosial, bisa dikatakan tidak ada yang menangkap fenomena tersebut di radar mereka. But things is about to change. Thanks untuk kolaborasinya dengan Icona Pop dan Iggy Azalea, the world is ready to embrace her quirkiness. Dan sekarang, sambutlah “Sucker“.

Penyanyi asal Inggris berusia muda ini, 22 tahun, membuktikan jika materi solo yang diusungnya juga accessible untuk pangsa pendengar yang lebih luas. Maka hadirlah hits ‘Boom Clap’, yang juga menjadi bagian dari album soundtrack film yang dibintangi oleh Shailene Woodley, “The Fault in Our Stars”. Synth-pop 80-an dan juga pop-90-an menjadi esensi kuat dari Boom Clap, tapi tidak terdengar lawas, karena di tangan Charli XCX, lagu ini terdengar cukup kekinian. Yang paling penting Charli XCX sukses membuat kita untuk mengikuti iramanya yang menghentak.

Lantas, apa tawaran lain Charli XCX di album ini? Ada ‘Break the Rules’, dimana Charli XCX kembali menyuarakan edginess dalam laguunya. Memadukan antara rock, electro-pop dan EDM, lagu ini terdengar begitu intens, dipenuhi dengan semangat. Charli XCX memang masih mengusung trademark dirinya yang biasa kita kenal dalam single ini dan baiknya tidak terdengar repetitif. ‘Break the Rules’ adalah anthem pop yang bisa dihandalkan dalam menemani meriahnya suasana.

Seolah ingin menegaskan imejnya sebagai bintang pop saat ini, Charli XCX mengajak Rita Ora dalam ‘Doing It’. Diset sebagai single ketiga, dalam lagu ini mereka memasuki lorong waktu memasuki tahun 80-an. Yep. Beat synth begitu memenuhi dentum popnya, mengikuti rentak yang biasa dibawakan oleh lagu-lagu tahun 80-an, meski tentunya tetap terdengar kekinian. Vokal Charli XCX dan Rita Ora ternyata bisa diset dalam tone yang seragam, meski sebenarnya memiliki karakter yang cukup berbeda.

Bermodal tiga materi ini, terlihat jika sisi musikalitas Charli XCX bergerak dari ranah yang eklektis ke ranah yang lebih singular dan populer. Yep, pop yang lebih kental memang mewarnai ‘Sucker’ meski tentunya rock pun menjadi atribut yang tak terpisahkan. Menarik bagaimana Charli XCX mengajak nama-nama seperti Rivers Cuomo (Weezer), Rostam Batmanglij (Vampire Weekend), Cashmere Cat, Ariel Rechtshaid, Ariel Pink serta petinggi-petinggi pop, StarGate, Benny Blanco dan Greg Kurstin untuk membantunya.

Nama-nama inilah yang membentuk identitas ‘Sucker’. Enerji yang seolah tak berkesudahan pun mengisinya. ‘London Queen’ atau ‘Famous’ seolah-seolah sebagai ajang curhat Charli XCX tentang ketenaran serta akses luas yang kini diraihnya. Dan harus diingat, ia menyanyikannya dengan semangat tinggi.

Intensitas pun disimak dalam track-track seperti ‘Body of My Own’ atau ‘Gold Coins’ yang menghadirkan dentuman drum yang prima dan riff gitar elekttik yang membahana. Yang mencorong dari Charli XCX adalah, meski terkesan terpengaruh oleh gaya musisi lain, tapi ditangannya mereka terdengar… orisinil. Seolah-olah ia adalah seorang lady rocker yang siap menaklukkan dunia dengan segala enerjinya tadi.

Yang paling penting, lagu-lagu dalam ‘Sucker’ menantang formula pop yang awam. Charli XCX dengan berani mengajak pendengarnya, yang pastinya sebagian besar kini adalah penikmat pop, untuk mendengarkan musikalitas yang lebih edgy, lirik yang bernas, dan permainan musik yang eklektik.

Ok. Mungkin tidak seeklektik ‘True Romance’ yang menyediakan ruang bagi Charli XCX untuk tampil subtil dan rapuh. Karena, meski ‘Sucker’ masih memberikan track “down tempo” seperti ‘Caught in the Middle’ atau track penutup ‘Need Ur Love’, tapi secara keseluruhan ‘Sucker’ sangat mengandalkan intensitas bervoltase tinggi. Jika tidak siap, maka pendengar akan cenderung merasa lelah. Tapi, dengan mood yang tepat, ini adalah album yang membara.

Bukan tanpa cacat cela, tapi ‘Sucker’ adalah sebuah penanda yang pas, kalau Charli XCX is not your average pop star. Materi berkelas, dinamika yang intens, lirik kaya dimensi, notasi penuh kejutan, serta vokal powerhouse. Semua syarat terpenuhi.

Music Video: Boom Clap

Official Website

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes: SUCKER – Charli XCX

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Sucker” 2:42
2. “Break the Rules” 3:23
3. “London Queen” 2:51
4. “Breaking Up” 2:17
5. “Gold Coins” 3:02
6. “Boom Clap” 2:49
7. “Doing It” (featuring Rita Ora) 3:48
8. “Body of My Own” 2:45
9. “Famous” 3:52
10. “Hanging Around” 3:18
11. “So Over You” 3:08
12. “Die Tonight” 2:51
13. “Caught in the Middle” 3:01
14. “Need Ur Luv” 3:45
15. “Red Balloon” 3:28

Related posts

Leave a Reply