Trending News

Blog Post

Album of the Month: Imagine Dragons – Smoke + Mirrors
Album of The Day

Album of the Month: Imagine Dragons – Smoke + Mirrors 

Released by: Universal Music Indonesia
Released by: Universal Music Indonesia

Setelah kesuksesan album debut mereka, “Night Visions” (2012), rasanya memang cukup ditunggu gebrakan berikutnya dari Imagine Dragons. Dan setelah menunggu cukup lama, akhirnya album sophomore mereka, “Smoke + Mirrors” pun bisa dinikmati. Sebagai salah satu band arena rock terdepan masa kini, sulit untuk tidak mengharapkan sesuatu yang “besar” dari Imagine Dragons. Apakah harapan tersebut dibayarkan?

Senang mengetahui jika Imagine Dragons ternyata tidak memilih jalan aman. Jadi, ketimbang meneruskan formula lama mereka yang terbukti sukses, untuk mempertahankan eksistensi, Dan Reynolds dan teman-teman memilih untuk memperluas musikalitas mereka, meski tentunya rock masih berbalut pop, folk, dan sedikit EDM, masih menjadi warna untuk albumnya.

Indikasi menjadi berbeda itu sudah ditunjukkan dalam track pertama, ‘Shots’, sebuah nomor disko klasik yang mengingatkan akan Bee Gees, lengkap dengan falsetto. Meski di track berikutnya, ‘Gold’, semangat anthemik ala Imagine Dragons, dengan penekanan pada drum dan perkusi yang meriah untuk membangun rock yang bergelora, kembali mendominasi, tapi setidaknya tetap terdengar perbedaan yang cukup signifikan dibandingkan materi mereka sebelumnya.

Semangat antemik masih menjadi andalan Imagine Dragons dalam track ‘I Bet My Life’. Perpaduan ketukan drum yang menggebu dan choir menemani Dan Reynolds bernyanyi. Dengan memadupadakan antara indie rock dengan balutan etnik ala tribal Afrika, maka kesan anthemik tadi sukses digali oleh Imagine Dragons, meski di beberapa bagian ia menghadirkan subtlitas yang cukup menyentuh.

Eksperimen-eksperimen seperti ini yang banyak ditemui dalam “Smoke + Mirrors”. Sebagai contoh, ‘Polaroid’ adalah sebuah synth-pop berbau new wave yang mengandalkan bebunyian electronica. Folk ala-ala Mumford & Sons yang bisa didapatkan dalam ‘Trouble’ atau nomor penutup. ‘The Fall’ yang mengingatkan akan rekan sesama band asal Las Vegas, The Killers.

Hanya saja, tampaknya memang masih sulit bagi Imagine Dragons untuk menyingkirkan pengaruh Coldplay begitu saja dari gaya bermusiknnya. Masih ada gaya serupa yang kembali menghinggapi lagu-lagu mereka. Mulai dari track yang menjadi judul album, ‘Smoke + Mirrors’ atau nomor pop rock ceria, ‘It Comes Back To You’, yang lengkap dengan vokal ala Chris Martin segala. Ada juga nomor dreamy yang berjudul (tentu saja) ‘Dream’, yang mengingatkan era ‘Mylo Xyloto’ atau ‘Hopeless Opus’.

Ok. Tampaknya Imagine Dragons masih kesulitan dalam merumuskan gaya bermusik mereka sendiri tanpa campur tangan pengaruh musisi lain. Gaya bermusik orisinal masih sulit untuk diraba. Setidaknya mereka sudah mendapatkan trademark, yaitu penekanan para drum yang ekstensif. Nyaris setiap track dalam album ini mendapatkan treatment ini.

Dan ya, musik mereka terdengar lebih elaboratif, lebih megah, dan lebih kompleks. Sayangnya ini juga menjadi perangkap ganda. Musiknya terdengar menjadi terlalu mapan, dan melupakan sisi humanis, yang setidaknya kental mewarnai lagu-lagu di album “Night Visions”. Bukan berarti lirik dan tema yang dibangun Imagine Dragons dalam album ini tidak bernuansa humanis, namun terpinggirkan karena Imagine Dragons tampaknya lebih mengedepankan teknis. Akhirnya, tema-tema yang diusung menjadi terlalu awam dan familiar jika tidak mau disebut repetitif.

Tapi berbicara teknis, Imagine Dragons patut dipuji, karena setiap lagu dikerjakan dengan detil yang terjahit rapi dan tertata dengan baik. Upaya mereka untuk naik kelas terlihat dengan jelas. Hanya saja, sebagai band mainstream, mau tidak mau Imagine Dragons memiliki keterbatasan dalam mengkesplorasi gaya bermusik mereka.

Jangan harapkan sesuatu yang eklektis, karena “smoke + Mirrors” berada dalam koridor easy listening + catchy + hook yang menjual, agar lagu-lagunya dapat diterima penikmat musik yang lebih luas. Tidak ada salahnya memang. Hanya cukup disayangkan, karena Imagine Dragons punya potensi untuk lebih dari sekedar menjadi crowd pleaser. Semoga di album berikutnya.

Music Video: Shots

Official Website

Buy album on iTunes: Smoke + Mirrors – Imagine Dragons

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Shots” 3:52
2. “Gold” 3:36
3. “Smoke and Mirrors” 4:20
4. “I’m So Sorry” 3:50
5. “I Bet My Life” 3:14
6. “Polaroid” 3:51
7. “Friction” 3:21
8. “It Comes Back to You” 3:37
9. “Dream” 4:18
10. “Trouble” 3:12
11. “Summer” 3:38
12. “Hopeless Opus” 4:01
13. “The Fall” 6:05

Related posts

Leave a Reply