Trending News

Blog Post

Relax Dengan Lagu-Lagu Era 90-an Di In Between Days Festival
Concerts Review

Relax Dengan Lagu-Lagu Era 90-an Di In Between Days Festival 

Satu lagi Festival Musik yang memadukan Seni, Games dan Kuliner sukses digelar akhir pekan yang lalu di Lapangan D Senayan, Jakarta. Festival yang dipromotori oleh Triple D Entertainment dan Asia Live Entertainment serta didukung oleh Gudang Garam Signature Moment ini diberi nama IN BETWEEN DAYS (IBD FEST), dengan Tag Line : Peace, Love and Unity.  Adapun Band/Artist yang mengisi line-up event ini antara lain adalah The Laid This Night, DJ Jockie Saputra, Maliq N D’Essentials, Kahitna, Java Jive, All 4 One, Color Me Badd dan Sheila Majid.

Sabtu siang itu 11 April 2015 kawasan Senayan terasa lebih ramai dari weekend lainnya, penyebabnya adalah ada beberapa event yang digelar di kawasan Olahraga ini. Hal ini membuat jalan Sudirman dan jalan-jalan di dalam area ini macet parah. Sebelum event ini dimulai pukul 15:00, Jakarta dan sekitarnya (termasuk Senayan) diguyur hujan lumayan deras. Festival ini dibuka oleh Laid This Night, disusul oleh Maliq & D’Essentials pada pukul 17:00. Ditengah hujan gerimis dan sepi penonton di sore itu, duo vokalis Angga dan Indah serta seluruh personil Maliq & D’Essenials tetap tampil enerjik sore itu.

Setelah break magrib, penonton mulai memadati arena festival yang dipenuhi dengan booth-booth makanan, food truck, arena bermain, bangku-bangku dilengkapi dengan tenda untuk duduk-duduk dan sebagainya. Sebagian mereka ada yang menikmati jajanan dan ada juga yang bermain-main di arena bermain yang disediakan. Terasa sekali suasana santai menghiasi festival ini.

Java Jive, band asal Bandung yang namanya melejit sejak awal 90-an tampil sekitar pukul 18:30. Penonton mulai bergerak ke barikade di depan panggung dan ber-sing along bersama di setiap lagu yang dibawakan duo vokalis Danny dan Fatur. Java Jive membawakan nomor-nomor hits-nya malam itu antara lain ; “Kau Yang Terindah”, “Menikahlah Denganku”, “Sisa Semalam”, “Keliru”, dan “Selalu Untuk Selamanya” Tak hanya itu Java Jive juga sempat meng-cover lagu dari Prince berjudul “The Most Beautiful Girl in The World” dan sebuah nomor dari King Of Pop Michael Jackson, “Never Felt So Good”. Meski sudah memasuki tahun ke-22 kebersamaan plus sempat vakum beberapa tahun,  Java Jive tetap menjadi salah satu line-up yang paling ditunggu-tunggu penonton malam itu, semuanya ikut bernyanyi dan bernostalgia dengan lagu-lagu yang dulu pernah merajai chart lagu Indonesia di era 90-an. Java Jive pun menyudahi penampilan mereka dengan nomor “Gadis Malam” dan “Gerangan Cinta” yang kembali menciptakan koor massal dari penonton.

All 4 One, boyband asal Grendale, California yang sempat merajai blantika musik R&B  di era 90-an mendapat giliran tampil setelah Java Jive. Walaupun sudah tidak muda lagi, kuartet Jamie Jones, Delious Kennedy, Alfred Nevarez dan Tony Borowiak yang pernah menyabet Grammy di tahun 1995 ini tetap menyuguhkan penampilan yang menawan. All 4 One membawakan nomor-nomor hits mereka diantaranya ; “I Swear”, “(She’s got) Skillz”, “Smile Like Monalisa”, “I Can Love You Like That” dan “Someday”. Penonton terlihat sangat hapal dengan lagu-lagu itu dan ikut bernyanyi bersama.

Setelah ALL 4 ONE yang menciptakan suasana romantisme melalui lagu-lagu cintanya, KAHITNA juga demikian halnya. Trio Heidy Yunus, Mario Ginanjar dan Carlo Saba menghibur penonton dengan tembang-tembang romantis mereka seperti “Bagaimana”, “Tentang Diriku”, “Andai Dia Tahu”, “Merenda Kasih”, “Aku, Dirimu dan Dirinya”. Sama seperti All 4 One, lagu-lagu Kahitna sangat akrab ditelinga penonton, yang membuat mereka ikut bersama-sama bernyanyi. Kahitna juga membawakan nomor-nomor lainnya seperti “Cerita Cinta”, “Takkan Terganti” dan “Mantan Terindah”. Sedangkan “Cantik” dipilih sebagai lagu pamungkas dari penampilan mereka malam itu.

Tak lama berselang, COLOR ME BADD menyapa penggemarnya dengan tembang-tembang nostalgia dari 90-an. Boyband asal Oklahoma City yang sekarang menyisakan tiga personil yaitu Mark Calderon, Kevin “KT” Thornton dan Bryan Abrams ini antusias sekali malam itu. “All For Love”, “I adore Mi Amore”, “Slow Motion”, “Color Me Badd” dan “I wanna Sex You Up” adalah beberapa lagu yang dibawakan mereka, dan sudah pasti menciptakan koor massal penonton. Setelah menuntaskan penampilannya, tanpa diduga ketiga personil Color Me Badd membagi-bagikan bunga kepada penonton. Mereka saling berebutan ketika bunga-bunga itu dilemparkan oleh Bryan, Mark dan Kevin.

Dato’ SHEILA MAJID, Diva asal Malaysia yang sudah tidak asing lagi bagi penonton Indonesia tampil sebagai performer selanjutnya. “Assalamualaikum”, Sheila menyapa penonton begitu naik ke atas stage. Dia sempat berbasa-basi sebentar dan mengucapkan terima kasih telah mengundangnya untuk perform dan bertemu lagi dengan “peminat-peminat” nya di Jakarta. Tampil dengan Minus-One sebagaimana halnya All 4 One dan Color Me Badd, Sheila juga membawakan tembang-tembang lawas nya antara lain “Antara Anyer dan Jakarta”, “Warna”, “Seperti Legenda”. Sebelum membawakan lagu “Dia”, Sheila berucap bahwa lagu berikut yang akan dia bawakan adalah lagu dari seorang penyanyi Indonesia yang merupakan idola-nya, yang tiada lain adalah Vina Panduwinata. Sebagai tembang pamungkas, Sheila membawakan “Sinaran”, dan tentu saja penonton kembali ikut bernyanyi. Sheila juga sempat mengatakan dia ingin sekali datang kembali ke Jakarta untuk merayakan 30 Karirnya di dunia music dengan sebuah konser tunggal.

Setelah penampilan Sheila Majid, salah satu legenda DJ Indonesia, DJ Jockie Saputra menutup kemeriahan festival  In Between Days Festival ini dengan membawakan lagu-lagu hasil olahannya.

TEXT & PHOTOS : BUDI SUSANTO

Related posts

Leave a Reply