Trending News

Blog Post

Top 10 Music Videos: Imagine Dragons
Top 10 Lists

Top 10 Music Videos: Imagine Dragons 

Band rock Imagine Dragons sudah merilis dua album studio, tiga album live, tujuh extended plays, sebelas singles, dua single promosi dan 7 buah video musik. Terdiri atas Dan Reynolds, Daniel Wayne Sermon, Daniel Platzman dan Ben McKee, Imagine Dragons mulai berkarir semenjak tahun 2008. Mereka merilis EP pertama mereka, “Speak to Me” di tahun itu. Setelah beberapa EP lagi, barulah mereka merilis album debut, “Night Vision” di tahun 2012, dan mendapat sambutan yang sangat baik. Album kedua mereka, “Smoke + Mirrors” dirilis tahun ini dan juga masih mendapat apresiasi yang cukup meriah.

Imagine Dragons telah memenangkan American Music Award untuk Favorite Alternative Artist, sebuah Grammy Award untuk Best Rock Performance, 5 Billboard Music Awards, dan sebuah World Music Award.

Untuk mencermati perjalanan karir Imagine Dragons, rasanya tidak ada salahnya kita mencermati barisan video musik yang mereka rilis. Berhubung mereka tidak banyak merilis video, oleh karenanya kita akan menilik video-video mereka secara kronologis. Dan inilah mereka:

01. It’s Time (2012)


‘It’s Time’ merupakan single pertama dari album debut mereka, “Continued Silence”. Dirilis pada tanggal 6 Februari, lagu harus berterimakasih kepada serial “Glee”, karena membuat lagu ini menjadi dikenal lebih luas. Tidak heran jika lagunya kemudian sukses masuk ke daftar Top 40 Billboard. Videonya sendiri dirilis pada tanggal 17 April. Disutradarai oleh Anthony Leonardi III, konsep videonya agak mengingatkan akan ‘The Lord of the Rings’. Berseting di sebuah gurun, nuansa fantasi memang kental mewarnai videonya. Lengkap dengan penggunaan efek khusus.

Buy on iTunes


02. Radioactive (2012)


Meski sudah mulai dikenal berkat ‘It’s Time’, tapi ‘Radioactive’-lah yang membuat nama Imagine Dragons semakin lekat di kalangan penikmat musik. Single ini sebenarnya sudah dirilis pada tanggal 2 April 2012, namun kemudian dirilis ulang pada tanggal 29 Oktober tahun yang sama. Kesuksesan single ini antara lain adalah berhasil duduk di posisi #3 Billboard Hot 100. Syndrome bertugas sebagai sutradara dan menampilkan aktor Lou Diamond Phillips dan Alexandra Daddario serta puppeteers oleh Puppet Heap. Videonya berkisah tentang seorang pengelana perempuan misterius (diperankan Daddario) yang dalam misi untuk menyelamatkan teman-temannya (Imagine Dragons) dari bahaya.

Buy on iTunes


03. It’s Time (Acoustic at SXSW)(2013)


Imagine Dragons berkesempatan memeriahkan acara populer SXSW di San Diego dengan penampilan akustik mereka. Salah satunya tentunya adalah lagu ‘It’s Time’. Videonya sederhana saja, sebagaimana video untuk versi akustik biasanya, tapi yang paling penting melalui video ini kita bisa mendengarkan versi akustik dari ‘It’s Time’ yang tak kalah menarik dibandingkan aslinya.


04. Demons (2013)


‘Demons’ merupakan hasil kerjasama Imagine Dragons bersama produser kenamaan, Alex da Kid. Konsep videonya sederhana saja, yaitu kumpulain footages dari penampilan live mereka. Untuk membedakan, tampil juga beberapa karakter yang tampaknya tengah mengalami masalah pribadi, seperti seorang putri yang berduka, pria anoreksia yang tengah memandangi cermin, korban kekerasan oleh orang tua dan veteran militer. Video berakhir dengan ucapan dedikasi untuk Tyler Robinson (1995-2013), fan band ini yang meninggal di usia 17 tahun karena penyakit kanker.

Buy on iTunes


05. On The Top of the World (Summer Six – Live at Isle of Wight) (2014)

https://www.youtube.com/watch?v=t5_ob1OhGoE

Imagine Dragons memainkan hits ‘On Top of the World’ saat tampil live di acara Isle of Wight Festival sebagai bagian penampilan mereka di tur Vevo Summer Six festival tour. Versi live Imagine Dragons tak kalah enerjetik dengan aslinya, dan Imagine Dragons membuktikan jika baik secara live atau pun rekaman, mereka tampil dengan tak kalah baiknya.


06. On Top of the World (2013)


Setelah sempat wara-wiri mereka bawakan di panggung secara live dan menjadi theme song untuk serial komedi “Partners”, akhirnya Imagine Dragons merilis video musik untuk lagu ini. Proses syuting videonya dilakukan di Provo, Utah, yang merupakan kampung halaman Imagine Dragons. Menjadi menarik karena video ini merupakan satir dari teori konspirasi populer yang menyebutkan jika video pendaratan manusia pertama di bulan adalah palsu dan merupakan hasil karya sutradara kenamaan Stanley Kubrick (2001: A Space Odyssey, The Shining, Eyes Wide Shut).
Buy on iTunes


07. Radioactive (Live at SNL) (2014)


Imagine Dragons kembali menuai kesuksesan berkat single ‘Radioactive’. Tapi kali ini berkat penampilan mereka bersama rapper Kendrick Lamar di panggung Grammy Awards ke-56. Kolaborasi ini mereka ulang lagi saat Imagine Dragons menjadi bintang tamu di acara sketsa komedi populer, Saturday Night Live. Dan tentunya semakin meriah dengan hadirnya Kendrick Lamar dan kembali mereka memberikan penampilan yang dahsyat untuk ‘Radioactive’.

Buy on iTunes


08. I Bet My Life (2014)


‘I Bet My Life’ merupakan single pertama yang dirilis Imagine Dragons untuk album kedua mereka, “Smoke + Mirrors”. Video musiknya dikerjakan oleh Jodeb dan menampilkan aktor Dane DeHaan sebagai pemeran utama. Konsepnya agak gelap dan berbau fantasi-surealisme. Dikisahkan Dane berkelahi dengan pemuda lain, namun didorong ke sungai dan hanyut. Selama hanyut inilah Dane mengalami berbagai peristiwa “aneh” dan melintasi berbagai lokasi sekaligus.

Buy on iTunes


09. Gold (2015)


Diset sebagai single kedua dari album “Smoke + Mirrors”, video musik untuk ‘Gold’ menampilkan Imagine Dragons membawakan lagunya diset dengan spotlight bernuansa ungu. Meski sederhana, berkat teknik editing dan sinematografi, videonya terkesan dramatis dan menggugah, sesuai dengan beat lagunya yang enerjik.

Buy on iTunes


10. Shots (2015)


‘Shots’ merupakan single ketiga untuk album “Smoke + Mirrors”. Lagunya terdengar seperti dipengaruhi oleh nuansa industrial dengan penggunaan synth yang tebal. Untuk video musiknya dikerjakan oleh Robert Hales dan terinspirasi oleh karya seni yang dikerjakan oleh pelukis asal San Diego, Tim Cantor. Karya seni yang sama dipakai untuk cover art semua single untuk album ini. Cantor sendiri juga tampil sebagai versi “hidup” dari salah satu lukisannya.
Buy on iTunes

Haris
CreativeDisc Contributor
@oldeuboi

Related posts

Leave a Reply