Trending News

Blog Post

Album of the Day: Florence + The Machine – How Big, How Blue, How Beautiful
Album of The Day

Album of the Day: Florence + The Machine – How Big, How Blue, How Beautiful 

Released by: Universal Music Indonesia

Apa yang terlintas dalam benak saat mendengarkan nama Florence + the Machine? Vokal Florence Welch yang besar? Baroque pop? Lagu-lagu sentimentil yang powerful? Apapun itu, setelah album debut “Lungs” di tahun 2009 dan album kedua, “Ceremonials” di tahun 2011, nama Florence + the Machine sudah mantap sebagai salah satu musisi dengan karakteristik khas dan mengumpulkan fans yang cukup militan.

Dan kini tibalah album ketiga yang berjudul “How Big, How Blue, How Beautiful“. Apakah Florence masih melanjutkan gaya bermusik dan aspek tematis lirik-liriknya? Dengan adanya nama Markus Dravs, yang akhir-akhir ini biasa diajak band pengusung rock arena seperti Coldplay, Mumfor and Sons atau Arcade Fire, rasa-rasanya sudah bisa diduga ke mana arah musikalitas albumnya.

Album dibuka dengan ‘Ship to Wreck’ dimana Florence meminggirkan dulu baroque popnya dan memilih pop-rock ala Blondie. Senang juga mendengarnya dalam lagu yang cenderung lebih grounded dan sederhana, meski tak meninggalkan kekuatan vokal yang khas dan tentunya harmonisasi yang terjaga. Terdengar olskool, tapi tentunya masih berada dalam koridor moderen yang membuat lagunya tetap terdengar kekinian.

Disusul dengan track kedua, ‘What Kind of Men’ yang kembali mempersembahkan vokal power house milik Florence Welch. Tapi kini rock terdengar lebih mendominasi, lengkap dengan beat yang intens, kreasi drum yang menggebu, sedang vokal Florence agak berbau soul. Masih sebuah pop eklektik tampaknya yang selama ini menjadi andalan Florence + The Machines.

Track ketiga adalah lagu yang berjudul sama dengan albumnya, ‘How Big, How Blue, How Beautiful’, yang ternyata kembali ke nuansa yang kita kenal dari Florence. Lengkap dengan orkestrasi yang dramatis, sedramatis nyanyian Florence.

Mendengarkan album ini sulit untuk menafikan kesan jika terjadi pergumulan antara pendekatan baru yang ingin dikemukakan Florence namun juga tak ingin begitu saja melupakan akar musik yang membesarkan namanya. Yang pasti, album dikerjakan dengan detil yang mengagumkan dan produksi kelas wahid, sehingga menghasilkan album yang menawan.

Tidak heran jika track-track seperti ‘Delilah’, ‘Caught’ atau ‘St Jude’ menghadirkan Florence dalam corak yang berbeda-beda, baik dari segi tone dan atmosfir, namun memiliki benang merah yang sama. Jangan lewatkan juga saat Florence tampil menghipnotis dalam balada ‘Various Storms & Saints’ yang begitu menghanyutkan dan melenakan. Perpindahan notasi dari lembut dan bertenaga dieksekusi dengan sangat mulus, sehingga tidak terkesan memaksakan diri. Kelebihan dari Florence + the Welch yang memang menjadi kekuatan mereka semenjak dahulu.

Produser Paul Epworth masih kembali membantu, meski hanya di satu track, track terakhir tepatnya, ‘Mother’. Rock yang cadas berbalut soul adalah tawaran mereka, dan sungguh pilihan yang cukup mengejutkan sebagai penutup album.

Setelah menyimak albumnya, tampaknya Florence + the Welch memang masih perkasa. “How Big, How Blue, How Beautiful” menegaskan jika meski Florence bergerak ke arah yang berbeda, ia akan tetap terdengar seperti Florence yang kita kenal. Sebuah karakteristik kuat yang membuat namanya menonjol dan tampaknya akan menjaga eksistensi Florence + the Machiine di masa depan.

Official Website

TRACKLIST
1. “Ship to Wreck” 3:54
2. “What Kind of Man” 3:36
3. “How Big, How Blue, How Beautiful” 5:34
4. “Queen of Peace” 5:07
5. “Various Storms & Saints” 4:09
6. “Delilah” 4:53
7. “Long & Lost” 3:15
8. “Caught” 4:24
9. “Third Eye” 4:20
10. “St. Jude” 3:45
11. “Mother” 5:49

Haris
CreativeDisc Contributor
@oldeuboi

Related posts

Leave a Reply