Trending News

Blog Post

Album of the Day: Nate Ruess – Grand Romantic
Album of The Day

Album of the Day: Nate Ruess – Grand Romantic 

Released by: Warner Music Indonesia

Pada saat seorang vokalis sebuah kumpulan musik melakukan proyek solo, yang biasanya menjadi pertanyaan adalah apakah ia akan mencoba teritori baru dalam musiknya atau tetap berada di ranah yang sama dengan bandnya? Beberapa memang terdengar belum bisa melepas gaya bermusik layaknya band yang membesarkan namanya, sedang beberapa lagi dengan berani membebaskan ikatan dan menjadi sosok lain? Lantas bagaimana dengan Nate Ruess, vokalis band fun. (dan sebelumnya The Format)?

Dengan hiatusnya .fun, tentunya kita bisa mengharapkan sebuah proyek solo dari Nate Ruess. Dan kemudian hadirlah “Grand Romantic” sebagai jawaban atas harapan tersebut. Jika The Format hadir dalam format indie rock dan fun. indie/alternative pop, maka apa yang ditawarkan Ruess dalam album ini?

Coba ingat dulu kolaborasi Ruess bersama Pink dalam ‘Just Give Me a Reason’ yang menghantarkan mereka di posisi 1 Hot 100 Billboard. Sebuah pop romantis dengan penekanan pada melodrama dengan kuat. Kemudian Ruess menghadirkan ‘Nothing Without Love’, single pertamanya, sebuah anthem power pop-rock yang bisa kita harapkan dari seorang Nate Ruess da vokal enerjetiknya. Meliuk-liuk dan emosional, Nate Ruess siap mengajak kita untuk larut dalam romansa yang ditawarkannya melalui lagu ini.

Tapi benang merah dari kedua lagu tersebut adalah pada dramanya yang terasa grande. Well, hence the album title I guess. “The Grand Romantic” memang sesuai dengan judulnya. Lagu-lagu dalam album ini mengandalkan lagu-lagu pop dengan semangat romantisme yang menguar kuat, meski tentunya harus diingat ini Nate Ruess yang kita bicarakan. Ia menghadirkan romantisme pop dalam cara yang less-bubblegum-ish and more alternative.

Tapi alternatif di sini jangan langsung diasumsikan dengan pergerakan rock dalam notasi yang bergerak liar, melainkan pop yang mengandalkan pengaruh arena rock, dengan gebukan drum bergelora, piano yang atraktif, dan string section yang menggugah. Penekanan pada enerji dan power, tapi secara umum lagu-lagunya melantun manis dan mengharu-biru.

Pengecualian pada track berbau folk-country eklektik ‘What This World Is Coming To’ dimana Ruess mengajak Beck menemaninya, secara umum lagu-lagu dalam “The Grand Romantic” setipe dengan ‘Nothing Without Love’. Bahkan jika menyimak balada minimalis ‘It Only Gets Much Worse’ kita bisa saja melabelkan track ini sebagai sekuel ‘Nothing Without Love’.

Track tadi disusul dengan ‘Grand Romantic’ yang juga menjadi judul album. Ruess bernyanyi dengan sedikit berlarat di sini dan fakta aransmen lagu yang melankolis pun mempertegas melodramatisasi yang dilakukan oleh Ruess, sebagaimana yang bisa didengar pada track-track lain seperti ‘Take It Back’ yang mengingatkan akan pop mellow ala 70-an atau ‘Moment’ dengan harmonisasi vokalnya dan ‘Brightside’, track penutup album yang mengedepankan balada atmosferik.

Jika Ruess tidak dalam mode “romantisme” tadi, maka rock arenalah yang memenuhi ruangan. Semangat menggebu-gebu yang ditampilkan Ruess dalam track-track ‘AhHa’, ‘Great Big Storm’ atau ‘Harsh Ligtht’, terkadang mengingatkan akan fun., namun di saat lain terdengar seperti Mumdford & Sons atau Imagine Dragons.

Tampaknya dengan “Grand Romantic” Nate Ruess hanya ingin menjadi seorang penyanyi pop yang memuja romansa dengan kuat. Itu sangat terdengar pada lagu-lagunya yang sangar radio friendly dan sangat pas berada di daftar Top 40. Hanya saja, Ruess terdengar kurang mau mengekslorasi sisi “fun” miliknya dan lebih memilih menghadirkan lagu-lagu “galau” yang memang saat ini tengah menjadi trend.

Baiknya, Ruess adalah seorang musisi handal. Ia mengerjakan setiap track dengan produksi yang kuat. Meski intens, tapi tidak terlalu over-produced juga. Jika melodrama yang diincarnya, maka ia berhasil. “Grand Romantic”, sebagaimana judulnya adalah album romantis yang grand dan menggugah.

Dan ya, dalam album ini Ruess bergerak jauh berbeda dari band yang membesarkan namanya. Tapi vokal tidak menipu. Dengan karakteristiknya yang khas, orang akan selalu mengasosiasikan Ruess dengan fun. Bukan berarti jelek juga, karena bagaimana pun, baik Ruess dan fun. sudah menjadi kekuatan tersendiri dalam peta musik masa kini.

iTunes

Official Website

TRACKLIST
1. “Grand Romantic (Intro)” 0:43
2. “AhHa” 4:24
3. “Nothing Without Love” 3:56
4. “Take It Back” 4:24
5. “You Light My Fire” 3:12
6. “What This World Is Coming To” (featuring Beck) 4:03
7. “Great Big Storm” 4:01
8. “Moment” 4:13
9. “It Only Gets Much Worse” 4:18
10. “Grand Romantic” 3:36
11. “Harsh Light” 4:51
12. “Brightside” 4:35

Haris
CreativeDisc Contributor
@oldeuboi

Related posts

Leave a Reply