Trending News

Blog Post

Album of the Month: Adam Lambert – The Original High
Album of The Day

Album of the Month: Adam Lambert – The Original High 

Released by: Warner Music Indonesia

Mengingat perjuangannya untuk mempertahankan ide original di album studio ketiga, “The Original High” sudah seharusnya menjadi the dream album bagi Adam Lambert. Ia sampai rela melepas kontrak rekaman dari RCA dan mencari-cari label mana yang mau menggandengnya. Datanglah Warner Bros. yang mengamini segala harap Adam hingga akhirnya mengabulkan asa tersebut untuk membentuk sebuah album berisikan 11 track yang menggandeng Max Martin bersama Shellback sebagai produsernya. Dream team? Sure. Alkisah, kedua orang inilah yang mengakibatkan nama Adam tercatat sebagai salah seorang unggulan Grammy. Besar harapan kalau Adam akan pulang kampung ke penghargaan musik paling bergengsi di dunia tersebut.

Namun, mereka dalam tahap selanjutnya di urusan kerjasama album ini. Pop yang tercipta bukan lagi dalam kreasi rock, lebih menjorok pada warna dance, house, dan funk. Ucap selamat tinggal pada sosok Adam yang glamrock, karena ia sudah menerjunkan diri pada style yang berbeda sepenuhnya. Itu mengapa ‘Ghost Town’ terdengar begitu lain. Ia anti mainstream, belum lagi sundutan siul wild west yang membuatnya terkesan sangat out of this world. ‘The Original High’ dan ‘Another Lonely Night’ berkata lain, karena kedua masuk dalam tipikal club ready. Gejolak di awal album ini menandakan ragam dimensi yang hendak ditampilkan oleh sang artis.

Agak susah menunjuk satu track secara spesifik yang bisa dijadikan killer track dalam album ini. Sepertinya paruh pertama album ini masih “malas” unjuk gigi. ‘Underground’ dan ‘There I Said It’ masih sekedar nyaris. Almost the moment, terutama ‘There I Said It’. Ada gelagat untuk menjadi stand out, tapi kehilangan spark berupa hook. Kehadiran Tove Lo yang kemudian meyakinkan kalau ‘Rumors’ meruapakan salah satu lagu terbaik dalam album ini. Bukan sekedar kolaborasinya, wacana menarik dalam lirik lagunya sungguh menarik perhatian, musik yang unik pun menunjang keapikan lagu ini.

Kolaborasi lainnya pun secara otomatis meningkatkan gairah dengar terhadap album ini. ‘Lucy’ yang menampilkan pentolan Queen, Brian May sedikit mendekatkan Adam pada pesona rock-nya. Silahkan bernostalgia buat setiap jiwa yang kangen akan padanan rock yang sejak American Idol merupakan wheelhouse Adam. Sesuai dugaan, paruh kedua album lebih menarik dibanding bagian pertamanya. ‘Things I Didn’t Say’ secara harfiah tertuduh sebagai lagu yang emosional. Tapi yang terjadi justru beat terderas dalam album. Potensial sebagai radio hit? Pastinya. Dan ‘The Light’ pun tidak mau kalah untuk memborbardir pendengar dalam beat-nya.

Ketika kita hendak berpikir kalau album ini akan kehilangan emosi, hadir ‘Heavy Fire’ di penghujung album memberikan kilasan konsentrasi pada sudut hati yang menyentuh tersebut. Lagu ini terarah pada panah yang sempat dilontarkan oleh ‘Aftermath’ ataupun ‘Mad World’ yang dulu pernah dibawakan oleh Adam. Good job dan nice try adalah respon yang pas untuk album ini, diucapkan tanpa nada sarkas sama sekali.

iTunes

Official Website

TRACKLIST
1. “Ghost Town” 3:28
2. “The Original High” 3:26
3. “Another Lonely Night” 3:45
4. “Underground” 3:37
5. “There I Said It” 4:21
6. “Rumors” (featuring Tove Lo) 3:45
7. “Evil in the Night” 3:56
8. “Lucy” (featuring Brian May) 3:32
9. “Things I Didn’t Say” 3:58
10. “The Light” 3:35
11. “Heavy Fire” 3:19

Ai Hasibuan
CreativeDisc Contributor
@hasibuanai11

Related posts

Leave a Reply