Trending News

Blog Post

Exclusive Interview with JTR: Pengen Kolaborasi Dengan John Mayer dan Ed Sheeran
Artist Interviews

Exclusive Interview with JTR: Pengen Kolaborasi Dengan John Mayer dan Ed Sheeran 

Berkebangsaan Swedia, tapi bisa lolos dan bahkan jadi finalis di ajang The X Factor Australia mungkin adalah satu dari sekian banyak keunikan dari Band yang satu ini. JTR, group band yang beranggotakan kakak-beradik ini melejit namanya karena musik mereka sangat enak dinikmati. John, Tom, and Robin lahir di dunia yang sangat dekat dengan musik. Setelah selesai berkompetisi di The X Factor, karir mereka semakin melejit. Dan, setelah merilis album mereka di beberapa Negara, sekarang mereka berencana akan merilis album mereka di Asia. Termasuk di Indonesia.

Kita diberi kesempatan oleh Sony Music Indonesia untuk mewawancarai salah satu anggota dari band ini, Robin. Yuk langsung aja simak hasil interview kita disini:

CD : Halo Robin JTR! Gimana kabarmu?
Robin : Hei, halo! Kabarku luar biasa. Gimana kabarmu?

CD : Luar biasa sekali. Oke, kita akan menanyakan beberapa pertanyaan soal JTR nih. Pertama, kita kenalan dulu nih sama JTR. JTR terdiri dari 3 orang. John, Tom, dan kamu sendiri, Robin. Kalian kakak beradik kan? Ceritain donk, gimana kok akhirnya kalian memutuskan untuk membentuk grup ini? Idenya siapa sih?
Robin : Iya, benar sekali. Kami adalah kakak-beradik. Untuk soal yang memutuskan untuk membentuk grup sebenernya bukan ide siapa-siapa sih. Kayaknya ide kita bertiga. Waktu itu kita sempet perform dan menyanyikan lagu bersama untuk pertama kali. Ternyata kok kita bertiga menghasilkan kolaborasi yang oke. Setelahnya, kita langsung berpikir, “okay, this is cool”. Setelah itu, kita mulai menulis beberapa lagu dan ternyata lagu-lagu kitapun terdengar oke. Jadi, akhirnya kita berpikir “okay, sepertinya kita harus kerja bareng nih”

CD : Aku sempet baca satu artikel yang bilang kalau orangtua kalian adalah orang yang juga aktif dalam industri musik. Apa ini juga mempengaruhi kalian dan membuat kalian akhirnya memutuskan untuk berkarir juga di dunia musi?
Robin : Betul. Mereka selalu mendukung apa yang kita lakukan. Dan mereka merupakan tempat kita berkonsultasi soal musik kita, dan mereka juga selalu memberikan masukan yang oke buat perkembangan musik kami. Itulah yang akhirnya bikin kita lebih semangat untuk terus menulis lagu.

CD : Oke, lalu, kalian sendiri lebih seneng disebut BAND atau BOYBAND?
Robin : Well, sebenernya itu kembali ke kalian mau menyebut kita seperti apa. Kalo aku sih merasa kalo kita keduanya (boyband sekaligus band). Karena saat kita mulai, kita ga berpikir untuk menamakan diri kita sebagai Boyband, tapi banyak orang yang memberikan sebutan itu karena kita adalah boy (cowok) tentunya.

CD : Kalian bertiga adalah orang-orang Swedia, tapi kalian sempat ikut X Factor Australia tahun 2012. Kok bisa sih?
Robin : Itu bisa terjadi karena kita punya ayah tiri yang berkebangsaan Australia dan kita sempet tinggal disana beberapa waktu. Bahkan kita bisa bekerja di Australia. Trus akhirnya kita memutuskan untuk mencoba X Factor disana.

CD : Jadi satu finalis di ajang pencarian bakat tersebut, gimana sih itu merubah kehidupan kalian?
Robin : Well, menurutku ajang itu mengajarkan kita bagaimana tampil di atas panggung, bagaimana mengatur nerve kita saat perform dengan banyak orang yang menurutku itu adalah hal yang sangat penting untuk kita pelajaran tersebut.

CD : Hal apa yang paling menarik terjadi di kehidupan kalian selepas acara itu?
Robin : Yang paling menarik, mungkin, menurutku adalah saat orang melihat kamu dengan cara yang berbeda saat kamu tampil di TV. Itu sangat lucu sih sebenernya, karena sebelumnya ga terlalu banyak orang yang melihat saat kita tampil di TV, atau mungkin meminta tanda tanganku, dan hal-hal seperti itu. Tapi lepas acara itu, makin banyak orang yang “hei, boleh minta tanda tanganmu?” begitulah. Itu lucu sih.

CD : Trus gimana kamu menghadapi perubahan besar itu?
Robin : Well, kalo aku sih ya menghargai apa yang terjadi aja. Kalo ada orang yang memberikan energi positifnya ke kamu, kamu harus bisa menghargainya.

CD : So, Aku melakukan beberapa “penelitian” dan aku melihat kalau di Youtube, kalian lumayan aktif memposting beberapa cover lagu dan yang terakhir aku lihat adalah sebuah Vlog dari dalam studio, ini kalian sedang mempersiapkan album atau gimana?
Robin : Vlog itu sebenernya bukan di studio mana sih. Itu cuma ada di studio yang ada di rumah kita, dan kita sedang mempersiapkan beberapa hal baru, menulis lagu dan hal-hal lain. Dan kupikir kita sekarang lagi menulis single-single dulu sih. Nanti setelah 12 lagu terkumpul, baru deh kita bikin album. Hahaha.

CD : Okay. Jadi, aku dengar kalian juga sudah rilis album pertama kalian berjudul Touchdown. Album ini tentang apa sih? Trus inspirasinya dari mana?
Robin : Ya, betul sekali. Itu judul album pertama kita. Inspirasinya adalah dari keinginan untuk menyampaikan pesan yang baik khususnya buat fans kita yang masih muda, atau orang-orang muda lainnya. Mereka ga perlu jadi seorang movie star untuk jadi sempurna, atau mereka ga perlu memukul orang jahat untuk terlihat keren. Mereka hanya perlu jadi diri mereka sendiri dan have fun.

CD : Single pertama dari album kalian adalah Centre of Everywhere, lagunya keren dan sangat uplifting, ceritain donk soal lagu ini, siapa yang nulis? Lagunya tentang apa sih?
Robin : Kami bertiga dan beberapa orang yang memang sudah terlibat dalam proses produksi kami. Dan, memang itulah yang kita biasakan, kita selalu menulis lagu-lagu kita sendiri. Ceritanya soal, saat kamu bersama orang yang perfect buat kamu, bisa pacar atau keluarga atau teman, dimanapun itu rasanya akan sempurna.

CD : Dari single Centre of Everywhere yang kalian rilis ini, bisa ga sih aku asumsikan kalo lagu-lagu di album kalian akan bertipe seperti ini? Ada balladnya juga ga sih?
Robin : Yeah, yeah. Bisa dibilang seperti itu. Well, kalo soal ballad, mungkin kita agak squeeze sedikit musik ballad di album ini. Hehehe.

CD : Trus albumnya ini bakal rilis di Asia dan Indonesia kan?
Robin : Pasti donk. Tanggalnya sih aku masih belum tahu pasti, tapi, ya, album kita akan rilis di Indonesia.

CD : Robin, kasih tahu donk, musical Inspiration kamu ini siapa sih?
Robin : Music Inspiration ku sih biasanya musisi sekaligus penulis lagu mereka kayak Ed Sheeran, John Mayer, dan musisi lainnya yang menulis lagu mereka sendiri dan mempunyai cerita yang bagus di lagunya. I love that!

CD : Apakah itu juga musisi yang sebenernya kalian pengen juga untuk bisa kolaborasi?
Robin : Yeah, definitely!

CD : Sudah ada rencana ga sih untuk kolaborasi sama beberapa artis atau musisi?
Robin : Well, apakah kita akan punya kesempatan itu. I don’t know. Tapi itu akan sangat keren, dan bakal jadi semacam special kolaborasi, ditunggu aja deh.

CD : Kamu sudah pernah ke Indonesia belum sih? Atau paling engga pernah ga denger soal Indonesia sebelumnya?
Robin : Aku belum pernah kesana, tapi aku pengen banget bisa kesana. Kalau soal denger soal Indonesia, aku punya temen di Swedia yang orang tuanya berasal dari Indonesia.

CD : Beberapa waktu yang lalu, aku sempet baca tweet kalian yang bilang kalian sedang ada di Asia, kalian kemana waktu itu? Seneng ga ke Asia?
Robin : Ya, bener tuh! Kita sempet ke Asia. Kita mampir ke Jepang untuk merilis album kita, tampil di beberapa show and stuff.

CD : Oh wow! Senang kalian menikmati waktu di Asia. Oia Robin, beberapa waktu lalu, aku sempet cari foto kalian di Google, dan beberapa foto menunjukkan kalian pake mahkota bunga. Aku harus nanya ini ke kalian, apa yang terjadi sih sebenernya di foto itu?
Robin : Itu sebenernya menunjukkan kultur dari Swedia. Ada satu budaya di Swedia dengan tema Mid-Summer. Itu diselenggarakan saat pertengahan musim panas, pada waktu itu dimana kita akan merangkai bunga-bunga untuk dijadikan mahkota, memetik strawberry, memasak masakan-masakan enak and stuff like that. Dan menurut kita, hal itu adalah hal yang sangat keren untuk ditunjukan ke orang-orang Asia.

CD : Jadi, ini semacam festival gitukah?
Robin : Yeah yeah! Itu seperti festival, tapi lebih berbentuk festival dimana kamu berkumpul sama keluarga dan teman-temanmu, bukan festival yang besar-besaran gitu.

CD : Beritahukan dong 5 hal yang belum kita tahu soal kamu, Robin!
Robin : Hmm, I love rap, Aku suka camping, dan aku suka banget pergi jalan-jalan ke hutan, aku suka popcorn dengan rasa butter. Lebih ke rasa yang standar sih. Trus, aku juga suka cinemas, aku suka nonton film dengan genre adventures semacam The Hobbit yang punya proses produksi yang sangat besar. Aku suka kuda juga. Aku ga punya kuda sih, tapi aku sempet ambil kelas mengendarai kuda, dan aku suka sekali hal itu. Basically, aku tipe orang yang suka petualangan sih. Aku sangat menikmati pergi ke satu tempat yang aku ga tahu sebelumnya dan ga punya ekspektasi apapun tentang apa yang bakal terjadi.

CD : Ada message ga sih buat JTRmy (baca: JT- Army) di Indonesia?
Robin : Yeah, of course! Terima kasih banyak sudah mendengarkan lagu kita. Dan apapun yang kalian lakukan benar-benar berarti buat kami, dan tenang saja, kami melihat kok support kalian walaupun kalian merasa kita tidak memperhatikan hal itu, tapi kita benar-benar memperhatikannya.

CD : Alright then, Thank you so much for your time Robin. Sampaikan salamku buat John juga Tom dan aku ga sabar nungguin kalian buat main-main ke Indonesia.
Robin : Yeah, sure. Thank you. Dan aku juga tak sabar.

Pengen tahu lebih banyak tentang JTR langsung cek:
Official Website
Official Facebook
Twitter @jtrofficial

Special Thanks to Sony Music Indonesia!

dundhee yuwono
CreativeDisc Contributor
@dundhee_

Related posts

Leave a Reply