Trending News

Blog Post

Catching Up With David Choi, Everyone’s Friend
Artist Interviews

Catching Up With David Choi, Everyone’s Friend 

Siapa yang ga kenal David Choi, seorang musisi bertalenta berdarah Korea yang lahir dan dibesarkan di Amerika ini kerap kali kembali ke Indonesia baik untuk bertemu penggemarnya melalui dua pertunjukan beberapa tahun lalu, memenuhi undangan untuk mengisi acara pesta ulang tahun, hingga berkolaborasi dengan artis muda Indonesia yang tidak kalah bertalenta; Maudy Ayunda menyanyikan lagu ciptaan David Choi dalam dua bahasa.

Kali ini Creativedisc.com berkesempatan untuk bertemu pria yang selalu berbicara apa adanya ini di kantor Warner Music Indonesia pada Kamis, 29 Oktober 2015 lalu. Yuk cek keseruan apa saja yang kami bicarakan!

CD:  Hai David apa kabarmu hari ini? Sudah sejak kapan kamu di Indonesia dan apa tujuan kedatangan kamu kali ini?

David: Hai aku feel good banget! Sudah di Jakarta dari 23 Oktober yang lalu, jadi udah seminggu kurang lebih? Sampai tanggal 2 November nanti. Aku juga akan ke Padang. Kali ini ke Jakarta untuk menghadiri pesta pernikahan teman. Juga aku kesini sekarang demi ketemu kalian Creativedisc!

CD:  Aw thank you! Jadi, “Stories of You’s and Me” ini kan album keempat kamu, apa sih yang membuat album ini special dibandingkan dengan ketiga album kamu sebelumnya?

David: Album kali ini adalah kumpulan lagu-lagu yang aku tulis di beberapa tahun terakhir karena sudah cukup lama sejak aku merilis album ketiga aku di 2012. Jadi album kali ini berisi lagu-lagu tentang apa yang sudah terjadi di tiga tahun terakhir ini. Album ini juga berisi lagu-lagu yang lebih dewasa daari ketiga album sebelumnya. Beberapa patah hati karena banyak hal, kesulitan-kesulitan yang terjadi dalam hidup aku, jadi ini seperti kombinasi dari semua itu.

CD: Single pertama di album ini, “All I Need” menceritakan tentang apa sih?

David: Lagu ini bercerita tentang bagaimana hal-hal dapat sangat berat dalam hidup. Dan cinta juga bisa menjadi sangat berat. Hal-hal yang sulit. Kesedihan apapun pada umumnya. Namun pada akhirnya, yang benar-benar berarti adalah cinta.

CD:   Apa saja yang sedang kamu lakukan sekarang ini setelah merilis album terbaru kamu dan akhirnya bisa shave your beard that you happened to like?

David: Hahaha ya aku baru selesai mengadakan tur promosi album terbaru aku di banyak tempat di Amerika Utara, aku datang ke banyak banget acara.

CD:  Bagaimana dengan di Indonesia?

David: Aku belum adakan di Jakarta, sudah lumayan lama nih. Tapi aku merencanakannya. Aku mau memastikan bahwa aku merencanakannya dengan baik dan benar supaya saat pertunjukanku bisa menjadi yang menyenangkan dan bukan hanya sesuatu yang aku lakukan dengan cepat.  Mudah-mudahan di tahun 2016!

CD:  Karena fans kamu di Indonesia sudah ga sabar menunggu loh Dave. Mereka bilang kamu sudah janji kalau Indonesia pasti akan jadi salah satu tujuan tur promo kamu.

David: Yes I knooowww, maaf aku ingkar janji. Semoga Warner Music akan bantu aku untuk bisa adakan pertunjukan untuk aku di Indonesia.

CD:   Siapa sih yang menjadi inspirasi kamu dalam bermusik?

David: Ada banyak orang yang berbeda. Orang-orang yang ada dalam hidup aku.

CD:  Siapa yang kasih nama fans kamu dengan sebutan “Choizles”? Kamu atau mereka?

David: Kayaknya mereka deh. Aku ga tahu kenapa, tapi mungkin karena nama belakangku “Choi”, itu kata yang lucu dan terdengar fun.

(tiba-tiba martabak dihidangkan di depan meja)

David Choi

CD: Kami membawa sepaket martabak yang enak banget karena tiap kali kamu ke Indonesia, fans kamu pasti akan nanya, kamu kangen martabak ga, sudah makan martabak belum? Jadi David Choi sangat terkenal dengan “Martabak Guy”!

David: Oh my gosh! Aku dalam masalah besar, ga akan bisa makan malam lagi nih. Berat badan aku naik dan kemungkinan aku punya diabet sekarang. Aku makan banyak banget martabak selama di sini.

CD:  Apa kamu ada rencana buat kolaborasi lagi dengan artis Indonesia lain selain Maudy Ayunda?

David: Semoga! Aku mau aja.

CD: Kami tahu kalau kamu selalu berkomunikasi secara dekat melalui berbagai media sosial dengan para Choizles, jadi apa sih yang membuat Choizles di Indonesia itu spesial buat kamu?

David: Indonesians are awesome! Mereka sangat suportif. Dan karena mereka sangat suportif, aku merasa sangat berterima kasih, makanya aku selalu pengen berbicara dengan mereka lebih lagi. Rasanya seperti punya banyak teman yang suportif. Dan saat mereka datang, terkadang aku bisa mengenali mereka. Jadi seperti reunian.

CD:  Apa sih cover lagu yang paling sulit menurut kamu untuk dinyanyikan?

David: Tahun ini aku cover lagunya Taeyang yang berjudul Eyes, Nose, Lips dalam bahasa Korea. Dan aku merasa itu sulit karena aku tidak terbiasa menyanyi dalam bahasa Korea. Jadi perlu waktu yang cukup lama untuk belajar dan persiapannya. Tapi menyenangkan, aku sangat menikmati prosesnya dan aku suka banget sama lagunya. Aku bahkan lihat Michael Buble juga nyanyiin lagu ini.

CD:   Lagu-lagu apa aja sih yang lagi sering kamu dengerin akhir-akhir ini selain lagu kamu sendiri?

David: Aku punya playlist lagu-lagu yang aku dengerin setiap saat tapi juga ada beberapa artis seperti Michael Buble, Earth, Wind & Fire, Stevie Wonder, Baby Face, Boyz2Men, dan Tom Wright. Mereka semua punya genre yang mirip.

CD: Kamu kan teman baiknya Kina Grannis. Dalam interview kami baru-baru ini waktu Kina ke Indonesia, dia bilang dari semua artis Youtube, dia paling menikmati kolaborasi sama David Choi. Kamu teman Youtube pertamanya dari sekitar 7 atau 8 tahun yang lalu. Menurut Kina, kamu adalah seorang yang dapat membuat orang lain serasa seperti sudah berteman lama denganmu. Dia bahkan bilang kalau kamu salah satu orang favorit dalam hidupnya. David Choi menurut Kina itu unik, aneh, lucu, dan wonderful. Bagaimana menurut kamu dengan apa yang dia katakana tentangmu dan bagaimana Kina Grannis menurut seorang David Choi?

David: Wow aku ga tahu gimana harus mengalahkan kata-kata sebagus yang sudah Kina rangkai untuk aku. Aku setuju tentang pendapat Kina tentang aku hahaha dan ya dia teman Youtube pertamaku. Aku ga yakin kalau beneran pertama, tapi jelas salah satu dari teman Youtube pertama aku. Pertama-tama aku harus bilang kalau dia sangat sweet dan super talented. Dia benar-benar teman baik saya. Dia punya kepribadian yang sangat baik, semua orang mencintainya. Dia baik ke semua orang, dia pendengar yang sangat baik dan selalu menyenangkan bertemu dengannya. Setiap kali ketemu Kina, kita makan bareng karena dia tinggal dekat denganku, dia tinggal 10 menit dari tempatku. Kinal selalu sangat bahagia dan bright sehingga dia bisa bikin kamu merasa happy and bright juga. Ga hanya tentang musik, kami juga berbicara tentang hidup, kami sama-sama bermula dari Youtube, kami pernah bekerjasama juga, kami benar-benar teman baik. Dan aku juga suka suaminya Kina, dia sangat baik dan kami sudah melakukan beberapa hal bersama juga.

CD:  Apakah akan ada season terbaru dari “David Series”?

David: Oh, semoga! Aku berharap demikian. Membuat “David Series” memerlukan uang yang tidak sedikit. Aku mau melakukannya lagi tapi kami harus mendapatkan sponsor. Karena kamu tahu kami perlu satu kesatuan tim seperti sutradara, produser, tim yang mengurusi makeup dan wardrobe, semua hal itu.

CD:  Mungkin kamu bisa minta Wong Fu untuk bantu kamu?

David: Yeah mungkin…tapi mereka ga akan membantu aku. Mereka akan bilang, “Dude, do it yourself” hahaha

CD:  Apakah kamu pernah berpikir untuk berhenti dari karir kamu sebagai Youtuber?

David: Aku memikirkan tentang hal itu setiap saat. Menurutku setiap Youtuber berpikir demikian pada titik tertentu. Ada banyak sekali yang harus dikerjakan seorang Youtuber, sangat melelahkan. Beberapa orang merasa sangat berat karena mereka mendapatkan beberapa komentar yang tidak enak dibaca. Untungnya aku selalu mendapatkan komentar yang baik dan menyenangkan tetapi beberapa teman yang aku kenal mendapatkan banyak komentar yang membenci mereka seperti “You’re stupid!”, komentar-komentar yang benar-benar kejam dan kekanakan seperti “You’re not good. You’re not funny.” Hal seperti itu terkadang bisa menjadi sangat berat jadi aku pikir itu sangat mempengaruhi mereka secara psikologis. Haters gonna hate hate hate, players gonna play play play.

CD:  Kalau kamu bukan seorang Youtuber, kamu akan jadi apa sih?

David: Kalau aku bukan seorang Youtuber, aku mungkin akan menjadi seorang musisi. Haha, no I’m kidding. Atau mungkin professional instagrammer! Hahaha Well… kayaknya akan menyenangkan kalau aku punya sebuah restoran sendiri. Aku ga bisa masak. Kalau aku masak, nama aku bukan lagi David Choi tapi jadi David Cook. Hahaha Aku mungkin akan menjalankan sebuat bisnis restoran. Aku suka itu.

CD: Ok, ini pertanyaan terakhir. Katakan 5 fakta tentang David Choi yang Choizles dimanapun belum tahu tentang kamu! Please… karena ini pertanyaan signature dari Creativedisc.com..

David: Hmmm… apa yang Choizles belum tahu tentang aku? 5 fakta kebanyakan ah, karena aku sudah biasa terbuka, aku sudah banyak cerita ke Choizles seperti apa aku ini. Tapi ok aku akan coba.

  • I had three girlfriends. I don’t think that’s public.
  • I don’t really like shopping. Is that not interesting enough?
  • I like to cut my nails all the time. I have that habit.
  • I should wear glasses but I don’t. My eyes are not really that bad but actually I should.

Interview selesai dan David menyapa secara personal beberapa Choizles Indonesia yang datang ke kantor Warner sore itu, dan David pun menyanyikan tiga lagu secara eksklusif untuk kita semua yang hadir disitu: All I Need, By My Side, You and Me (akan menjadi single kedua dari album Stories of You’s and Me).

Interview by Jess Lee

Thanks to Warner Music Indonesia

Related posts

Leave a Reply