Trending News

Blog Post

Shivering Ground Dance Music Festival, The Coolest Dance Festival Ever!
Concerts Review

Shivering Ground Dance Music Festival, The Coolest Dance Festival Ever! 

27 Mei 2016, ribuan partygoers sukses dimeriahkan oleh dance festival yang sangat kece yaitu Shivering Ground Dance Music Festival! Sesuai dengan tagline nya, “the coolest dance music festival in Indonesia” memang sudah membuktikan makna nya. Festival yang dipersembahkan oleh Hype Music Asia bersama partner Berlian Entertainment dan Empirica ini emang keren banget! Why? Selain mengusung konsep “Unlimited Coolness” dan membuat vibe yang identik dengan ‘dingin’ dan ‘salju’, DJ No.1 dunia juga tampil di dance music festival ini, yaitu Dimitri Vegas & Like Mike sebagai headliner!

Acara dimulai sekitar jam 8 malam dibuka dengan beberapa DJ lokal yang ngga kalah keren seperti ADIEH FLOWZ, ANNEMETTE HAUGLUM, CELLO, DJ CREAM, DUA, JYAP, LTN, MARCH MAHYEM, PIXIEE, SLIM B, STAN , GIRI, HURRICANE, KEENO and MOCCO. Pada awal acara, penonton tidak hanya menuju stage saja, tetapi banyak booth dan fasilitas seru yang disuguhkan oleh festival ini.

Kedua stage, GG Crystal Palace (outdoor) dan Shiver Electric Cave (Indoor) packed oleh crowds dari awal festival ini dimulai. Stage disulap menjadi sebuah tempat yang bernuansa sejuk dan salju disekitarnya. Dengan dekorasi berwarna dominan putih dan dilengkapi dengan hujan salju buatan (Snow Falling) pada saat pertunjukan, serta lighting di stage yang sangat memukau, membuat para crowd enjoy menikmati festival ini.

IMG_6939

Tidak hanya itu, festival ini juga membuat dua arena bermain yang sangat berbeda dari dance festival biasanya. Arena tersebut adalah Snow Sliding dan Igloo Experience yang ada di Main Stage – GG Crystal Palace. Permainan tersebut adalah pengalaman berseluncur diatas papan salju dan bisa berteduh di rumah salju yang bersuhu 5c. Area F&B juga tersedia di sebelah stage Shiver Electric Cave yang oke punya. Yup, tentu saja arena – arena kece tersebut sudah menjadi ajang antrian para partygoers sambil menunggu DJ favorit yang mereka tunggu untuk tampil.

Jay Hardway, DJ Internasional yang membuka set pertama dari sederet DJ Internasional lainnya. Dengan membawakan set ber-genre electro house, crowd terlihat sangat menikmati set andalan tersebut. While Jay Hardway on stage di GG Crystal Palace, TWRK juga menyuguhkan set yang epic di Shiver Electric Cave. Pencinta genre trap tentunya pasti sangat puas dengan genre yang dibawakan oleh duo DJ asal Amerika tersebut. Yup, Benzi & Esentrick knows how to make crowds twerking!

Setelah itu dilanjut dengan set yang memukau oleh DJ kelas Internasional lainnya seperti Dirty South dan MATTN di main stage. Kedua DJ tersebut masing – masing membawakan set House dan Bigroom. DJ yang bernama lengkap Dragan Roganovi? tersebut berhasil membuat ribuan partygoers di main stage bersorak. Lagu – lagu yang banyak dikenal dimainkan oleh DJ asal Australia tersebut. Pada akhir set, penonton berteriak riuh karena ia memainkan lagunya yang berjudul City Of Dreams, yang sepertinya sudah sangat ditunggu oleh para penonton. Setelah Dirty South, dilanjutkan penampilan dari kekasih Dimitri Vegas yaitu MATTN, juga tak kalah membuat partygoers sepenuhnya menikmati set bigroom yang ia bawakan. DJ bernama lengkap Anouk Matton yang cantik ini sangat menyorot perhatian partygoers. Wow!

IMG_7003

Sementara itu di stage Shiver Electric Cave para partygoers dihantam musik yang sedikit satu tingkat lebih ‘keras’ dibandingkan musik yang sedang dimainkan di GG Crystal Palace. Yes, it’s Pegboard Nerds dan Rusko! Kedua DJ ini bergiliran menyuguhkan set ber-genre Bass dan Dubstep. Michael Parsberg, 1 of 3 Pegboard Nerds membuat para penonton antusias maju ke arah frontrow. Dilanjutkan dengan DJ asal Inggris, Christopher William Mercer atau yang kita kenal dengan Rusko membawakan set Dubstep yang membuat para crowd headbang-ing. Para partygoers pecinta musik bpm 140 – 150 ini terlihat sangat puas menikmati set dari kedua DJ tersebut.

Pada pertengahan acara, Creative Disc berkesempatan untuk bertemu dan mendengar sedikit penyataan dari Dimitri Vegas di back stagebeberapa menit sebelum ia tampil. Ia datang bersama temannya yang sempat membuat kami bertanya – tanya? Where’s Like Mike? But, Dimitri Vegas menjawab pertanyaan – pertanyaan kami, pada sesi tersebut ia menjelaskan bahwa saudara dan juga partner dalam setiap performance nya di seluruh dunia, Like Mike, tidak dapat hadir pada hari itu. Ia berkata bahwa Like Mike tidak bisa ikut untuk membawakan set andalan mereka bersama-sama. He feels bad about that, but he promised us he will bring the coolest set even there’s no Like Mike. Selain itu, Dimitri Thivaios atau yang kita kenal dengan Dimitri Vegas juga berkata ia sangat senang berkesempatan untuk memainkan set nya di Indonesia pada pertama kalinya. Ia sangat tidak bisa menunggu waktunya untuk tampil dan melihat bagaimana antusiasme para partygoers di Indonesia. Whoop!

So it’s the time for the Headliner! Sekitar jam 2 dini hari para partygoers sudah bersorak memanggil nama duo DJ asal Belgia tersebut. Mereka pun bersorak sangat bahagia melihat DJ yang mereka tunggu – tunggu muncul. Sebelum set dimulai, Dimitri Vegas juga menjelaskan mengapa Like Mike tidak hadir pada acara tersebut. Terlihat kekecewaan dari beberapa partygoers but Dimitri Vegas promised them to have fun that night. Cool!

IMG_7011

Musik ber-genre bigroom dibawakan oleh duo DJ tersebut. Lagu – lagu milik DVLM atau yang biasa dijuluki Kings Of Tomorrowland ini juga dibawakan pada set tersebut seperti Ocarina, The Hum, dan Mammoth. Ia juga memberikan aksi andalannya dengan membuat Tremor Hole! Dimana ia membuat hole ditengah-tengah crowd. Dan pada saat drop dari lagu tersebut dimainkan, ribuan penonton dibuat moshing olehnya. Amazing!

Dilanjutkan dengan lagu-lagu lainnya seperti I Know I’m Not The Only One by Sam Smith dan Hello by Adele yang dapat membuat penonton bernyanyi bersama. Tentunya, Dimitri Vegas sukses menciptakan Vibe yang tak kalah seru seperti pada festival besar lainnya.

Set terakhir ditutup oleh Ookay di stage Shiver Electric Cave. Ookay membawakan trap dan menutup festival ini dengan manis kepada para pecinta aliran musik yang sedang hits di kalangan anak muda sekarang ini. Setelah set nya berakhir, DJ yang berasal dari kota San Diego tersebut turun stage dan membuat sesi foto ‘selfie’ bareng penggemarnya. Dan dari sudut stage terlihat Pegboard Nerds muncul dan membuat para fans nya yang ada disana menyerbu untuk ikut berselfie ria juga. What a humble DJ’s!

And yes, Shivering Ground Music Festival sudah membuktikan permintaan para partygoers untuk membuat Dance Music Festival yang ‘berbeda’. Festival ini membuat vibe dan ambiance yang sangat diimpikan. Definitely, this is the coolest dance music festival in Indonesia!

Photo by Izan
Review By Prinka

Related posts

Leave a Reply