Trending News

Blog Post

Album of the Day: Cash Cash – Blood, Sweat & 3 Years
Album of The Day

Album of the Day: Cash Cash – Blood, Sweat & 3 Years 

Blood, Sweat & 3 Years” adalah album debut dari trio Cash Cash. Tapi jangan salah. Mereka bukan pemain baru. Sebelum menggabungkan kekuatan bersama Samuel Frisch, Jean Paul Makhlouf dan Alex Makhlouf yang membentuk The Consequence telah menghasilkan 3 buah album dalam periode 2002 hingga 2006. Lantas di tahun 2008 mereka mengubah nama menjadi Cash Cash dan Frisch secara definitif menjadi sosok ketiga dari band ini.

Semenjaknya Cash Cash pun merilis beberapa EP, empat lebih tepatnya, dengan yang terakhir “Lightining” di tahun 2014 dan tiga buah album. Namun Cash Cash mulai menunjukkan eksistensi yang semakin tegas saat mulai merilis ‘Take Me Home’ di tahun 2013 yang merupakan kolaborasi mereka bersama Bebe Rexha. Begitu meledaknya club banger ini hingga tidak heran jika nama Cash Cash pun semakin dikenal luas.

Sebagaimana umumnya musisi EDM lain, materi demi materi dirilis secara bertahap sebelum akhirnya dikumpulkan dalam satu album. Sebuah metoda yang sebelumnya tidak familiar di kerjakan oleh Cash Cash, namun mengingat trio sudah memantapkan diri untuk merangkul EDM secara penuh, maka sepertinya mengikuti pola kerja yang awam berlaku di kalangan musisi EDM adalah mutlak.

Setelah ‘Take Me Home’ yang ultra catchy, Cash Cash tampaknya sadar jika mereka memiliki keunggulan dalam mengemas sebuah pop-EDM, hingga tidak heran jika formula sukses single tersebut pun kemudian diterapkan untuk track-track yang dirilis kemudian.

Maka hadirlah ‘Lightning’ yang menghadirkan vokal John Rzeznik dari Goo Goo Dolls. Track progressive house yang menekankan pada melodi manis serta hook instrumen ritmis monoton adalah kombinasi yang ditawarkan. Tidak ada yang baru memang. Namun mendengarkan Rzeznik menyanyikan sebuah pop electronic adalah sebuah traktiran yang manis.

Secara kronologis, hadir berikutnya secara berturut-turut adalah ‘Surrender’, ‘Devil’, ‘Escarole’, ‘Aftershock’, ‘How To Love’ dan ‘Millionaire’, yang selama periode dari tahun 2013 hingga pertengahan 2016, dimana “Blood, Sweat & 3 Years” akhirnya hadir.

Menilik track-track ini, kita bisa memetakan jika musikalitas Cash Cash sebenarnya mengikuti trend yang tengah berlaku. Contohlah ‘Devil’ (2015) yang memanfaatkan trap sebagai sajian atau ‘Millionaire’ (2016) yang memanfaatkan trend tropikal dan moombahton.

Tidak ada salahnya memang, karena Cash Cash mengerjakan lagu-lagu ini dengan menarik. Pop masih menjadi highlight dari Cash Cash, sehingga meski mungkin mengikuti trend, atau mengajak pengisi vokal yang berbeda-beda, namun semangat easy listening dan catchy Cash Cash tetap membuat mereka cukup khas.

Menarik memang di mana Cash Cash sepertinya dengan sadar mengerti jika yang mereka tawarkan adalah pop EDM komersil sehingga merasa tidak terlalu penting untuk tidak berpretensi demikian. Mereka juga tidak begitu berminat untuk menggali idealisme ranah EDM tersebut dengan membawakan track-track house murni misalnya. Album 100% adalah memanjakan pendengaran dengan lagu-lagu catchy.

Oke. Memang ada track instrumental seperti Escarole’ sebagai variasi, namun tidak heran jika Cash Cash sukses menghadirkan Christina Perri dalam balada electronic dengan ‘Hero’ yang sangat sing-a-long dan karaoke ready misalnya. Atau track pop-electronic intim yang ditawarkan dalam Sweat yang menampilkan Jenna Andrew.

Jadi, sebenarnya “Blood, Sweat & 3 Years” lebih tepat dikategorikan sebagai pop dengan lagu-lagu dance sebagai sajian utamanya, ketimbang album EDM murni. Namun bukan berarti Cash Cash mengerjakan dengan setengah matang, karena toh lagu-lagunya sebagian besar tetap anthemik sebagai latar di lantai dansa. Beberapa pun bisa menjadi bagian tracklist dari sebuah rave party, hanya saja semenjak ‘Take Me Home’, Cash Cash sudah memantapkan posisi mereka dalam ranah pop. Dan “Blood, Sweat & 3 Years” pun mempertegasnya.

Jenerik? Mungkin. But it’s one hell entertaining album. Oleh karena itu seharusnya bukan masalah besar juga. So, whaddaya waiting for? Move your ass on the dance floor with Cash Cash before someone take you home!

Official Website

TRACKLIST
1. “How to Love” (featuring Sofia Reyes) 3:38
2. “Broken Drum” (featuring Fitz of Fitz and The Tantrums) 3:18
3. “Millionaire” (with Digital Farm Animals featuring Nelly) 3:06
4. “Hero” (featuring Christina Perri) 3:18
5. “Devil” (featuring Busta Rhymes, B.o.B and Neon Hitch) 3:29
6. “Aftershock” (featuring Jacquie Lee) 3:25
7. “The Gun” (featuring Trinidad James, Dev and Chrish) 3:22
8. “Turn” (featuring Little Daylight) 3:39
9. “Escarole” 4:01
10. “Lightning” (featuring John Rzeznik of Goo Goo Dolls) 3:34
11. “Arrows in the Dark” (featuring Anjulie) 3:38
12. “We Will Live” (featuring Night Terrors of 1927) 3:50
13. “Bada Boom” 4:02
14. “Take Me Home” (featuring Bebe Rexha) 3:25
15. “Sweat” (featuring Jenna Andrews) 3:33
16. “Surrender” 3:28

Related posts

Leave a Reply

windows 10 pro kaufen office 2019 pro kaufen office 365 pro kaufen windows 10 home kaufen windows lizenz kaufen instagram follower kaufen tiktok follower kaufen windows 10 pro satın al office 2019 pro satın al office 365 pro satın al windows 10 home satın al windows lisans satın al windows 10 satın al

sexemodel escort escort