Trending News

Blog Post

Exclusive Interview with Tegan & Sara:  Sukses Representasikan Pesan Personal Mendalam Di Album Love You to Death
Artist Interviews

Exclusive Interview with Tegan & Sara: Sukses Representasikan Pesan Personal Mendalam Di Album Love You to Death 

Musisi kembar identik yang sudah melalang buana ini akhirnya menyempatkan untuk mampir di Singapura untuk tur album terbarunya “Love You to Death”, mereka adalah Tegan & Sara. Duo asal Kanada ini akhirnya berhasil kita jumpai beberapa jam sebelum show mereka di Star Theatre, Singapura. Momen yang sangat dinanti oleh Creative Disc untuk segera menanyakan beberapa pertanyaan berkenaan dengan album baru dan pengalaman tur mereka. Simak obrolan eksklusif bersama Tegan & Sara berikut ini.

CD: Hi, Tegan & Sara. Selamat datang di Singapura. Gimana perasaannya untuk akhirnya kembali ke Asia dan melakukan tur?
T&S: Well, ini sejujurnya adalah kedatangan kami ketiga. Dan kami selalu cinta Asia. Orang-orangnya sangat ramah dan menyenangkan, airportnya dan venue acara sangat bersih, dan makanannya juga luar biasa.

CD: Ceritakan pada kami dong, apa yang terasa berbeda dari album Love You to Death dan album sebelumnya Heartthrob?
T&S: Pada album sebelumnya kami berkolaborasi dengan banyak sekali musisi dan bereksperimen dengan musik kami. Ada beberapa feedback dari album LY2D atau Love You to Death, mereka merasa bahwa album ini tidak seemosional album terdahulu. Mereka sebenarnya belum mengerti saja bahwa kami selalu berusaha menumpahkan perasaan dan personal message dalam album terbaru ini.

CD: Dan album ini masih kental terdengar 80’s-90’s vibe di album Love You To Death, apakah kalian sengaja masih tetap memakai synth dan hal yang lekat dengan vibe ini?
T&S: Ya, kita sangat menyukai sound synth dan keyboards, mengingatkan kami pada idola di era Madonna, Duran Duran, dan David Bowie. Dan tahu sendiri bukan jaman itu saat kami mau membeli keyboard masih cukup mahal, sedangkan sekarang dengan mudahnya kita membuat musik dengan sound yang variatif hanya dengan PC dan laptop. Itulah kenapa saat ini kami masih tetap memasukkan unsur synth dan 80’s vibe di album ini.

CD: Kalau kalian bisa merekomendasikan pada kami untuk didengarkan pertama kali, satu lagu di album Love You to Death, lagu manakah itu?
Tegan: Menurutku, hmm.. sepertinya Boyfriend. Karena lagu ini sebenarnya cukup dalam dan kompleks, namun kami kemas seringan mungkin untuk bisa didengarkan siapa saja.
Sara: Mungkin Boyfriend atau Stop Desire, ya habis kamu dengerin Boyfriend kamu bisa melanjutkan dengan Stop Desire karena itu bakal jadi racun dibenakmu, dan kamu akan menyanyikannya sepnajang hari.


CD: Selamat untuk rilisnya klip terbaru kalian, Faint of Heart. Apa ide dibalik konsep video ini?
Tegan: Saat itu kami bertemu Devon Kirkpatrick di sebuah festival film dan kami berdiskusi bagaimana jika kita membuat sebuah video klip tentang bagamana menghargai sebuah perbedaan. Dan konsep dari klip ini pun kami juga cukup concern terhadap isu gender dan LGBT, lalu terjadilah konsep audisi musik dan mereka memerankan siapapun yang mereka mau sambil melakukan lipsync lagu Faint of Heart.

CD: Kita melihat ada beberapa postingan screenshoot “POKEMON GO” di instagram kalian. Seberapa candunya kalian dengan game yang satu ini?
Tegan: Ah bukan aku, aku ga akan suka main gituan. That’s Sara!
Sara: Hahaha, ya sebenarnya aku juga bukan ditahap yang addicted banget, aku berpikir siapa tahu aku bisa menemukan Pokemon- Pokemon langka diberbagai tempat dan negara. Menyenangkan bukan? Tapi aku bukan tipikal orang yang akan terlalu fokus hanya untuk memainkan game ini, seperti harus jalan dipinggir jalan hanya untuk mencari Pokemon. Cukup lucu aja menurutku, melihat Pokemon bisa muncul kapan saja dan dimana saja didalam gadgetmu. Lalu aku akan berkata “I gotta get ‘em…I gotta get ‘em.”

CD: Last but not least, any message to all fans in Indonesia!
T&S: Well, kami sudah berusaha keras agar bisa membawa kami sedekat mungkin dengan kalian. Kami juga berterima kasih kepada promotor yang telah membawa kami kembali ke Asia. Sungguh besar keinginan kami untuk bisa perform di Indonesia secepatnya. Dan terima kasih juga untuk kalian yang sudah bersusah-payah bepergian ke Singapura demi kami.

Dan inilah sepuluh menit interview yang cukup berharga bagi Creative Disc lewati untuk bisa bersama dua wanita menyenangkan ini, Tegan & Sara.

Listen to our podcast below for the rest of the interview!


Special Thanks to Warner Music Indonesia, Warner Music Singapore and Live Nation Lushington Singapore.

Related posts

Leave a Reply