Trending News

Blog Post

Album of the Month: Bastille – Wild World
Album of The Day

Album of the Month: Bastille – Wild World 

Released by: Universal Music Indonesia

Mungkin Bastille tidak pernah benar-benar menyangka jika album debut mereka, “Bad Blood”, sangat sukses dalam mengangkat mereka ke permukaan dan menjadikan band asal Inggris ini sebagai salah satu nama penting di skena pop-rock. Pun ‘Pompeii’ bisa jadi adalah salah satu lagu terpopuler di dekade ini. Dengan penekanan pada terma pop cenderung lebih tebal daripada rock, bukan berarti Bastille tidak bisa menggairahkan para penonton yang memenuhi arena konser mereka atau ruang dengar mereka di skala yang lebih kecil, entah kamar tidur, mobil, atau club.

Dengan formula sukses tersebut, sebenarnya tidak heran jika Bastille kemudian meneruskannya dalam album sophomore mereka, “Wild World“. Jarak 3 tahun tidak terlalu lama atau renggang. Apalagi Bastille menyempatkan untuk merilis beberapa materi lagi di tengah gap antara “Bad Blood” dan “Wild World”. Contohlah album kompilasi “All This Bad Blood” (2013), “Remixed” (2013) atau mixtape “VS. (Other People’s Heartache, Pt. III)” (2014).

Dengan 2015 menjadi tahun nyaris absen, Bastille memenuhi 2016 dengan berbagai single menjelang perilisan “Wild World”. Jalan untuk itu dibuka dengan ‘Good Grief’, dengan pop-rock berbumbu disko 80-an berjudul adalah tawaran mereka. Dengan tempo yang bersemangat dan tone yang cerah ceria, tampaknya Bastille siap meramaikan musim panas di mana lagu dirilis. Lantas disusul dengan semburat pop berbalut EDM bertempo sedang ‘Fake It’. Jika ingin mendengarkan deep house jika dibawakan oleh band rock, maka ‘Fake It’ mungkin bisa menjadi salah satu contohnya. Single terakhir mereka rilis adalah ‘Send Them Off!’, yang secara umum masih seperti anthem rock arena, namun ada imbuhan RnB pula di dalamnya.

Lantas hadirlah “Wild World” secara utuh. Kita tidak hanya bisa mendengarkan 3 lagu baru dari Bastille, tapi 19 sekaligus jika mendengarkan dalam versi deluxe. Tampaknya jeda 3 tahun dimanfaatkan benar oleh Bastille untuk memuaskan daya kreasi mereka dalam studio dan menghasilkan materi yang berlimpah. Bisa jadi lagu yang mereka rekam lebih dari ini, namun dengan kepentingan ekonomi dan durasi, tentunya hanya 19 lah yang bisa masuk dalam “Wild World”. Tapi, hey, mereka jauh lebih dari cukup kok.

Mendengarkan “Wild World” terasa jika Bastille benar-benar ingin mengeksplorasi ranah EDM dengan lebih leluasa. Dalam batasan ala band rock tentu saja. Hanya pemilihan ritme, intensitas dan tempo lagu, serta pemilihan melodi sangat mendukung untuk itu. Simak saja track-track seperti ‘Lethargy’ yang dipastikan akan menjadi rekan setia di lantai dansa. ‘The Currents’ mungkin terdengar seperti sebuah pop-rock bertempo kencang yang menderu, namun secara komposisi ia juga sempurna menjadi track drum n’ bass bergelora.

Belum cukup, album juga menyediakan ruang untuk lagu-lagu seperti ‘Glory’, sebuah club banging seru, atau ‘The Power’ dan ‘Blame’ yang bisa diadopsi dalam berbagai variasii deep house. Mendengarkan ‘Four Walls (The Ballad of Perry Smith)’ seolah Bastille ingin menyalurkan semangat Kygo mereka. Keunikan lagu-lagu ini adalah Bastille tidak terdengar memaksakan diri alias tetap terasa natural. Inilah yang menjadi kelebihan mereka dan juga album ini.

Synth-pop dipersembahkan dalam ‘An Act of Kindness’. Sedang disko synth yang lebih konvensional coba disajikan dengan ‘Warmth’. Sebenarnya tidak ada yang terlalu baru dan inventif dalam komposisi Bastille, hanya saja track-track ini memang terdengar sangat catchy dan gampang dicerna.

Menariknya, bonus track untuk edisi deluxe mengeksplorasi lebih luas sentuhan pop-dance tadi dengan atmosfir rock yang nyaris absen. ‘Campus’ adalah sebuah pop ceria yang sepertinya terpengaruh oleh moombahton. Lantas ada RnB yang diwakili dengan ‘Way Beyond’ dan electro-pop dalam ‘Shame’.

Secara umum “Wild World” tidak lebih menjulang dibandingkan “Bad Blood”. Yang pasti juga tidak lebih buruk dibandingkan debut mereka. Secara musikalitas mereka memiliki kualitas yang sama besarnya. Produksi sound untuk album adalah pengembangan dari “Bad Blood”, namun dengan twist pendekatan electronic music dance dalam penekanan untuk ritme dan intensitas.

To sum itu up, “Wild World” is a dancey, vibrant and colorful pop album. Bisa jadi bukan penggambaran pas untuk sebuah album milik sebuah band rock. Namun Bastille perlu untuk membedakan diri mereka di bandingkan rekan-rekan mereka di ranah yang sama. Oleh karenanya penggambaran tadi adalah sebuah deskripsi defenitif pula untuk “Wild World”. Lagipula Bastille tidak benar-benar meninggalkan rock, melainkan hanya memoles dan memutar sedemikian rupa sehingga terwujud dalam bentuk lagu-lagu pop menyenangkan.

iTunes

Official Website

TRACKLIST
1. “Good Grief” 3:26
2. “The Currents” 3:24
3. “An Act of Kindness” 3:28
4. “Warmth” 3:49
5. “Glory” 4:41
6. “Power” 3:29
7. “Two Evils” 2:46
8. “Send Them Off!” 3:20
9. “Lethargy” 3:24
10. “Four Walls (The Ballad of Perry Smith)” 4:12
11. “Blame” 2:55
12. “Fake It” 4:04
13. “Snakes” 3:17
14. “Winter of Our Youth” 3:23

Deluxe Edition
15. “Way Beyond” 3:19
16. “Oil On Water” 2:58
17. “Campus” 3:03
18. “Shame” 3:30
19. “The Anchor” 3:24

Related posts

Leave a Reply