fbpx

Trending News

Blog Post

Pesta Metalhead di Bandung Sonicfair 2016
Concerts Review

Pesta Metalhead di Bandung Sonicfair 2016 

Menyusul kesuksesan penyelenggaraan tahun lalu, BANDUNG SONIC FAIR 2016 akhirnya kembali digelar oleh Promotor Revision Live yang berlangsung di Lapangan Disjas Baros, Cimahi – Bandung pada hari Minggu, 28 Agustus 2016. Disamping tetap menampilkan band-band Metal lokal diantaranya UNDERGOD, KALUMAN, REVENGE THE FAITH, BILLFOLD, SERINGAI, JASAD dan BURGERKILL, festival metal ini juga dimeriahkan dengan Headliner dari Italy – FLESHGOD APOCALYPSE dan dedengkot Deathcore asal Riverside, California yaitu SUCIDE SILENCE.

Hal yang menjadi highlight saya disini adalah Crowd Bandung yang tidak pernah mengecewakan. Penonton Bandung sangat istimewa. Saya mencermati, setiap festival metal yang diadakan di Bandung penonton pasti berduyun-duyun datang, tak terkecuali dengan Bandung Sonic Fair ini. Animo mereka sangat besar sekali untuk menyaksikan band-band yang perform. Walaupun event ini dimulai dari pagi jam 10, penonton sudah menyemut antri sebelum Entrance Gate dibuka. Menjelang siang, lapangan Disjas Baros sudah sangat padat sekali dengan metalhead yang memakai atribut T-Shirt hitam dengan tulisan nama-nama band idola mereka serta atribut-atribut metal lainnya. Walaupun sempat diwarnai hujan ketika Billfold tampil di panggung, tapi ini tidak menyurutkan semangat baja mereka. Mereka tetap tidak beranjak dari arena festival.

Untunglah hujan tidak berlangsung lama. setelah Break Ashar, Fleshgod Apocalypse langsung menghajar panggung. Kwintet Death Metal asal Italy dengan personil Tommso Riccardi (vokal/gitar), Cristiano Trionfera (Lead Gitar), Paolo Rossi (Bass), Francesco Paoli (Drums) dan Francesco Ferrini (Keyboard) tampil cukup memukau. Membawakan lagu-lagu Death Metal yang di-blend dengan musik orkestra. Mereka juga membawa backing vocal Veronica Bordacchini yang intens mengisi Operatic Vocal dari Fleshgod Apocalpyse. 8 lagu dibawakan mereka diantaranya, “Marche Royale”, “The Violation”, “Cold As Perfection”, “The Fool” serta ditutup oleh “The Forsaking”.

SERINGAI tampil setelah Fleshgod Apocalpyse. Kuartet High Octane Rock ibukota yang beranggotakan Arian13, Ricky Siahaan, Edy Khemod dan Sammy Bramantyo ini semakin membuat sore itu semakin panas dengan membawakan lagu-lagu ; “Akselerasi Maksimum”, “Kilometer Terakhir”, “Tragedy”. “Mengadili Persepsi (Bermain Tuhan) “, serta ditutup dengan “Dilarang Di Bandung”. Penonton tidak henti-hentinya ber-sing along.
JASAD, band yang tahun lalu sempat menjadi salah satu Line-up Festival Metal Bloodstock di UK bersama BURGERKILL, mendapat giliran tampil setelah SERINGAI. Penampilan JASAD sempat terhenti karena Break Magrib. Dan setelah Magrib, mereka kembali melanjutkan performance mereka.



Dan selanjutnya, setelah Break Isya, band kebanggan kota Bandung BURGERKILL kembali tampil untuk pertama kali-nya di kota kelahiran mereka setelah ditinggal Drummer Abah Andris pada bulan Mei yang lalu. No doubt, penampilan BURGERKILL sangatlah ditunggu-tunggu oleh fans setianya. Ini adalah panggung kedua mereka setelah sehari sebelumnya mereka juga main di Medan Northblast Festival. BURGERKILL yang masih dalam mencari Drummer pengganti tersebut tampil dengan additional drummer ; Putra Pra Ramadhan yang dulu dikenal sebagai drummer Killing Me Inside, dan sekarang juga bermain sebagai Drummer band Sunrise. BURGERKILL membuka konser mereka dengan lagu Air Mata Api (Iwan Fals Cover), disusul oleh “Penjara Batin”, “Shadow Of Sorrow”, dan “Undefeated”. Sebagai Encore malam itu adalah “Atur Aku” yang menciptakan koor massal dari penonton. Sebagai catatan penulis untuk penampilan malam itu BURGERKILL tetap liar dan tidak pernah mengecewakan. Drummer Putra Pra Ramadhan bermain baik sekali. The Comeback is Completed for BURGERKILL.

Band lain yang juga sangat ditunggu-tunggu metalhead Bandung adalah Headliner utama SUICIDE SILENCE yang tampil setelah BURGERKILL. Kwintet Deathcore yang terdiri dari Mark Heylmun (Lead guitar), Alex Lopez (Drums), Dan Kenny (Bass), Chris Garza (Guitar) serta Hernan “Eddie” Hermida (Vocal) ini tampil membawakan lagu-lagu antara lain ; “Unanswered”, “Disengage”, “Wake Up”, “Sacred Words”, dan tentu saja lagu mereka yang sangat dinanti-nantikan yaitu “You Only Live Once”. Suicide Silence benar-benar membuat Event ini berakhir klimaks, penampilan mereka sangat memukau. Sang Vokalis Eddie juga sangat komunikatif. Dia beberapa kali memerintahkan crowd untuk membuat Circle Pit dan Wall Of Death ditengah-tengah lagu yang dibawakan. Cuma sayangnya adalah penampilan SUICIDE SILENCE hanya berlangsung sekitar 35 Menit saja karena izin acaranya ini hanya sampai jam 9 malam saja. THE SIGIT dan TURTLE JR. yang dijadwalkan tampil setelah SUICIDE SILENCE terpaksa batal tampil.

Secara keseluruhan, terlepas dari batal-nya THE SIGIT, Saya dapat menyimpulkan Festival Bandung Sonic Fair tahun ini sukses. Ada beberapa kekurangan, tapi mungkin Promotor dapat menjadikannya pelajaran untuk penyelenggaraan tahun depan yang lebih baik. Salah satu diantaranya adalah jeda antara band yang baru selesai tampil dengan band yang akan tampil berikutnya kadang terlalu lama. Yang paling lama adalah ketika SUICIDE SILENCE melakukan persiapan untuk tampil. Hal ini lah yang mengakibatkan THE SIGIT dan TURTLE JR. Mungkin untuk tahun depan perlu dibuat 2 Panggung yang berdampingan seperti Hammersonic Festival?. Oh ya ada satu lagi, venue di Lapangan Disjas Baros tidak cukup luas untuk menampung luapan metalhead yang datang. Sekitar 15 ribu lebih penonton memadati Lapangan DIsjas Baros hari itu. Sepertinya Promotor perlu untuk mencari venue lain di Bandung yang lebih baik untuk penyelenggaraan tahun depan.

Text & Photos By : BUDI SUSANTO

Related posts

Leave a Reply