Trending News

Blog Post

Gwen Stefani Dan Pharrell Williams Dituntut Karena Dianggap Menyontek Untuk Chorus Lagu ‘Spark the Fire’
Music News

Gwen Stefani Dan Pharrell Williams Dituntut Karena Dianggap Menyontek Untuk Chorus Lagu ‘Spark the Fire’ 

Dunia musik memang tak pernah lepas dari tuntut-menutut di pengadilan berkenaan dengan masalah contek-menyontek. Sudah banyak artis kenamaan yang terlibat kasus ini, termasuk juga Pharrell Williams. Mungkin masih ingat kasus ‘Blurred Lines’-nya bersama Robin Thicke yang dituduh menjiplak lagu ‘Got to Give It Up’ milik Marvin Gaye.

Kini, di awal tahun 2017, lagi-lagi Pharrell tersandung masalah serupa. Kali ini ia dituntut bersama dengan Gwen Stefani. Bersama mereka dituduh telah melakukan pelanggaran hak cipta atas lagu milik Stefani yang berjudul ‘Spark the Fire’, rilisan 2014.

The Hollywood Reporter melaporkan jika seorang pria bernama Richard Morrill mengajukan tuntutan hukum pada pengadilan federal di Colorado, pada Kamis, 12 Januari, kepada perusahaan milik Stefani, Harajuku Lovers dan Interscope Records, selain Stefani dan Pharrell secara pribadi.

Morrill dulunya adalah penyanyi/penulis lagu di era akhir 80-an untuk band pengusung funk metal, L.A.P.D., yang kemudian alih profesi menjadi seorang hair stylist. Dalam tuntutan hukumnya, ia menyebutkan jika ia pernah memutar rekaman lagu milik grupnya, berjudul ‘Who’s Got My Lightah’ di hadapan Stefani di tahun 1998, saat ia mewarnai dan menata rambut sang penyanyi.

Lebih lanjut ia mengklaim jika Stefani merasa suka dengan lagunya, sehingga Morill pun memberikan CD yang berisi lagu tersebut kepadanya. Sebagai tambahan, Morrill telah mengerjakan variasi untuk lagunya di tahun 2009 dan diberi judul ‘Who’s Got My Lighter’.

Setelah hampir dua dekade kemudian, Morrill menemukan pelanggaran hak cipta yang terjadi atas lagunya saat salah seorang temannya menyaksikan Stefani menyanyikan lagu ‘Spark the Fire’ di acara The Voice di tahun 2014. Morrill menyebutkan jika secara lirik, chorus lagu tersebut sangat mirip dengan ‘Who’s Got My Lighter’.

Dalam tuntutan tersebut, tersebut jika lagu ‘Who’s Got My Lighter’ berisi lirik, “Who’s got my lightah? Who got the fire? Who’s got my lightah? Who’s got my little lightah?” dengan kata “fire” diucapkan “fi-ya.” Sedangkan lirik ‘Spark the Fire’ adalah “Who got the lighter? Let’s spark the fire/ Who got the lighter? Let’s spark the fire” dengan kata “fire” juga diucapkan “fi-ya.”

Dalam dokumen legalnya, Morrill lebih lanjut mengklaim jika rhythm, melodi dab musik latar di chorus ‘Spark the Fire’ “nyaris identik” dengan chorus lagu miliknya, serta kedua lagu dinyanyikan dalam kunci nada yang sama. Menurutnya, Stefani bahkan menyebutkan jika Pharrell yang menulis sebagian besar laggunya, sedang kontrubusinya hanya sebatas pada lirik “spark the fire“.

Morrill menuntut semua tertuduh yang tersebut di atas atas pelanggaran hak cipta baik secara langsung maupun kontributoris. Sedang Pharrell dan Interscope mendapat tuduhan tambahan pelanggaran hak cipta pengganti, dan Stefani atas tuduhan pencurian sipil. Menurut TMZ, Morrill meminta bagian atas pendapatan sebesar $25 juta yang katanya diperoleh Stefani dari lagunya.

Related posts

Leave a Reply