17 Sweet 17 Albums in 2017

Oleh: aihasibuan - 20 Sep 2017

Tak terasa 2017 sudah menginjak ke bulan September. Artinya kurang dari satu caturwulan lagi tahun ini akan berakhir. Bagi setiap insan kelahiran tahun 2000, tahun ini pastilah bersejarah karena bisa mendapat label Sweet 17. Sama dengan 17 album pilihan berikut yang merayakan ultah ke-17-nya di tahun 2017.

1. No Strings Attached - NSync (21 Mar)

Bagi penikmat musik secara umum, penikmat musik pop secara khusus, album kedua boyband NSync ini adalah album yang sangat bersejarah. Mengapa? Karena ini merupakan album pemegang rekor dengan angka penjualan terbaik selama sepekan pertama perilisannya. Terjual sebanyak 2,4 juta kopi di Amerika Serikat, album ini memegang rekornya selama 15 tahun sebelum ditumbangkan oleh album "25" milik Adele di tahun 2015 lalu. Single andalan 'Bye Bye Bye' adalah puncak sukses Justin Timberlake dkk, berikut 'This I Promise You' yang terdaftar sebagai karya klasik dari kumpulan ini


2. O Brother, Where Art Thou? - Various Artists (5 Desember)

Album ini mungkin agak asing. Tapi inilah album soundtrack yang berhasil meraih piala Grammy untuk kategori Album of the Year di tahun 2002, menjadi album Various Artists pertama yang berhasil meraih trofi di kategori tersebut, sekaligus album soundtrack kedua setelah "Saturday Night Fever" yang berhasil menjadi album terbaik di Grammy. "O Brother, Where Art Thou?" merupakan soundtrack untuk film berjudul serupa yang dibintangi oleh George Clooney, John Turturri, Tim Blake Nelson, dan John Goodman. Album ini berisikan artis antara lain Harley Allen, Pat Enright, and Dan Tyminski (The Soggy Bottom Boys) yang memenangkan Grammy untuk Best Country Collaboration with Vocals, Ralph Stanley yang memenangkan Grammy untuk Best Male Country Vocal Performance, dan juga Norman Blake, Alison Krauss, Emmylou Harris, serta masih banyak lagi.


3. Chrysalis - Anggun (30 Agustus)

Menyusul kesuksesan album internasional perdananya di tahun 1997, Anggun merilis album keduanya di benua Eropa dan Asia. Di album ini Anggun selangkah demi selangkah beranjak dari tatanan world music yang teracik dalam "Snow on the Sahara" kepada warna musik pop yang menjorok ke R&B dengan sentuhan elektronika juga terlibat di dalamnya. Untuk album ini, Anggun masih bekerjasama dengan Erick Benzi yang telah membantunya sejak album perdana. Single andalan 'Still Reminds Me' dalam versi Bahasa Perancisnya berhasil merajai tangga lagu di tersebut, sementara single berbahasa Indonesia 'Yang Ku Tunggu' pun berhasil menjadi jawara di negeri sendiri.


4. Warning - Green Day (3 Oktober)

Sebagai salah satu band yang paling berpengaruh di industri musik global pada umumnya dan musik rock pada khususnya, trio Green Day merupakan salah satu contoh band yang paling awet dalam sejarah. Sejak aktif di awal 90-an, band ini masih produktif dalam berkarya. Album studio terbaru mereka rilis tahun lalu dengan judul "Revolution Radio". Meskipun tercatat sebagai album dengan angka penjualan terburuk dibandingkan album-album Green Day sebelumnya, "Warning" berkonten lagu-lagu legendaris seperti 'Minority', 'Warning', dan juga 'Macy's Day Parade'.

5. The Heat - Toni Braxton (25 April)

Setidaknya butuh enam tahun bagi Toni Braxton untuk "move on" dari album "Secrets" yang melambungkan namanya lewat hit 'Unbreak My Heart' guna merilis album berikutnya yang kemudian berhasil menambahkan jumlah perolehan Grammy Awards Toni menjadi total 6 hingga saat itu. Album ini berhasil mencetak hit 'He Wasn't Man Enough' yang peak di posisi runner up chart Billboard Hot 100. Lagu yang menahannya dari puncak tangga lagu adalah 'Maria Maria' milik Santana feat. The Product G&B. 'Man Enough' menjadi lagu Top 10 terakhir bagi Toni dalam karirnya di Hot 100.


6. I Hope You Dance - Lee Ann Womack (23 Mei)

Yang membuat album ini legendaris adalah keberadaan single andalan yang sekaligus title track untuk album 'I Hope You Dance' yang berhasil menjadi satu-satunya lagu no.1 bagi Lee Ann Womack. Nah, single tersebut juga menjadi crossover hit karena berhasil duduk di no.1 chart Adult Contemporary dan menembus Top 20 Billboard Hot 100 di Amerika Serikat. Album dan single ini juga yang mengantarkan Lee Ann sebagai unggulan untuk pertama kalinya di ajang Grammy Awards pada tahun 2001.


7. 7 - S Club 7 (12 Juni)

It's a party of 7. Nomor 7 dalam daftar 17 album yang berulang tahun ke-17 di tahun 2017 ini adalah album "7" milik grup S Club 7. Sebagai album kedua dari grup pop bentukan Simon Fuller (penggagas Spice Girls) ini, "7" menjadi album satu-satunya grup yang berhasil duduk di puncak album chart di UK. Album ini juga memambahkan lagu-lagu chart topping bagi S Club 7; 'Reach', 'Natural', dan juga sebuah karya klasik 'Never Had a Dream Come True'.


8. Stankonia - OutKast (31 Oktober)

Dalam daftar 100 album terbaik sedekade 2000-an, Rolling Stones memberikan peringkat 16 bagi album studio keempat OutKast ini. Dalam ajang Grammy di tahun 2002, album ini memenangkan Best Rap Album sekaligus Best Rap Performance by a Duo or Group untuk single 'Ms. Jackson'. Keberhasilan grup ini dalam mencampuradukkan beragam influence musik ke dalamnya, antara lain funk, rave, psikadelik, gospel dan juga rock ke dalam gaya hip-hop mereka, menjadikannya sebagai salah satu karya penting dalam sejarah. Ia berhasil merebut posisi 359 dalam daftar Rolling Stones 500 album terbaik sepanjang masa!


9. Mi Reflejo - Christina Aguilera (12 September)

Berkat kejayaan 'La Copa De La Vida' dari Ricky Martin, musik Latin menyentuh popularitas yang mendunia. Kesuksesan tersebut membuka jalan bagi artis-artis Latin untuk menyerbu pasar global, seperti Enrique Iglesias dan Marc Anthony. Artis yang mendebut karirnya dengan karya internasional seperti Christina Aguilera pun ikut terjun ke industri rekaman Latin dengan merilis album yang judulnya berdasarkan single paling perdananya "(My) Reflection". Dengan album ini, sang Diva meraih sebuah Latin Grammy Awards untuk kategori Best Female Pop Vocal Album dan nominasi di Grammy Awards untuk kategori Best Latin Pop Album.

10. The Marshall Mathers LP - Eminem (23 Mei)

Ingat-ingat tahun 2000 saat Eminem dengan kontroversinya muncul, diimbangi dengan pujian dari kritik, dan kemudian diagungkan sebagai artis dengan penjualan terbaik di dekade 2000-an. Salah satunya adalah berkat album ketiganya ini, yang penjualannya fantastis menyentuh angka 1,78 juta di pekan pertamanya di Amerika Serikat. Single hit dari album ini adalah 'The Real Slim Shady' yang menyindir banyak artis. Video musiknya pun agak menggelikan, karena Eminem memainkan banyak peran di antaranya berlakon sebagai pasien RSJ, seorang pahlawan super, pelayanan restoran fast food, hingga memakai kepang khas Britney Spears.


11. Music - Madonna (18 September)

Dari daftar di atas, kita sudah melihat beberapa album dengan tingkat kualitas dan kuantitas yang fantastis. Satu lagi yang cukup dominan dan pantas mendapat perhatian khusus adalah album dari The Queen of Pop, Madonna. Dalam daftar yang dirilis oleh Rolling Stones, album ini merangking di peringkat 452 dalam daftar The 500 Greatest Albums of All Time. Menganut tema dunia cowboy, Madonna memainkan musik pop dan elektronikanya dengan pengaruh folk, country, dan juga rock. Saya pribadi memfavoritkan lagu 'Don't Tell Me' yang merupakan single kedua dari album ini.


12. Crush - Bon Jovi (13 Juni)

Percaya ga percaya, ini adalah album pertama Bon Jovi yang meraih nominasi Best Rock Album di ajang Grammy Awards, berikut nominasi untuk single 'It's My Life' yang diunggulkan untuk kategori Best Rock Performance by a Duo or Group juga di tahun yang sama. Wih, padahal band ini sudah merilis karya musik sejak tahun 80-an lho. Dan nominasi Grammy pertama mereka di tahun 1997 adalah untuk kategori Best Music Video, Long Form dan piala Grammy pertama mereka adalah di tahun 2007 untuk kategori Best Country Collaboration with Vocals dalam kerjasama dengan Jennifer Nettles di lagu 'Who Says You Can't Go Home'. Fyuh! Pencapaian yang cukup lama untuk band yang sudah berumur ya. Oh ya, di album "Crush" ini juga terkandung lagi cinta yang sangat populer di tanah air, 'Thank You For Loving Me'.


13. All that You Can't Leave Behind - U2 (30 Oktober)

Grammy dan juga Billboard merupakan cara paling gampang untuk mematok kesuksesan sebuah album. Itu mengapa acuan dalam pembuatan daftar ini tertuju kesana, selain kritik dari Rolling Stones tentunya. Nah, satu-satunya album dalam sejarah yang single-single-nya memenangkan Grammy untuk kategori Record of the Year adalah album ini, dimana 'Beautiful Day' menang di tahun 2001 dan 'Walk On' di tahun berikutnya. U2 adalah peguasa jagat musik, dimana dengan album ini saja mereka berhasil mengumpulkan 7 Grammy dari total 22 yang diperoleh. Ga heran ia bisa masuk di peringkat 280 album terbaik sepanjang masa-nya Rolling Stones.

14. Whitney: The Greatest Hits (16 Mei)

Sejak berkarir dari 80-an, ternyata tahun 2000 adalah kali pertama Whitney Houston merilis album kompilasi lagu-lagu terbaiknya. Ia merilis album ini dalam format dua disc, dimana disc pertama terdiri dari lagu-lagu bertemakan cool down, dan disc berikutnya throw down. Tiga single baru yang dirilis dari album ini merupakan duetnya dengan penyanyi lain. Meskipun bukan materi baru, tapi versi baru untuk 'Could I Have This Kiss Forever' (duet dengan Enrique Iglesias) dan 'If I Told You That' (duet dengan George Michael) adalah andalan yang tepat untuk kompilasi yang sudah terjual sebanyak 18 juta kopi di seluruh dunia ini. Balada 'Same Script Different Cast' merupakan duet lain yang menjadi single di album ini, dimana ia beradu vokal dalam drama cinta bersama Deborah Cox.


15. I Wanna Be With You - Mandy Moore (9 Mei)

Album perdana "So Real" tampaknya memiliki sukses yang cukup hingga akhirnya Epic Records merilis album kedua Mandy Moore dalam jarak yang cukup dekat dengan album perdananya. Setengah dari isi album ini merupakan lagu-lagu yang berasal dari album pertamanya tersebut, dengan single andalan 'I Wanna Be With You' yang juga dipakai untuk soundtrack film "The Center Stage", peak terbaik bagi single Mandy di chart Billboard Hot 100. Album ini merupakan jawaban atas keraguan publik terhadap eksistensi Mandy yang dinilai hanya sebagai artis semusim saja, mencatat peak terbaik kedua bagi Mandy di chart Billboard setelah album "Coverage" yang diproduksi pada tahun 2003.


16. Kid A - Radiohead (2 Oktober)

Kembali ke salah satu unggulan Grammy untuk Album of the Year, album studio keempat band asal Inggris, Radiohead ini merupakan sebuah masterpiece. Dicatat oleh Rolling Stone, Pitchfork, dan juga Times sebagai album terbaik di dekade 2000-an, "Kid A" akhirnya mendapat peringkat yang cukup tinggi dalam daftar album terbaik sepanjang masa. Rangking 67 dari 500! Album ini memang tidak memiliki single, bahkan yang bisa ngehit banget seperti 'Karma Police' dari album sebelumnya "OK Computer". Satu-satunya yang charting adalah 'Optimistic' yang mencapai posisi 10 di chart Alternative Songs di US. Tapi kenyataan tersebut tidak sedikitpun mengurangi kesuksesan mahakarya ini.


17. Oops!... I Did It Again - Britney Spears (16 Mei)

Daftar ini harus kita sudahi dengan album yang pencapaiannya pun fenomenal saat dirilis di pertengahan tahun 2000 lalu. Penjualan yang menyentuh angka 1,3 juta kopi di pekan pertamanya di Amerika, membuat album kedua dari Britney Spears ini sebagai album artis wanita dengan penjualan terbaik di pekan pertamanya. Rekor yang Britney pegang selama kurang lebih 15 tahun tersebut lagi-lagi terkalahkan oleh Adele, yang album "25"-nya bisa lagu sebanyak 3,38 juta kopi. Album ini merupakan album kedua Britney yang bersertifikasi Diamond di US setelah "...Baby One More Time". Pencapaian yang sungguh luar biasa dari artis pendatang baru di masa tersebut.


So, what's your most favorite album yang merayakan ultah Sweet 17-nya tahun ini? Di tahun 2000 juga masih banyak popstar yang merilis album yang cukup berdampak di industri musik seperti boyband 98 Degress untuk album "Revelation", Westlife untuk album "Coast to Coast", dan juga Human Nature yang merilis selftitled album mereka. Selain itu, album konsep Joni Mitchell "Both Sides Now" pun dirilis pada tahun yang sama, dimana ia berhasil memenangkan dua buah Grammy dari album tersebut. Album kedua Aqua, Billie Piper, dan A1 pun dirilis pada tahun 2000.

Teks:

Ai Hasibuan

aihasibuan
More from Creative Disc