izmir escort bayan
Trending News

Blog Post

bodrum escort
WE THE FEST 2018 “Beyond The Music” Siap Hadir Dengan 2 Zona Baru
Music News

WE THE FEST 2018 “Beyond The Music” Siap Hadir Dengan 2 Zona Baru 

Festival musik musim panas terbesar se-Indonesia, We The Fest kembali digelar tahun ini, dengan tema bertajuk Beyond The Music. Acara yang akan digelar pada tanggal 20 hingga 22 Juli 2018 di JIEXPO Kemayoran Jakarta ini akan memberikan banyak kejutan, mulai dari Line Up, Treatment, sampai dengan Zona baru.

Diketahui, We The Fest mampu membawa sederet musisi mancanegara ternama setiap tahun nya. Kali ini We The Fest berhasil membawa Lorde, SZA, James Bay, Odesza, alt-J, Miguel, Nick Murphy FKA Chet Faker, Vince Staples, The Neighbourhood, Albert Hammond Jr, Basenji, Eric Nam, HONNE, Louis The Child, Majid Jordan, Medasin, Midnight Fusic, Moon Boots, Party Favor, Petit Biscuit, SG Lewis, The Sam Willows, dan What So Not. Bukan hanya musisi mancanegara, We The Fest pun menggandeng sederet musisi tanah air, diantaranya Andien, Padi Reborn, Maliq & D’Essentials, hingga Dipha Barus.

Dan yang membuat We The Fest tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya adalah, terdapat 2 zona baru. Zona yang pertama adalah tempat bermain skateboard bernama WTF Skate Park, dimana zona ini hasil kolaborasi dengan Twilo Corner. Para pengunjung yang ingin bermain skateboard tidak perlu membawa papan skateboard, karena di zona tersebut akan disediakan tempat penyewaan papan skateboard.

Zona baru selanjutnya adalah WTF Con yang dipersembahkan oleh SHVR. Tahun ini, Ismaya Live secara khusus membuka satu hall tambahan di JIEXPO Kemayoran untuk area WTF Con yang akan menjadi platform untuk berbagai brand, institusi, dan organisasi yang menampilkan berbagai hasil karya dan program interaktif, seperti, fashion items, instalasi, dan berbagai aktivitas. Salah satu aktivitas yang bisa dicoba di WTF Con adalah kirim mengirim kartu pos di WTF Post Office, sebuah hasil kolaborasi antara We The Fest dengan Pos Indonesia, dimana pengunjung bisa mengirim kartu pos kemana pun, dan bisa membuat perangko custom made yang unik. Selain WTF Post Office, di zona WTF Con, pengunjung juga bisa melihat sebuah instalasi seni baru yang terbuat dari susunan burung lipat atau origami berjudul Arts by Mademoiselle Maurice hasil kolaborasi antara We The Fest dengan Institut Fraincais d’Indonesia (IFI), dan instalasi tersebut dibuat langsung oleh Mademoiselle Maurice dari Prancis. Instalasi ini nantinya akan menjadi salah satu highlight kesenian yang akan ditampilan selama We The Fest berlangsung.

Selain WTF Skate Park dan WTF Con, We The Fest tetap menghadirkan zona dari tahun sebelumnya, yaitu, Art Village yang akan menjadi tempat festival goers membuat berbagai prakarya seni, ada pula Carnifun persembahan dari Mizone yang akan menjadi tempat bermain games, selain itu ada WTF Cinema Club yang akan mempersembahkan sebuah film The Darkest Minds hasil kolaborasi dengan Kinosaurus, IFI Jakarta, dan British Council. Kemudian yang terakhir zona kuliner bernama Eats & Beats merupakan persembahan dari Fruit Tea, dimana akan ada berbagai pilihan resto consept Ismaya Group dan pertunjukan memasak akan dihadirkan.

Ada yang menarik di We The Fest tahun ini. Selain menyajikan hiburan, We The Fest akan membuat dua kampanye sustainability bernama We The Change. Kampanye We The Change bertujuan untuk mendorong para pengunjung agar berpartisipasi dalam menjaga lingkungan melalui program daur ulang plastik menjadi pakaian bernama Bottle2Fashion, bersama H&M dan Danone. Dan nantinya pakaian daur ulang plastik ini menjadi salah satu treatment We The Fest yang akan dipakai oleh salah satu penyanyi wanita Indonesia. Selain Bottle2Fashion, kampanye yang sudah direncanakan oleh We The Fest adalah Sama Bisa Bisa Sama, dimana We The Fest akan menyediakan area khusus pengunjung yang berkursi roda.

Dalam press conference pada 10 Juli 2018, Sarah Deshita selaku Assistant Brand Manager Ismaya Live mengatakan, sudah dipastikan We The Fest tahun ini akan dipadati oleh 50.000 pengunjung, bahkan seluruh penjualan tiket sudah hampir habis. Sarah ingin We The Fest menjadi festival musik yang selalu memberikan yang terbaik untuk penikmat musik di Indonesia maupun luar Indonesia. Simak info selengkapnya di website We The Fest.

Teks: Olipe

Related posts

Leave a Reply

Required fields are marked *

Entsorgung Berlin

kedi yatakları köpek ayakkabıları kedi oyuncakları köpek kafesleri lazer kedi oyuncakları köpek tuvalet eğitim ürünleri açık kedi tuvaleti köpek yatakları kedi mama su kapları köpek kulübelesi kedi kumu küreği yavru köpek maması kedi seyahat ürünleri köpek kaka poşeti kedi tarak fırçaları frizbi köpek oyuncakları kedi tuvalet paspası köpek ağızlıkları kedi evi köpek sakinleştirici