Quantcast

Album of the Day: The 1975 – A Brief Inquiry Into Online Relationships

By - 3 weeks ago in Album of The Day

Polydor

Urusan judul panjang, album terbaru The 1975 memang tidak sepanjang album terdahulu mereka, “I Like It When You Sleep, for You Are So Beautiful yet So Unaware of It” (2016). Tapi memang tetap saja panjang juga, “A Brief Inquiry into Online Relationships“. Terlepas dari itu, ternyata jeda dua tahun antara dua album ini merupaka cara bagi Matty Healy dan teman-teman untuk membuktikan jika evolusi mereka sebagai musisi bergerak ke arah yang sangat menjanjikan.

Kita mengenal The 1975 berkat track-track indie-rock atau alternative mereka. Memang sih, mereka juga tak berpantang dengan synth-pop atau pop itu sendiri, tapi dalam “A Brief Inquiry into Online Relationships” The 1975 sepertinya ingin meleburkan kosa kata pop tersebut secara lebih maksimal.

Prelude sebelum “A Brief Inquiry into Online Relationships” rilis adalah buktinya, yaitu lagu-lagu seperti ‘Give Yourself A Try’, ‘Love It If We Made It’ atau single dance mid-tempo yang begitu playful, ‘TooTimeTooTimeTooTime’. Kalau bukan penggemar setia The 1975, rasa-rasanya sulit untuk meraba jika ini adalah lagu milik band tersebut.

Rasa-rasanya ada alasan mengapa Matty dan teman-teman memilih pendekatan seperti ini. Indikasi pertama bisa dilongok melalui judul album, “A Brief Inquiry Into Online Relationships”. Jadi band mengangkat wacana hubungan masa kini yang biasanya tidak lepas dari internet. Coba kita survey, pasti kebanyakan netizen pernah mengalami hubungan berangkat dari komunikasi secara online.

“Manifesto” yang coba diangkat The 1975 bisa didengar melalui ‘The Man Who Married a Robot / Love Theme’ yang merupakan sebuan track berisi monolog seperti;

This is a story about a lonely, lonely man
He lived in a lonely house, on a lonely street
In a lonely part of the world
But, of course, he had the internet
The internet, as you know was his friend
You could say his best friend
They would play with each other everyday

Track kemudian diakhiri dengan instrumental melodramatis (‘Love Theme’) yang sepertinya menekankan narasi dalam monolog sebelumnya. ‘The Man Who Married a Robot / Love Theme’, yang berada tepat di tengah durasi album boleh jadi disiapkan sebagai intermisi sebelum memasuki paruh akhir album, yang memiliki nuasa cukup berbeda dibandingkan paruh awal album.

Pop adalah sajian utama dari paruh pertama “A Brief Inquiry Into Online Relationships”, mulai dari upbeat hingga balada minimalis menyentuh, ‘Be My Mistake’. Sedang dalam paruh akhir The 1975 lagu-lagunya terdengar lebih edgy dan bahkan moody kalau tidak mau disebut kelam.

Mendengarkan ‘Inside Your Mind’ yang bergerak di ranah balada ala brit-rock atau ‘Mine’ yang jazzy kita bisa melongok kalau The 1975 piawai dalam meramu berbagai pendekatan berbeda tanpa kehilangan jati diri mereka, meski harus diakui agak jauh berbeda dibandingkan apa yang mereka tawarkan di album-album sebelumnya.

Tapi justru ini menjadi kekuatan “A Brief Inquiry Into Online Relationships”. Ia seolah menjadi sebuah studi sosial dan psikologis dalam bentuk musikal oleh The 1975. Sulit menghindarkan kesan ada aspek sinematik dalam lagu-lagu yang terdapat di album.

Setiap track memiliki plot atau narasi yang berbicara entah dengan lugas maupun bermain dengan metafora. Kadang langsung ke sasaran, kadang bermain-main dengan kata. Sangat menarik memang, apalagi lagu-lagu dalam “A Brief Inquiry Into Online Relationships” dibungkus dengan kemasan yang menawan, sehingga 15 track ini tidak pernah terdengar membosankan.

Jelas “A Brief Inquiry Into Online Relationships” adalah “pamer” keahlian dalam diversitas bermusik dari The 1975, yang seolah menjadi penegas untuk refleksi kehidupan online yang dipaparkan album. Termasuk dalam konteks historis musik di era internet di dua dekade terakhir ini.

Gampang saja sebenarnya “A Brief Inquiry Into Online Relationships” jatuh ke ranah “pastiche” atau peniruan genre oleh The 1975. Hanya saja band dengan cermat dan tangkas menghindari hal tersebut, sehingga lagu-lagu radio-friendly dalam album malah terdengar orisinal dan segar. Sebuah kualitas yang membuat “A Brief Inquiry Into Online Relationships” terdengar sebagai album terkuat The 1975 sejauh ini. Selain menjadi salah satu album terbaik tahun 2018, tentu saja.

Enjoy!

Official Website

TRACKLIST

1. “The 1975” 1:34
2. “Give Yourself a Try” 3:17
3. “TooTimeTooTimeTooTime” (The 1975, Guendoline Rome Viray Gomez) 3:28
4. “How to Draw / Petrichor” 5:49
5. “Love It If We Made It” 4:13
6. “Be My Mistake” 4:16
7. “Sincerity Is Scary” 3:45
8. “I Like America & America Likes Me” 3:26
9. “The Man Who Married a Robot / Love Theme” 3:33
10. “Inside Your Mind” 3:50
11. “It’s Not Living (If It’s Not with You)” 4:08
12. “Surrounded by Heads and Bodies” 3:56
13. “Mine” 4:06
14. “I Couldn’t Be More in Love” 3:51
15. “I Always Wanna Die (Sometimes)” 5:14

Love Film. Love Books. Love Music. And Everything in Between.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Music News | January 24, 2019 By

Kevin Parker Akan Menyalurkan Semangat Lady Gaga Dalam Album Baru Tame Impala

Music News | By

Green Day Jual Alat-Alat Musik Mereka Untuk Rayakan 25 Tahun Perilisan Album “Dookie”

Music News | By

Ava Max Dituduh Mempromosikan Stigma Buruk Kesehatan Mental Dengan ‘Sweet But Pyscho’