Quantcast

Exclusive Interview with Masego: Saat Elegansi Bertemu “Kebodohan” ala Masego

By - 6 months ago in Artist Interviews

TrapHouseJazz ala Masego turut meramaikan perhelatan Java Jazz Festival 2019. Musisi asal US berdarah Afrika Selatan tersebut memberikan penampilan yang memukau dengan ciri khas musiknya yang memadukan Jazz dengan musik dance etnik yang membuat penonton bergoyang di sepanjang setlist­-nya.

Penyanyi bernama asli Micah Davis ini menyempatkan diri untuk berbincang bersama Creative Disc sebelum memulai aksi panggungnya. Simak obrolan singkatnya berikut ini.

Creative Disc: Bagaimana kabarmu?
Masego: Cukup baik..

Creative Disc: Ini kali pertamamu datang ke Jakarta? Bagaimana menurutmu tentang kota ini?
Masego: Saya sangat menyukainya. Dan saya berharap bisa tinggal lebih lama lagi dan menunggu hujan reda.

Creative Disc: Masego, sebagai nama panggungmu. Apa arti sebenarnya?
Masego: Saya orang Afrika Selatan. Jadi saat saya memutuskan untuk menjadi seorang artis, saya harus mempunyai sebuah nama yang artinya sangat powerful, jadi saya mencoba menggali dari bahasa asal saya. Dan akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan nama tersebut.

Creative Disc: Musikmu disebut TrapHouseJazz. Bisa deskripsikan genre tersebut?
Masego: Bisa diartikan sebagai ignorance meets elegance.

Creative Disc: Kamu merilis album debut berjudul “Lady Lady”. Bagaimana menurutmu album tersebut dibandingkan EP sebelumnya?
Masego: Saya rasa (album tersebut) menunjukkan kedewasaan saya. “The Pink Polo” diciptakan saat saya berumur 18 tahun, “Loose Thought” saat umur saya 21 tahun, dan sekarang saya berumur 26 tahun. So you’re naturally changed, you know

Creative Disc: Dan juga ada beberapa featuring dalam album “Lady Lady”. Siapa yang ada dalam daftar kolaborasi impianmu?
Masego: Saya ingin bekerjasama dengan Ty Dolla $ign, Rae Sremmurd, dan juga Pharrell.

Creative Disc: Apa lagi yang ada di dunia Masego selanjutnya?
Masego: Saya belum lama ini membeli rumah, jadi saya sedang berusaha mengisi rumah tersebut dengan kelambu, bantal, dan sebagainya.

Creative Disc: Apakah ada album baru yang sedang dipersiapkan?
Masego: Semuanya berjalan secara natural. Saya membiarkan segala sesuatunya berjalan secara alami, dan saya merasa saya perlu waktu untuk menjadi lebih dewasa lagi. Jadi saya akan pulang ke rumah dan tidur…

Creative Disc: Jadi kamu belum memulai sesuatu?
Masego: Saya masih berada dalam fase “Lady Lady”.

Creative Disc: Apa yang kamu siapkan untuk penampilanmu malam ini?
Masego: Saya bersama dengan band saya malam ini. So that must be fun. Saya akan menampilkan versi remix dari album saya.

 

Interview by: Rendy
Foto: Jehoo

a weirdo, a dreamer, a freethinker. I'm on a diet but I'm not getting thinner.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Concerts Review | April 1, 2019 By

Music Unites Us!! 15 Tahun Perayaan Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2019

Artist Interviews | March 9, 2019 By

Exclusive Interview with Raveena Aurora: Pesona India dalam Balutan R&B dan Soul

Artist Interviews | March 8, 2019 By

CreativeDisc Interview with Andien: Request Undang EMILY KING ke Java Jazz Berikutnya