Quantcast

Creative Disc Exclusive Single: 01 Apr 2019

By - 3 weeks ago in Creative Disc Exclusive Single

P!nk (Alb. Hurts 2B Human / RCA) – Hustle

Pink menghadirkan single baru untuk albumnya, yaitu track yang menjadi pembuka, ‘Hustle’. Ada Dan Reynolds dari Imagine Dragons yang membantu Pink menulis lagunya, sementara Jorgen Odegard bertugas sebagai produser. Track pop-soul ini terdengar sassy dan menampilkan sisi fierce Pink dengan prima. Beat yang enerjetik, dan agak mengingatkan stadium rock ala Imagine Dragons, membuat lagu terdengar begitu anthemik. Memang pas dalam tugasnya membuka album. Single dirilis tanggal 28 Maret.


Kelly Clarkson (Single / Atlantic) – Broken & Beautiful (From the Movie “UGLYDOLLS”)

Kelly Clarkson baru merilis single barunya, ‘Broken & Beautiful’. Sayangnya single ini memang bukan untuk album barunya, melainkan masih menjadi bagian soundtrack film animasi “Ugly Dolls”, di mana Kelly menjadi pengisi suaranya. Di dalam ‘Broken & Beautiful’ Kelly menawarkan pendekatan baru dalam musikalitasnya, pop tropical. Jadi bisa harapkan Kelly bernyanyi dalam hentakan beat dance yang seru. Tapi tetap saja Kelly membawakan lagunya dalam tarikan vokal prima, apalagi liriknya juga cukup menggugah. Single dirilis tanggal 27 Maret.


Zara Larsson (Single / Sony Music) – Don’t Worry Bout Me

Promosi untuk era album kedua Zara Larsson dilanjutkan kembali dengan hadirnya single ‘Don’t Worry Bout Me’. Istimewanya, ada bintang asal Swedia, Tove Lo, yang membantu dalam penulisan lagunya. Nuansa electro-pop fierce ala Tove Lo jelas sangat kental mewarnai ‘Don’t Worry Bout Me’, meski Zara tentunya tetap mampu memberi warna vokalnya sendiri untuk lagu, sehingga tidak harus terdengar meniru siapapun. Hentakan beat ala electropop yang berpadu dengan dancehall dan house pun menjadi andalan, sehingga dance yang disajikan lagu terdengar segar di pendengaran. Single dirilis tanggal 28 Maret.


The Chainsmokers (Alb. World War Joy / Columbia) – Kills You Slowly

The Chainsmokers kembali ke ranah pop dengan single baru mereka, ‘Kills You Slowly’, yang disiapkan sebagai bagian dari album ketiga mereka, “World War Joy”. Sejauh ini ‘Kills You Slowly’ adalah lagu paling pop dari yang pernah dikerjakan oleh The Chainsmokers. Mengapa tidak? Bertempo medium, ketukan beatnya meski tetap berada di ranah EDM, namun terdengar lebih tenang dan lagu lebih memilih untuk menghadirkan vokal Drew Taggart dalam bernyanyi dalam notasi dan melodi yang ringan, manis, dan melankolis. Boleh dikatakan inilah balada dalam versi The Chainsmokers. Single dirilis tanggal 29 Maret.

>


Sigma (Single / 3 Beat) – Here We Go Again (feat. Louisa)

Sigma kembali dengan sebuah track baru berjudul ‘Here Wo Go Again’. Untuk urusan vokal mereka mengajak jebolan The X Factor, Louisa Johnson, yang kini dikenal sebagai Louisa saja. Sang bintang memang dikenal mantap saat bernyanyi dalam gaya balada, sehingga tidak heran Sigma mengajak Louisa untuk membantu. Tapi tentunya ‘Here We Go Again’ bukan balada biasa, karena sejatinya tetap lagu milik Sigma yang mengusung ketukan drum dan bassline prima. Hanya saja, kini bassline-nya lebih ditekankan pada subgenre future-bass yang memang pas menjadi latar untuk lagu melankolis seperti ‘Here We Go Again’. Single dirilis tanggal 29 Maret.


Jax Jones, Martin Solveig & Madison Beer (Single / Universal Music) – All Day and Night (Jax Jones & Martin Solveig Present Europa)

Duo DJ kenamaan, Jax Jones dan Martin Solveig, telah berkolaborasi dalam sebuah proyek baru yang dinami dengan Europa. Kini Europa sudah menghadirkan single mereka, ‘All Day and Night’, dengan mengajak penyanyi muda berbakat Madison Beer sebagai pengisi vokal. Europa ingin menghadirkan musik pop dengan cita rasa club, dan sebaliknya, ke pendengar musik yang lebih luas. Dan misi tersebut bisa didapatkan dalam ‘All Day and Night’, yang memasukan pop dan musik club dengan pas. Single dirilis tanggal 28 Maret.


Frank Walker & Astrid S (Single / Universal Music) – Only When It Rains

DJ berbasis Toronto, Kanada, Frank Walker, baru saja meluncurkan single barunya, ‘Only When It Rains’. Di dalamnya ia mengajak Astrid S untuk membantunya dalam urusan vokal. Frank dikenal berkat lagu-lagu pop dance melankolisnya dan lebih menekankan pada kualitas vokal lagunya. Maka ‘Only When It Rains’ juga bukan pengecualian. Pop yang lebih tebal ketimbang dance menjadi acuan Frank dalam menghadirkan lagunya yang terdengar manis. Single dirilis tanggal 29 Maret.


Aly & AJ (EP. Sanctuary / Aly & AJ Music) – Church

Sebelum merilis EP baru mereka, “Sanctuary”, Aly & AJ sudah mengungkap sebuah single untuk EP tersebut yang berjudul ‘Church’. Meski berjudul agak religius, tapi ‘Church’ adalah sebuah anthem synth-pop yang catchy. Bersemangat pop ala 80-an, duo ini bernyanyi dengan lirik yang kontemplatif tentang pencarian panduan dalam hidup ini. Dengan lirik yang mudah dicerna dan melodi catchy, rasa-rasanya duo ini punya modal untuk sebuah hits dan membuat kita penasaran dengan EP “Sanctuary” tadi. Single dirilis tanggal 29 Maret.


Gabrielle Aplin (Single / Never Fade) – Nothing Really Matters

Penyanyi dan penulis lagu asal Inggris, Gabrielle Aplin, dikenal berkat lagu-lagu balada pop-folk manis dan lembut. Tapi bukan berarti Gabrielle pantang dengan genre lain, utamanya tropical pop. Kini di tahun 2019 ini ia kembali lagi dengan genre ini dengan ‘Nothing Really Matters’. Didendangkan Gabrielle dengan playful, ‘Nothing Really Matters’ adalah sebuah track up-beat yang menegaskan eksistensinya sebagai anthem electro-pop yang catchy. Kolaborasi Gabrielle dengan produser Lostboy cukup kompak sehingga ‘Nothing Really Matters’ terdengar solid. Single dirilis tanggal 27 Maret.


Elle Fanning (Single / Interscope) – Wildflowers (From “Teen Spirit” Soundtrack)

Elle Fanning telah mengembangkan karirnya ke dunia musik dengan melepas cover version untuk single hit Robyn, ‘Dancing On My Own’. Kini, Elle menyusul dengan sebuah single orisinal yang berjudul ‘Wildflowers’. Kalau melodi lagunya agak mengingatkan bop Carly Rae Jepsen yang bubly, karena memang sang bintang asal Kanada-lah yang menulis lagunya, bersama dengan Jack Antonoff dan Tavish Crow. Di tangan Elle, ‘Wildflowers’ adalah sebuah banger synth-pop, yang meski bertempo sedang, namun dibungkus dengan intensitas yang cukup prima. Single dirilis tanggal 29 Maret.


Westlife (Single / Universal Music) – Better Man

Selepas ‘Hello My Love’, Ed Sheeran masih punya lagu lain untuk Westlife, yaitu ‘Better Man’. Dan sebagaimana single sebelumnya, boyband asal Irlandia tersebut juga melepas ‘Better Man’ sebagai single. Dibantu tulis juga oleh Fred Gibson dan Steve Mac (juga bertindak sebagai produser), ‘Better Man’ mengembalikan Westlife ke ranah balada manis melankolis. Sebagaimana yang bisa diharapkan dari balada Westlife, maka ‘Better Man’ juga dibekali dengan harmonisasi vokal oleh para anggotanya, sehingga pastilah mengharu-biru para pendengarnya. Single dirilis tanggal 29 Maret.

Special Thanks to Sony Music Indonesia, Universal Music Indonesia, Warner Music Indonesia, dll.


Love Film. Love Books. Love Music. And Everything in Between.

Comments

One Response to “Creative Disc Exclusive Single: 01 Apr 2019”

  1. Lydia says:

    Westlife the best band in the world

Leave a Reply

Related Articles

Music News | April 20, 2019 By

Carly Rae Jepsen Rindukan Kekasih Yang Hilang Dalam Bop Barunya, ‘Julien’

Music News | By

Kelly Clarkson Bantah Rumor Perseteruan Bersama Carrie Underwood

Music News | By

Alicia Keys Meriahkan Remix ‘Calma’ Milik Pedro Capó & Farruko