Medyareyon Takipci Hizmetleri

windows 10 pro kaufen office 2019 pro kaufen office 365 pro kaufen windows 10 home kaufen windows 10 enterprise kaufen office 2019 home and business kaufen office 2016 pro kaufen windows 10 education kaufen visio 2019 kaufen microsoft project 2019 kaufen microsoft project 2016 kaufen visio professional 2016 kaufen windows server 2012 kaufen windows server 2016 kaufen windows server 2019 kaufen Betriebssysteme kaufen office software kaufen windows server kaufen https://softhier.com/ instagram takipçi satın al instagram beğeni satın al instagram görüntüleme satın al instagram otomatik beğeni satın al facebook beğeni satın al facebook sayfa beğenisi satın al facebook takipçi satın al twitter takipçi satın al twitter beğeni satın al twitter retweet satın al youtube izlenme satın al youtube abone satın al https://takipci33.com/

Şişli Esc Kızlar

kadıköy escort ümraniye escort

Trending News

Blog Post

Drake Sajikan Dua Lagu Baru, ‘When To Say When’ & ‘Chicago Freestyle’
CREDIT: OVO
Music News

Drake Sajikan Dua Lagu Baru, ‘When To Say When’ & ‘Chicago Freestyle’ 

Drake beri kejutan kepada para fans dengan menghadirkan dua lagu baru ‘When To Say When’ dan ‘Chicago Freestyle’, yang merupakan materi solo pertama sang rapper asal Toronto semenjak track freestyle ‘War’ di malam Natal tahun lalu.

Jika ‘Chicago Freestyle’ sendiri diniatkan sebagai tribut kepada rekannya sesama rapper superstar, Eminem, maka ‘When To Say When’ mengambil sampel lagu yang juga digunakan di lagu milik Jay-Z, ‘Song Cry’. Kedua lagu ini dihadirkan dalam sebuah video direkam di lingkungan rumah Drake di Brooklyn, Macy.

‘When To Say When’ sendiri rupanya telah menimbulkan polemik, utamanya dari para fans Michael Jackson, karena di dalam lagu Drake memberi referensi untuk sang Raja Pop dan kediamannya, Neverland. Di dalamnya terdengar Drake ngerap dengan lirik, “Finally give you the n****s the space you need to exist / Michael Jackson s**t / but the palace is not for kids.

Jelas lirik tadi memberi referensi akan kediaman MJ di mana ia dituduh telah melakuan pelecehan kepada Wade Robson dan James Safechuck di saat mereka masih anak-anak. Menurut netizen, Drake dengan sengaja menjadikan MJ sebagai bahan olokan, sehingga dianggap tidak sensitif untuk kasus yang sedang terjadi.

Dua lagu baru ini hadir sebelum album baru Drake yang dijanjikan dirilis di tahun 2020 lalu. Ia telah mengkonfirmasi saat menyebutkan telah memulai pengerjaan album barunya di bulan April tahun lalu. Album terakhir yang dirilis Drake adalah “Scorpion” di tahun 2018.

Related posts

Leave a Reply

izmir eskortlar bursa eskort bayanlar ankara escort bayanlar Antalya escort bayanlar Eskişehir escort bayan Konya bayan escort escort Kayseri İzmit escort kızlar Alanya escort Kocaeli escort Kuşadası escort Gaziantep escort Malatya escort Diyarbakır escort Denizli escort Samsun escort Adana escort Bodrum escort Dubai escort porno izle seks hikayeleri sex hikayeleri paply.org