Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single: 27 Sept 2021
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single: 27 Sept 2021 

Coldplay & BTS (Alb. Music of the Spheres / Parlophone) – My Universe

Apa jadinya jika dua supergroup yang datang dari dua belahan dunia berbeda berkolaborasi? Maka hadirlah ‘My Universe’ yang merupakan kerjasama antara Coldplay bersama BTS. Meski ada nuansa electronic di dalamnya, namun ‘My Universe’ berada di ranah stadium rock ala Coldplay. Jadi, jangan berharap sebuah ketukan beat energik di dalam lagu, karena ‘My Universe’ lebih condong dalam menghadirkan harmonisasi vokal antara pentolan Coldplay, Chris Martin, bersama para member BTS, yang menyanyikan lirik mereka dalam bahasa Korea dan Inggris. Single dirilis tanggal 24 September.


Alan Walker, K-391 & Boy In Space (Single / Sony Music) – Paradise

DJ ikonik asal Norwegia, Alan Walker, kembali berkolaborasi bersama produser senegaranya, K-391, dan juga penyanyi dan penulis lagu asal Swedia, Boy in Space, dalam sebuah rilisan baru berjudul ‘Paradise’. Track balada electronic atmosferik ini merupakan tanda untuk sebuah babak baru bagi musikalitas Alan Walker, menyusul EP “Walker Racing League” yang lebih condong pada materi bergaya club anthem. Selain itu ‘Paradise’ adalah hasil kerjasama bersama PUBG Mobile, di mana lagu akan menjadi bagian dari game terbarunya. Single dirilis tanggal 23 September.


Giveon (Single / Epic) – For Tonight

Giveon sudah kembali dengan single yang tak kalah kuat dari sebelumnya, ‘For Tonight’. Balada emotif ini menampilkan musisi asal Long Beach ini mendambakan sebuah momen intimasi dengan sosok tersayang, meski singkat. Tapi rupanya sang kekasih merasa skeptis dan enggan membuka dirinya kepada Giveon, karena khawatir akan masa depan mereka sebagai kekasih. Sang penyanyi kemudian meminta sang kekasih untuk fokus pada masa kini dan membiarkan masa depan untuk mengurus dirinya sendiri. Single dirilis tanggal 24 September.


Daya (Single / AWAL) – What If I Told You

Di bulan Mei kemarin penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat, Daya, melepas EP keduanya, “The Difference,” yang menandakan yang pertama baginya setelah lima tahun. Tidak berapa lama berselang, Daya sudah menghadirkan single baru lagi, ‘What If I Told You’. Meski Daya biasanya mengusung track up-beat atau banger, tapi ia juga kuat di nomor balada. ‘What If I Told You’ bukan pengecualian. Dengan synth yang kuat, nyanyian Daya di dalamnya terdengar atmosferik. Single dirilis tanggal 24 September.


Elton John & Charlie Puth (Alb. The Lockdown Sessions / EMI) – After All

Elton John kembali melepas single untuk album “The Lockdown Sessions” miliknya. Ia menghadirkan single untuk album, yaitu ‘After All’, di mana ia berkolaborasi bersama penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat, Charlie Puth. Baik Elton maupun Charlie memuji partner duet mereka dalam lagu. Hasil kekompakan mereka bisa didengar melalui ‘After All’ yang “powerful” ini. Sebagai sebuah balada, melodi lagu sangat khas Elton, yaitu mengusung sisi anthemik dengan kuat. Charlie pun melakukan upaya terbaiknya untuk mengimbangi vokal Elton yang meski sudah berusia 74 tahun namun masih tetap terdengar prima. Single dirilis tanggal 22 September.


bbno$ (Alb. eat ya veggies / bbno$) – i remember

bbno$ (dibaca baby-no-money) sudah datang kembali dengan single baru lain, ‘i remember’. Melalui single ini bbno$ seolah ingin menunjukkan jika ia adalah seorang musisi yang versatil. Alih-alih hip-hop, bbno$ memilih untuk menghadirkan ‘i remember’ sebagai sebuah anthem indie-pop yang mellow tapi playful, dan dengan sentuhan synth-pop retro 80-an yang tebal. bbno$ menyebutkan jika ‘i remember’ adalah sebuah pengalaman nostalgia tentang cinta dan diniatkan sebagai “sekuel” untuk singlenya yang lalu, ‘help herself’. Single dirilis tanggal 22 September.


Alessia Cara (Alb. In The Meantime / Def Jam) – Best Days

Perlu tiga tahun selepas album sophomore miliknya, “The Pains of Growing” (2018), tapi akhirnya Alessia Cara akhirnya merilis album barunya, “In the Meantime.” Ia juga melepas ‘Best Day’ sebagai single berbarengan dengan perilisan album. Alessia sendiri menyebutkan jika album memiliki “dualisme,” karena mengandung lagu-lagu yang terinspirasi dari “kesulitan dan ketidakberdayaan,” selain juga “momen-momen ringan.” Jadi tidak hanya bop, namun juga balada emotif seperti yang disajikannya dalam ‘Best Days’ ini. Single dirilis tanggal 24 September.


Ne-Yo (Alb. The Escape / Motown) – What If

Ne-Yo meluncurkan single pertamanya di tahun 2021 ini, ‘What If’. Meski R&B sebagai genre utama yang diusung Ne-Yo, tapi ia juga tak pantang menyajikan genre lain, termasuk dance seperti ‘What If’ ini. Single up-beat ringan dan catchy ini pastinya dipersembahkan Ne-Yo sebagai sebuah banger dancefloor yang seru. Dibekali pula dengan dinamika vokalnya yang senantiasa prima, sehingga ‘What If’ menjadi sebuah paket komplet yang sayang untuk dilewatkan. Single merupakan bagian dari album baru Ne-Yo, “The Escape,” yang rencananya akan dirilis di bulan Oktober mendatang. Single dirilis tanggal 24 September.


Whitney Houston & Clean Bandit (Single / RCA) – How Will I Know

Rupanya bukan hanya Kygo yang ingin meremix hits single milik ikon musik pop, Whitney Houston. Rekannya sesama musisi electronic-dance lain, Clean Bandit, juga menghadirkan remix mereka untuk salah satu lagu klasik Whitney. Yang dipilih adalah anthem pop-dance rilisan 1985, ‘How Will I Know’, yang diambil dari album debutnya. Di tangan Clean Bandit, lagunya menjelma menjadi banger pop-house yang dengan bumbu tropical, tapi tak melupakan akar pop 80-an versi orisinalnya. Versi remix Clean Bandit ini adalah untuk kepentingan amal yang berhubungan dengan kesehatan mental, di mana keuntungannya akan didonasikan kepada yayasan bernama Mind. Single dirilis tanggal 24 September.


James Arthur (Alb. It’ll All Make Sense in the End / Columbia) – Emily

Penyanyi dan penulis lagu asal Inggris, James Arthur, mengungkap single keempat untuk album mendatangnya, “It’ll All Make Sense in the End” sebuah track balada manis dan menyentuh berjudul ‘Emily’. James menyebutkan jika ia menulis lagu ini untuk sang calon putrinya, jika ia nantinya diberi anugerah untuk memiliki seorang anak perempuan. Mungkin karena itu James menyanyikan lagunya dengan penuh perasaan, seolah mencurahkan semua harapannya kepada sang putri yang (untuk sementara) diberi nama Emily, tentu saja. Single dirilis tanggal 24 September.


Zoe Wees (Single / Universal Music) – That’s How It Goes (feat. 6LACK)

Penyanyi dan penulis lagu asal Jerman yang masih berusia 19 tahun, Zoe Wees, mengajak rapper asal Amerika Serikat, 6LACK, untuk berkolaborasi dalam single barunya, sebuah track electro-soul anthemik berjudul ‘That’s How It Goes’. Meski ini kali pertama Zoe Wees dan 6LACK berkolaborasi, ternyata kerjasama mereka hadir dengan cukup padu. Kehadiran 6LACK tentunya memberi warna hip-hop untuk lagunya. Single dirilis tanggal 24 September.

Special Thanks to Sony Music Indonesia, Universal Music Indonesia, Warner Music Indonesia, dll.

Related posts

Leave a Reply

izmir eskortlar bursa eskort bayanlar ankara escort bayanlar Antalya escort bayanlar Eskişehir escort bayan Konya bayan escort escort Kayseri İzmit escort kızlar Alanya escort Kocaeli escort Kuşadası escort Gaziantep escort Malatya escort Diyarbakır escort Denizli escort Samsun escort Adana escort Bodrum escort Dubai escort porno izle seks hikayeleri sex hikayeleri paply.org

Entsorgung Berlin