Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single: 18 Oct 2021
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single: 18 Oct 2021 

Adele (Alb. 30 / Columbia) – Easy on Me

Adele telah melepas single barunya, ‘Easy On Me’, yang merupakan tulisannya bersama Greg Kurstin, yang juga bertugas sebagai produser. Sebagai balada, ‘Easy On Me’ sangat fokus pada vokal Adele, yang tentunya tidak usah diragukan secara dinamika dan kekuatan emosional. Tidak heran jika ia dan Greg cukup percaya diri lagu dihadirkan secara minimalis, sementara piano menjadi instrumen utama di latar. Nyanyian Adele terdengar lebih perlahan dan menghindari chorus bombastis, yang menegaskan rasa perih di dalamnya. Tidak heran jika melankolisme alam lagu terdengar begitu nyata berkat nyanyian Adele. Single dirilis tanggal 15 Oktober.


Coldplay & Selena Gomez (Alb. Music of the Spheres / Parlophone) – Let Somebody Go

Coldplay akhirnya melepas album studio kesembilan mereka, “Music of the Spheres.” Dengan dirilisnya album, maka kita akhirnya bisa mendengar ‘Let Somebody Go’, kolaborasi Coldplay bersama Selena Gomez yang sempat dihadirkan teasernya beberapa waktu lalu. Ditulis Coldplay dan Selena bersama dengan Apple Martin, Max Martin, Oscar Holter dan Bill Rahko, ‘Let Somebody Go’ adalah sebuah balada pop melankolis yang melantun dengan lembut dan manis. Single dirilis tanggal 15 Oktober.


Westlife (Alb. Wild Dreams / East West) – Starlight

Kumpulan asal Irlandia, Westlife, rupanya sudah sudah siap untuk kembali lagi, karena mereka baru saja mengumumkan album baru mereka, “Wild Dreams.” Untuk album “Wild Dreams,” Westlife merilis ‘Starlight’ sebagai single perdana. Ditulis oleh Daniel Bryer, Jamie Scott, Mark Feehily, Mike Needle, Peter Rycroft, Shane Filan dan Tom Grennan, sementara Lostboy bertugas sebagai produser, ‘Starlight’ dihadirkan Westlife sebagai anthem pop berbalut stadium rock yang penuh semangat. Single dirilis tanggal 15 Oktober.


Matoma & Steve Garrigan (Single / Matoma) – Never Surrender

DJ dan produser asal Norwegia, Matoma, menghadirkan sebuah single pembangun semangat berjudul ‘Never Surrender’. Ia tidak sendiri, karena mengajak Steve Garrigan, vokalis band rock asal Irlandia, Kodaline, sebagai penulis lagu dan juga pengisi vokal. Tropical house masih menjadi sajian musisi 30 tahun bernama asli Tom Stræte Lagergren ini. Tentunya, dengan kehadiran Steve, ada pengaruh rock dalam lagu, meski perpaduan antara tropical house dan genre lain bukan hal asing bagi Matoma. Single dirilis tanggal 15 Oktober.


Kygo (Single / Sony Music) – Undeniable (feat. X Ambassadors)

Meski di beberapa single mutakhirnya Kygo mencoba genre baru, tapi bukan berarti ia melupakan pop-tropical-house yang membesarkan namanya begitu saja. Setidaknya jika menilik single barunya ini, ‘Undeniable’. Dengan kehadiran X Ambassadors sebagai bintang tamu, awalnya kita akan mengira jika Kygo akan memasukkan unsur rock dalam ‘Undeniable’. Ternyata tidak begitu kenyataannya, karena lagu benar-benar disajikan dalam pendekatan tropical sebagaimana yang kita kenal di awal karirnya. Single dirilis tanggal 15 Oktober.


AURORA (Alb. The Gods We Can Touch / Universal Music) – Giving in to the Love

AURORA, baru saja mengumumkan album barunya, “The Gods We Can Touch.” Bukan hanya itu, ia juga merilis sebuah single berjudul ‘Giving In To The Love’. Karena album “The Gods We Can Touch” terinspirasi dewa-dewi Yunani kuno yang sempurna karena ketidaksempurnaan mereka, maka dalam ‘Giving In To The Love’ yang up-beat dan anthemik ini AURORA teringat akan Prometheus, dan bagaimana sang dewa mencuri api untuk membentuk kita, manusia. Single dirilis tanggal 14 Oktober.


Anitta (Alb. Girl From Rio / Warner) – Faking Love (feat. Saweetie)

Superstar asal Brazil, Anitta, melepas sebuah single berjudul ‘Faking Love’, yang merupakan hasil kolaborasi bersama Saweetie. Memadukan dua gaya bermusik mereka, Latin dan hip-hop, ‘Faking Love’ adalah sebuah banger yang adiktif dan menggoda pendengaran. Beat-nya seru dan mengundang untuk berdansa, meski tetap dibungkus dengan pop ringan sehingga mudah dicerna bagi banyak orang. Single dirilis tanggal 14 Oktober.


The Wanted (Alb. Most Wanted: The Greatest Hits / Universal Music) – Rule The World

Boy group Inggris-Irlandia, The Wanted, akhirnya kembali ke dunia musik setelah delapan tahun lamanya dengan “Most Wanted: The Greatest Hits.” Ada lagu baru dalam album tentu saja, yaitu ‘Rule The World’. Lagu yang dihadirkan sebagai banger pop-dance ini merupakan tulisan Max George, Ari Leff (aka Lauv), Michael Pollack, Svante Halldin dan Jakob Hazell. Sedang produsernya adalah Jack & Coke dan Michael Akinkunmi. Single dirilis tanggal 13 Oktober.


ILLENIUM & Thirty Seconds To Mars (Alb. Fallen Embers (Deluxe) / Warner) – Wouldn’t Change a Thing

ILLENIUM, belum selesai dengan album keempatnya, “Fallen Embers,” yang dirilisnya di bulan Juli lalu. Ia kini sedang menyiapkan sebuah edisi deluxe untuk album tersebut. Untuk versi deluxe ini ia merilis salah satu lagu baru, ‘Wouldn’t Change A Thing’, sebagai single. Kali ini ia berkolaborasi bersama band rock asal Amerika Serikat yang digawangi aktor peraih Oscar, Jared Leto, Thirty Seconds to Mars. Lagu merupakan tulisan Ido Zmishlany, Jared Leto, Matt Schulz, Nicholas Miller, Shannon Leto dan Tom Douglas. ILLENIUM memproduseri lagunya bersama Leto. Single dirilis tanggal 15 Oktober.


Mew Suppasit (Alb. Mew Suppasit Global Collaboration Project / Warner) – Spaceman

Musisi sekaligus aktor asal Thailand, Mew Supassit kembali merilis single terbarunya, ‘Spaceman’. Lagu ini diproduseri oleh Honne (James Hatcher dan Andy Clutterbuck) dan pertama kali dibawakan Mew di acara Asia Song Festival 2021 di awal bulan Oktober lalu. ‘Spaceman’ ini merupakan single ke-7 yang dirilis oleh Mew dan merupakan lagu pertama untuk proyek terbaru Mew untuk Global Collaboration Project 2021. Lagu juga merupakan single berbahasa Inggris kedua yang dirilisnya setelah ‘Sumer Fireworks’ yang ada di album “365”. Single dirilis tanggal 12 Oktober.


Steve Aoki & End of the World (Single / Land Music) – End of the World

Steve Aoki mengajak band asal Jepang, Sekai No Owari, atau sekarang juga dikenal sebagai End of the World, untuk berkolaborasi dalam sebuah single berjudul… ‘End of the World’. Meski berjudul agak suram, tapi ‘End of the World’ adalah sebuah bop manis yang dipadu dengan vokal falsetto dari Fukase. Memadukan antara pop dan dance dan drop energetik di tengah, ‘End of the World’ adalah semua yang bisa kita harapkan dari Aoki dan End of the World. Single dirilis tanggal 15 Oktober.

Special Thanks to Sony Music Indonesia, Universal Music Indonesia, Warner Music Indonesia, dll.

Related posts

Leave a Reply

izmir eskortlar bursa eskort bayanlar ankara escort bayanlar Antalya escort bayanlar Eskişehir escort bayan Konya bayan escort escort Kayseri İzmit escort kızlar Alanya escort Kocaeli escort Kuşadası escort Gaziantep escort Malatya escort Diyarbakır escort Denizli escort Samsun escort Adana escort Bodrum escort Dubai escort porno izle seks hikayeleri sex hikayeleri paply.org

Entsorgung Berlin