izmir escort bayan
Trending News

Blog Post

bodrum escort
CreativeDisc Exclusive Interview With Wicked Lights: Menyeriusi Bermusik Di Usia Tua Membuat Dirinya Lebih Siap
Artist Interviews

CreativeDisc Exclusive Interview With Wicked Lights: Menyeriusi Bermusik Di Usia Tua Membuat Dirinya Lebih Siap 

“Sejujurnya umur aku udah 40-an loh”
“Hah serius??”
“Iya”
“Dan ini adalah album perdanamu?”
“Betul sekali”

Potongan percakapan dengan musisi alternative/folk asal Thailand bernama Two Charuson atau lebih dikenal dengan nama panggung Wicked Lights melalui Zoom cukup mengagetkan saya dikarenakan dia baru mulai menyeriusi karirnya sebagai musisi di usia yang sudah tidak muda lagi. Tetapi ada alasan terbesar kenapa Two memilih hal tersebut, ia mengatakan bahwa ia lebih matang dan lebih siap menerima segala resiko di belantika musik. Selain itu, ia mengatakan bahwa menyeriusi karir musik di usia tua membuatnya mempunyai banyak materi untuk dibuatkan lagu karena ia telah menempuh banyak pengalaman hidup mulai dari yang manis maupun pahit. “Ini aja aku udah siapin materi buat tiga album”, ucap Two.

Jika ditelusuri lebih lanjut ternyata Two sudah mempunyai pengalaman hidup yang banyak dan beragam. Ia lahir di Thailand lalu memutuskan untuk pindah sejak usia dini ke Inggris dan merasakan sendiri bagaimana beragamnya kultur musik Inggris. Tumbuh di Inggris membuat ia menjadi penggemar berat Radiohead, Joy Division, Neil Young, Eric Clapton, Prince, dan Elliot Smith. Pengalamannya menjadi orang Asia di daratan Eropa membuat matanya terbuka dari segi budaya hingga sempat mengalami culture shock namun ia sendiri tidak terlalu mempermasalahkan hal itu di usianya sekarang dan bersyukur ia pernah merasakan hidup dengan tata cara dan budaya yang berbeda.

Tidak puas hanya tinggal di Inggris, ia memutuskan untuk keliling dunia demi bisa mendapatkan pengalaman yang lebih banyak untuk karir bermusiknya dan setelah bertahun-tahun akhirnya ia menetap di tanah kelahirannya Thailand dan memulai karir bermusiknya dengan nama Wicked Lights dan merilis album perdananya berjudul “Brave Face”. Sebelum “Brave Face” dirilis ia sudah mendapatkan sambutan hangat dari para pendengar musik dan itu dibuktikan dari jumlah pemutaran karyanya di YouTube yang sudah mencapai 3 juta kali. Lewat “Brave Face”, Two menyajikan musik yang dalam, lirih dan berat seperti mendengar cerita seorang paman yang sudah berkelana ke penjuru dunia dan menceritakan kisahnya kepada sepupunya. Usia yang sudah tidak lagi muda membuat “Brave Face” terasa seperti sebuah refleksi diri dari cerita lalu bukan sebuah album debut yang biasanya berisi dengan kebingunan menavigasi dirinya dalam berkarya. Bisa dikatakan Two memang menunggu waktu yang tepat untuk mencurahkan isi hatinya dan waktunya itu sekarang di kala dia sudah berkepala empat.

Simak wawancara eksklusif CreativeDisc bersama Wicked Lights selengkapnya dimana kami berbicara tentang musik Inggris, kehidupannya ketika dia berada di luar negeri, album perdananya, dan kenapa ia memilih usia 40 sebagai titik awal karirnya dalam bermusik lewat video di bawah ini:

Text & Interview by: Luthfi Suryanda
Video by: Dundhee Yuwono

Related posts

Entsorgung Berlin