Siap-siap galau sambil kuliah, karena Clive
Davis Institute University, New York membuat mata kuliah baru subyek Lana
Del Rey!
Mata pelajaran ini akan membahas kontribusi Lana
Del Rey terhadap ketenaran pop abad 21, hubungannya dengan feminisme, pengaruh
musik dan musisi yang dia pengaruhi, dan hubungannya dengan gerakan keadilan
sosial seperti #BlackLivesMatter, #MeToo dan #TimesUp. Kursus ini akan berlangsung 20 Oktober – 8 Desember 2022.
Tentu ada alasanya Clive Davis membuat kursus
ini. Selama delapan album yang sudah dirilis, mendapat review yang positif kritis,
bahkan Lana Del Rey sudah enam kali masuk nominasi Grammy, telah memperkenalkan rasa sedih, melankolis,
dan dream pop yang khas diluar dari musik mainstream. Melalui visualnya yang
menawan dan perhatian tematiknya terhadap kesehatan mental dan toxic-relationship,
Lana Del Rey seperti menjadi platform baru bagi seniman untuk menciptakan karya
substansi “anti-pop” yang hidup.
Clive Davis Institute menganggap Lana Del Rey
membiaskan begitu banyak perubahan dalam budaya kontemporer, terutama karena
peran wanita kontemporer dalam musik pop terus bergeser. Mempelajari Lana Del
Rey berarti berpikir lebih kritis tentang apa yang disebut anti-pop. Ini
berarti menemukan cara untuk mempertimbangkan peningkatan minat pada kesehatan
mental dan masalah kerusakan psikologis, dan untuk mengevaluasi perubahan dalam
cara kita berpikir tentang identitas, terutama dalam hal ras, jenis kelamin, bangsa
dan kelas.
Diketuai oleh penulis musik dan
musisi veteran
Jason King, Clive Davis Institute pernah mengadakan kelas-kelas serupa
yang diajarkan oleh Questlove, Dan Charnas, Q-Tip, Bob Power dan banyak
lainnya.