Sam Fender terpaksa membatalkan jadwal tur AS mendatangnya,
dengan alasan kelelahan plus masalah kesehatan mental.
Rencananya, Sam Fender
akan mempromosikan album “Seventeen Going Under”, yang berhasil meraih Brit
Award untuk Best British Alternative/Rock Act dan Ivor Novello Award untuk Best
Song Musically and Lyrically. Namun per 13 September, Sam Fender menuliskan di
Twitternya, kalau dia dan timnya ‘burnt out’ dan harus membatalkan jadwal tur Amerika, karena harus
meluangkan waktu untuk menjaga kesehatan mentalnya.
“Tampaknya benar-benar munafik bagi saya
untuk berdiskusi tentang kesehatan mental dan menulis lagu tentang itu jika
saya tidak meluangkan waktu untuk menjaga kesehatan mental saya sendiri,”
tulis Fender di Twitter. “Saya telah mengabaikan diri saya selama lebih dari
satu tahun sekarang dan belum berurusan dengan hal-hal yang sangat mempengaruhi
saya. Tidak mungkin melakukan pekerjaan ini saat tour, dan itu melelahkan
berpura-pura bahagia demi bisnis. Teman-teman dan kolega saya telah
mengkhawatirkan saya untuk sementara waktu dan itu tidak akan menjadi lebih
baik kecuali saya meluangkan waktu untuk melakukannya.”
Sam membatalkan 3 pertunjukan di Amerika,
sekaligus batal konser dengan Florence & The Machine, dan tampil di Life is
Beautiful Festival. Dia juga menuliskan bahwa dia akan kembali konser akhir
November nanti di Australia.