Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat, menolak permohonan pematenan “Queen of Christmas” untuk Mariah Carey!
Pada bulan Maret lalu, Mariah Carey melakukan permohonan untuk mematenkan “Queen of Christmas” atau Ratu Natal dengan alasan karena kesuksesan lagu ‘All I Want For Christmas Is You’. Mariah Carey merasa lebih mudah untuk berjualan (lagu / merchandise) dengan frasa Queen of Christmas / QOC / Princess of Christmas / Christmas Princess. Sayangnya keinginan ini tidak disetujui oleh beberapa anggota Kantor Paten dan beberapa pihak.
Salah satu pihak yang tidak setuju adalah penyanyi Elizabeth Chan. Elizabeth Chan adalah musisi yang selama 10 tahun terakhir merilis lagu-lagu natal. Di tahun 2018, salah satu media di New York sempat menulis berita Elizabeth Chan adalah ‘the Queen of Christmas’, karena kekonsistenannya dalam merilis album natal. Diapun memakai “The Queen of Christmas” sebagai judul albumnya tahun 2021. “Natal adalah untuk semua, bukan untuk dimiliki,” kata Chan dalam sebuah wawancara. “Jadi biarkan istilah Queen of Christmas bisa digunakan oleh siapa saja, termasuk Carey.”
Sementara Mariah Carey belum berkomentar banyak soal penolakan ini. Meski, sehari setelah Halloween, Mariah Carey sudah mempromosikan “Christmas Season” dengan ‘All I Want for Christmas Is You”. Elizabeth Chan juga baru saja merilis album natal ke-12nya, “12 Months of Christmas”.