Menang Di Persidangan, Ed Sheeran Ungkap Pernah Menghubungi Chris Martin

Oleh: riadini - 06 May 2023

Ed Sheeran mengungkap bahwa dirinya pernah mendekati pentolan Coldplay, Chris Martin, untuk menanyakan apakah lagu yang dia tulis terdengar terlalu mirip dengan salah satu lagu milik band yang juga berasal dari Inggris tersebut.

Seperti yang telah diketahui, Ed Sheeran telah berada di pengadilan Amerika Serikat sepanjang minggu, bersaksi dalam persidangan pelanggaran hak cipta berdasarkan kemiripan antara lagu hitnya ‘Thinking Out Loud’ dengan lagu Marvin Gaye tahun 1973, ‘Let’s Get It On’.

Hasil akhir pun tercapai pada hari Kamis, 4 Mei kemarin dengan keputusan pengadilan yang menyatakan bahwa Ed Sheeran tidak menyalin chord structure lagu tersebut.

Untuk memperjuangkan posisinya, Ed Sheeran telah memainkan gitar, mendemonstrasikan bagaimana dia menulis lagu, dan berapa banyak lagu pop dengan progresi akord dasar yang sama dapat berbaur satu sama lain.

Pria berusia 32 tahun, yang harus melewatkan pemakaman neneknya untuk hadir di pengadilan minggu ini, digugat oleh Kathryn Townsend Griffin, yang almarhum ayahnya Ed Townsend, ikut menulis ‘Let’s Get It On’ bersama Marvin Gaye.

Seandainya pengadilan memenangkan Townsend, kasus tersebut dapat berdampak besar pada industri musik dan menjadi preseden baru untuk apa yang memenuhi syarat sebagai plagiarisme dari para penulis lagu.

Pelantun ‘Shape Of You’ ini mengklaim bahwa, setiap kali dia berpikir lagu yang dia tulis terdengar terlalu mirip dengan yang sudah ada, dia akan menghubungi artis untuk memastikan semuanya ada di “atas papan”.

“Saya punya lagu yang saya tulis untuk Keith Urban dan terdengar seperti lagu Coldplay,” ungkapnya. Lagu yang dia maksud adalah ‘Parallel Line’ yang syairnya terdengar mirip dengan ‘Everglow’. “Jadi saya mengirim email kepada Chris Martin dan saya berkata, ‘Ini terdengar seperti lagu Anda. Bisakah kita memperjelas hal tersebut?’ Dan dia menjawab, ‘Jangan konyol.’ Dia seperti, ‘nah, aku tahu bagaimana lagu ditulis. Dan aku tahu kamu tidak pergi ke studio dan tiba-tiba memutuskan ingin menulis ini.'”

Di bagian lain wawancara, Ed Sheeran mengatakan bahwa, sebagai penulis lagu, dia ‘tidak akan pernah’ berpikir untuk mengambil tindakan hukum terhadap sesama musisi.

“Saya tidak akan pernah melakukannya. Saya tidak akan pernah melakukannya. Saya merasa jika orang-orang merasa telah melakukannya, akan datang kepada saya… Dan saya telah membersihkan lagu untuk orang-orang yang telah datang.”

Penyanyi itu bahkan menyatakan bahwa dia akan benar-benar berhenti bermusik jika dia kalah dalam persidangan.

“Jika itu terjadi, saya selesai, saya berhenti,” katanya kepada pengacaranya, Ilene Farkas.

Sehari pasca putusan sidang, yakni pada 5 Mei kemarin, Ed sheeran resmi merilis album kelima berjudul ‘-‘ (baca: Subtract) yang terdiri dari 14 lagu.

Author

riadini

More from Creative Disc