Kabulkan Doa Fans Berpuluh Dekade, The Strokes Tampil Memukau di We The Fest Hari Pertama

Oleh: lauretha - 20 Jul 2023

Photo: Budi Susanto

Gelaran festival musik terbesar di Indonesia yang meraup keramaian hingga 75.000 orang hadir dalam We The Fest 2023. Tiap tahunnya festival ini selalu membuat banyak festival goers menanti siapa saja yang akan meramaikan line up nya.

Di helatan hari pertama We The Fest sukses digelar di GBK (Gelora Bung Karno) Sports Complex yakni hari Jumat (21/7/2023). Riuh ramai penonton yang memiliki tiket early entry sudah terlihat mengular memenuhi gate untuk antri masuk ke dalam venue We The Fest 2023 sekitar pukul 15.00 WIB.

Memasuki area We The Fest, pengunjung disambut dengan dekorasi khas penuh warna yang cukup khas dengan nuansa festival kekinian. Tak lupa beragam booth FnB dan official merchandise dari Ismaya Live production telah siap disajikan untuk puluhan ribu pengunjung yang hadir di hari itu.

Penampilan hari pertama dibuka oleh pelantung album Mantra-mantra, Kunto Aji yang membuat pengunjung semangat dan bernyanyi lagu-lagu hitsnya sebut saja seperti Rehat atau juga Pilu Membiru, dan lainnya.

Melanjut keseruan festival setahun sekali yang diadakan di kota Jakarta ini, Yura Yunita sang pelantun Dunia Tipu-Tipu pun tampil enerjik dengan dancers dan koreo yang menghentak, belum lagi penyanyi asli Bandung ini mengenakan outfit warna fuschia yang sangat ceria dan membuat semua ikut sing along dengan karya-karya racikan dari berbagai album Yura.

Malam masih dini, This Stage is Bananas telah diramaikan oleh penampilan band rock n roll asal kota Kembang yang juga sangat mengidolakan line up utama We The Fest, The Strokes, siapa lagi kalau bukan the one and only The Changcuters. Tria dkk membawakan berbagai lagu yang sudah bisa dihapal di luar kepala oleh para Changcut Ranger dan juga penikmat musik Indonesia, seperti Hijrah ke London, I Love U Bibeh, dll.

Bergerak menuju panggung ke-tiga di We The Fest yakni Another Stage, sedang tampil Efek Rumah Kaca yang dengan sangat apik membawakan berbagai lagu yang dinanti para penggemarnya, tak hanya hits dari album lama namun juga Efek Rumah Kaca membawakan beberapa lagu yang terdapat dalam album terbarunya Rimpang. Cholil Mahmud dll membawakan lagu-lagu magis seperti Cinta Melulu, Desember, dan juga Sebelah Mata.

We The Fest terasa semakin “panas” dalam makna harfiah dan juga kiasan, penampil internasional seperti RINI, musisi pengusung musik slow RnB  nan sensual membawakan hitsnya seperti My Favourite Clothes yang disambut histeris para pengunjung yang mayoritas Gen Z dengan OOTD yang catchy sangat mengikuti zaman.

Salah satu line up langganan yang juga mendapatkan penantian kembali adalah hadirnya Porter Robinson, DJ/ singer/ producer asal Amerika yang tampil sangat atraktif di atas We The Fest stage. Dilanjut dengan penampilan dari Leehi K-pop star yang viral dengan hits yang riwa-riwi di platform social media TikTok dan Instagram yakni, Only. Leehi juga sangat dinanti kehadirannya oleh sebagian besar pengunjung We The Fest.

Kehebohan hari pertama We The Fest belum mencapai puncaknya, karena The Kid Laroi juga tampil untuk makin memanaskan festival ini membawakan lagu-lagu yang sangat familiar di telinga sebut saja hits Without You, Love Again, Thousand Miles dan single besar hasil kolaborasinya bersama Justin Bieber yakni Stay berhasil membuat crowd bersamaan sing along tanpa lelah.

Tiba pula set times yang ditunggu oleh kebanyakan kaum Millenials dan anak skena yang terlihat cukup sabar menanti tampilnya idola garage rock asal New York City, The Strokes. Begitu banyak fans yang berterima kasih atas usaha promotor We The Fest mendatangkan band yang sudah ditunggu selama lebih dari dua dekade ini untuk tampil pertama kalinya di Indonesia.

Julian Casablancas dkk menyapa fans setia mereka dan disambut dengan tepuk tangan dan teriakan bahagia penonton. Membuka setlist malam mereka dengan lagu The Modern Age sontak penonton menyanyi bersama meski venue sudah cukup penuh sesak, namun adrenalin mereka terus membara. The Strokes membawakan kurang lebih 16 lagu hits mereka untuk memuaskan penggemarnya. Sebut saja, The Adults Are Talking, Bad Decisions, You Only Live Once, Is This It, Someday, Soma, Automatic Stop hingga hits lawas mereka Last Nite.

Band ini cukup antusias melihat sambutan fans dari Indonesia, bahkan Julian sang vokalis tidak menyangka akan sangat masif riuh lantang penggemar menyanyikan tiap hits yang dibawakannya. Belum lagi band ini memberikan surprise mengajak salah satu drummer Indonesia yang secara khusus terpilih untuk membawakan lagu Juicebox, drummer super beruntung itu bernama Adam, drummer dari band Sajama Cut. What a surprise, and everybody were so shocked!!

The Strokes silam namun penonton masih meneriakkan encore, dan benar saja mereka tampil kembali membawakan encore penutup yakni Hard to Explain dan Reptilia. Satu kata untuk The Strokes dan We The Fest adalah EPIC!

Malam ditutup dengan tampilan dance music yang dibawakan oleh Elderbrook mengajak sebagian penonton untuk bergoyang lebih chill setelah nuansa musik garage rock yang dibawakan oleh The Strokes.

That’s quite an awesome night, we guess! Thank you We The Fest and Ismaya Live for such an outstanding festival this year.

lauretha
More from Creative Disc