Beberapa minggu yang lalu Björk dan Rosalía mengumumkan bahwa mereka tengah merekam lagu bersama untuk memprotes budidaya ikan di Islandia. Setelah tertunda beberapa minggu, lagu ‘Oral’ tersebut akhirnya dirilis.
Dalam sebuah pernyataan, Björk mengecam pelepasan “ikan Frankenstein” yang dibudidayakan secara industri ke perairan Islandia. Ikan-ikan ini kemungkinan besar membawa pestisida dan sampah organik yang akan mengancam populasi salmon alami di negara tersebut, yang jumlahnya telah menurun tiga perempat sejak tahun 1970.
Penyanyi 58 tahun ini mengungkapkan bahwa ia telah menulis dan merekam single ‘Oral’ pada tahun 90an tetapi tidak merilisnya pada saat itu karena dirasa terlalu pop dan mainstream untuk dimasukkan ke dalam mahakarya avant-pop seperti “Homogenic” tahun 1997 dan “Vespertine” di tahun 2001. Ketika dirinya menyadari situasi budidaya ikan ini, penyanyi yang berasal dari Islandia tersebut memutuskan untuk menggali lagunya dan mengundang Rosalía untuk menyegarkannya.
Sebelumnya, keduanya telah melepas sebuah cuplikan yang membawa pesan mengenai budidaya ikan di Islandia berjudul, ‘help fight fish farming in iceland’ yang rilis bulan lalu.