CreativeDisc Exclusive Interview With Peach Luffe: Nakama Yang Belajar Banyak Dari Komikus Manga dan One Piece

Oleh: luthfi - 25 Jan 2024

Musisi bedroom pop yang lahir di Korea Selatan dan sekarang bermukim di Toronto, Kanada bernama Jong Lee adalah penggemar berat dari dua hal yaitu musik klasik dan juga manga One Piece karya Eiichiro Oda. Saking cintanya Lee dengan One Piece ia memakai nama panggung Peach Luffe yang terinspirasi dari karakter utama One Piece yaitu Luffy, ia juga sampai membuat playlist sendiri di Spotify yang isinya “apa jadinya masing-masing karakter One Piece menggemari musik indie” dan isinya benar-benar unik dan bisa dibilang koheren.

Ia juga sangat produktif dalam merilis karya sama seperti One Piece yang selalu terbit tiap minggu dari tahun 1998 sampai tulisan ini dibuat. Dalam waktu tiga tahun ia sudah merilis hampir 40 lagu yang tersebar di berbagai macam EP, mixtape, dan album penuh.

Memegang sarjana untuk musik klasik membantu Lee dalam membuat musik di rumahnya dan era pandemi tentu saja semakin mengasah bakatnya untuk membuat musik di rumah. Ia memainkan musik bedroom pop yang apa adanya dan memasukkan elemen musik klasik dengan sangat hati-hati agar pendengarnya tidak menganggap bahwa musik yang ia mainkan terdengar kompleks.


Menjadi musisi rumahan terdengar sangat mudah untuk dilakukan karena semua produksi dan aktivitas bermusiknya dilakukan hanya di rumah. Namun, menurut Lee menjadi musisi rumahan mempunyai tantangannya tersendiri. Layaknya pekerja remote dan freelance, tantangan terbesar yang ia hadapi ketika bermusik di rumah adalah menjaga fokus dan ia punya taktik sendiri untuk itu.

“Ketika aku mengerjakan musik, aku menaruh HP-ku di ruangan yang berbeda dari ruangan yang aku pakai untuk mengerjakan musik sehingga aku gak gatel untuk buka HP”, ungkap Lee ketika ditemui melalui Zoom bersama kucingnya yang selalu mengintip percakapan kami seolah ia ingin ikut serta dalam percakapan.

Musik memang menjadi hal yang penting dalam hidup Lee tapi yang lebih penting bagi Lee adalah ia harus terus mengikuti One Piece sampai bab paling baru. Ia merasa gelisah ketika ia ketinggalan bab One Piece paling baru dan tentu saja ketika topik pembicaraan beralih ke One Piece ekspresinya langsung berubah dan berbinar-binar layaknya seorang fans One Piece atau biasa disebut Nakama membahas berbagai macam arc di manganya, ia bahkan sampai kesulitan memilih arc favoritnya di One Piece sampai akhirnya ia memilih arc Water Seven sebagai arc favoritnya.

“Aku paling suka arc Water Seven karena aku suka musuhnya Rob Lucci dan bagaimana Luffy bisa ngalahin dia. Cerita itu sangat emosional buatku karena mereka mau selamatin Robin meskipun dia tidak mau diselamatkan tapi Luffy dan kawan-kawannya nyelamatin dia.”

Lee telah mengikuti One Piece dari lama dan ia mengikuti One Piece sampai ke bab paling baru yang sudah mencapai ribuan, sebuah hal yang sangat luar biasa dan menunjukkan bahwa ia adalah penggemar berat serial ini. Ia kagum dengan penggemar One Piece di Indonesia yang banyak dan sangat loyal, ia bahkan kaget ketika mengetahui bahwa cosplayer di Indonesia sudah banyak yang cosplay menjadi Luffy versi Gear Five hanya beberapa saat setelah cerita Luffy Gear Five keluar.

Cerita One Piece sangat memotivasi hidupnya dan menjadi sumber inspirasi dalam berbagai hal dalam hidup. “Ketika aku membaca One Piece aku merasa percaya terhadap apapun, semuanya bisa menjadi kenyataan, dan aku merasa bisa melakukan apapun untuk mencapai tujuanku kalau kamu benar-benar fokus pada tujuanmu.”, sambungnya. Ia juga kagum dengan Eiichiro Oda karena bisa konsisten mengerjakan One Piece selama lebih dari 25 tahun dan berharap ia bisa mengikuti etos kerja dari Oda di bidang yang ia tempuh yaitu musik. Memang melelahkan menjadi Oda sebenarnya selalu mengerjakan One Piece selama 25 tahun dan dikejar setiap minggunya untuk merilis cerita baru tetapi menurut Lee itu adalah sebuah harga yang harus dibayar untuk menciptakan karya yang hebat dan Lee sangat beraspirasi untuk bisa terus konsisten dan menciptakan karya yang hebat di masa yang akan datang.

Simak wawancara CreativeDisc dengan Peach Luffe dimana kami bercerita tentang lagu barunya, produktivitas dia dalam bermusik, dan tentunya tentang One Piece lewat video di bawah ini:  

luthfi
More from Creative Disc