Penyanyi-penulis lagu asal Inggris, Jacob Collier, merilis album studio kelima “Djesse Vol. 4” 1 Maret lalu. Ini merupakan album pertamanya dalam empat tahun sejak album “Djesse Vol. 3” (2020).
Album ini berisi 16 lagu, yang diproduksi oleh Jacob Collier, dan dibuat di studio rumahnya di London, dan selama tur dunia dalam 2 tahun terakhir. Salah satu highlight dari album ini, adalah dengan adanya ‘audience choir’ yang terdiri dari suara 150.000 penggemar yang direkam di setiap penjuru dunia dalam konsernya, termasuk saat di Indonesia, November tahun lalu.
Jacob Collier mengungkapkan bahwa “Djesse Vol. 4” adalah perayaan umat manusia yang dibangun dengan musisi dari seluruh dunia. Kolaborasi eksperimen 150.000 suara selama 91 konsernya sepanjang tahun, di berbagai belahan dunia, yang menjadi pondasi album ini. Menurut Collier, suaranya hanya sebagus suara-suara di sekitarnya, dan album ini mengingatkannya bahwa kehidupan penuh dengan keajaiban jika kita dapat melihatnya satu sama lain.
Bukan hanya itu, selain keberagaman suara, album ini juga menampilkan lebih dari 20 bahasa dinyanyikan, diucapkan, dan dirap di album ini. Keberhasilan energi kolektif inilah yang menyatukan rekaman ini, dan menjadi pencapaian terbesar yang paling dibanggakan oleh Collier.
Salah satu lagu yang cukup ‘fantastis’ adalah kolaborasi bahasa dan musik di lagu ‘Over You’ bersama girlgroup aespa, dan Chris Martin dari Coldplay, yang tidak hanya mencampurkan bahasa, namun juga ciri khas dari 3 musisi ini.