Katy Perry Raih Peringkat 25 dalam Daftar “The Greatest Pop Stars of The 21st Century” di Billboard

Oleh: Achmad Bagas - 28 Aug 2024

Katy Perry sang pelantun ‘Firework’ meraih peringkat ke-25 dalam “The Greatest Pop Stars of The 21st Century” di Billboard.

Dikenal karena gaya yang penuh warna, persona publik yang berani, dan lagu-lagu yang mendominasi tangga lagu, Perry telah mengukir namanya sebagai salah satu artis paling berpengaruh dalam sejarah musik pop modern.
attachment

Karier Perry dimulai dengan langkah yang tidak konvensional. Sebelum dikenal sebagai Katy Perry, ia tampil sebagai Katy Hudson, seorang musisi Kristen kontemporer di awal tahun 2000-an.

Namun, transformasi besar terjadi ketika ia mengadopsi nama panggung Katy Perry dan mengubah dirinya menjadi penyanyi-penulis lagu yang lebih berani dan provokatif. Lagu debutnya, ‘Ur So Gay,’ meskipun kontroversial dan cenderung edgy, menunjukkan potensi besar untuk kesuksesan di masa depan.

Namun, lagu yang benar-benar melambungkan Perry ke puncak popularitas adalah ‘I Kissed a Girl,’ yang dirilis pada 2008 lalu.

Lagu tersebut menjadi fenomena global dengan lirik yang berani dan melodi elektro-rock yang memukau. ‘I Kissed a Girl’ langsung menduduki puncak Billboard Hot 100, menandai awal dari dominasi Perry di dunia musik pop. 


Keberhasilan Perry tidak berhenti di sana. Album debutnya di label besar, “One of the Boys”, melahirkan beberapa hit lainnya, termasuk ‘Hot n Cold’ dan ‘Waking Up in Vegas’. 

Kedua lagu ini menunjukkan kemampuan Perry untuk menghasilkan lagu-lagu yang tak hanya catchy, tetapi juga mampu menggabungkan elemen pop-rock yang membuatnya berbeda dari artis pop lainnya pada waktu itu. Namun, itu hanyalah awal dari perjalanan fenomenal Perry di industri musik.

Puncak karier Perry datang dengan rilis album Teenage Dream pada tahun 2010. Album ini menjadi salah satu album pop paling sukses dalam sejarah, dengan lima single yang semuanya mencapai No. 1 di Billboard Hot 100, menyamai rekor yang sebelumnya hanya dipegang oleh Michael Jackson dengan albumnya “Bad”.

Lagu-lagu seperti ‘California Gurls,’ ‘Teenage Dream,’ ‘Firework,’ ‘E.T.,’ dan ‘Last Friday Night (T.G.I.F.)’ menjadi anthem generasi baru, dan setiap single dari album ini memiliki identitas visual dan naratif yang kuat, menciptakan dunia mini yang berputar di sekitar kepribadian dan estetika unik Perry.


Kesuksesan Teenage Dream membuat Perry menjadi salah satu bintang pop paling dominan pada awal dekade 2010-an. Ia tak hanya mendominasi tangga lagu, tetapi juga budaya pop secara keseluruhan.

Perry menjadi wajah dari berbagai merek, muncul di acara televisi seperti Saturday Night Live, dan bahkan menjadi bintang utama dalam iklan Super Bowl XLIX pada tahun 2015, yang pada saat itu merupakan pertunjukan babak pertama Super Bowl yang paling banyak ditonton dalam sejarah.

Namun, setelah puncak kariernya dengan “Teenage Dream” dan album berikutnya “Prism”, yang juga melahirkan beberapa hit besar seperti ‘Roar’ dan ‘Dark Horse,’ Perry menghadapi tantangan untuk mempertahankan relevansinya di dunia musik yang terus berubah.

Album “Witness” yang dirilis pada tahun 2017 menunjukkan pergeseran dalam pendekatan Perry terhadap musik pop, dengan lirik yang lebih berorientasi sosial dan politis, tetapi album ini tidak mampu menandingi kesuksesan komersial pendahulunya.

Lagu utama ‘Chained to the Rhythm’ hanya mencapai No. 4 di Billboard Hot 100, menandai penurunan pengaruh Perry di tangga lagu.
Meskipun masa kejayaannya di puncak tangga lagu mungkin telah berlalu, Perry tetap menjadi sosok penting dalam industri hiburan.
Ia bergabung sebagai juri di acara American Idol pada tahun 2018, memberikan pengaruhnya pada generasi artis berikutnya.
  
Pada tahun 2021, Perry memulai residensi Las Vegas yang sukses besar, mengukuhkan dirinya sebagai salah satu penampil warisan pop terkemuka.

Pada tahun 2024, Perry akan merilis album “143”, menandai upaya comeback besar dalam kariernya.

Meskipun single utama album tersebut, ‘Woman’s World,’ tidak mencapai kesuksesan besar di tangga lagu, reaksi terhadap perilisan ini menunjukkan bahwa Perry masih memiliki penggemar setia dan tetap menjadi topik pembicaraan dalam budaya pop.

Jejak Perry dalam musik pop modern masih terasa, dengan pengaruhnya yang terlihat dalam karya artis-artis muda seperti Chappell Roan dan Sabrina Carpenter.

Pada akhirnya, Katy Perry akan selalu dikenang sebagai salah satu bintang pop terbesar yang pernah ada, dengan karier yang mencerminkan puncak-puncak tertinggi dalam sejarah musik pop.

Meskipun masa kejayaannya mungkin telah berlalu, warisan Perry sebagai ikon pop akan tetap hidup dalam ingatan para penggemar pop milenial dan Gen Z di seluruh dunia.

 

Author

Achmad Bagas

More from Creativedisc