Katy Perry Tanggapi Kontroversi Kolaborasinya dengan Dr. Luke di Album Terbaru “143”

Oleh: Achmad Bagas - 06 Sep 2024

Katy Perry kembali dengan album studio keenamnya, “143”, yang dirilis pada Jumat (20/9). Namun, peluncuran ini tidak lepas dari kontroversi. Banyak penggemar yang bereaksi keras setelah mengetahui bahwa produser Dr. Luke terlibat dalam produksi lagu ‘Woman’s World’, single pertama dari album tersebut.

Dr. Luke sebelumnya bekerja sama dengan Perry dalam sejumlah hits seperti ‘I Kissed A Girl,’ ‘California Gurls,’ dan ‘Dark Horse.’ Namun, keterlibatan produser ini menjadi isu karena pertikaian hukumnya dengan penyanyi Kesha.

Kesha menuduh Dr. Luke melakukan pelecehan emosional dan kekerasan seksual, tuduhan yang terus-menerus dibantah oleh Dr. Luke. Perseteruan hukum ini berlangsung selama satu dekade dan membuat banyak penggemar kecewa dengan keputusan Perry untuk kembali bekerja dengannya.

Dalam sebuah wawancara di podcast “Call Her Daddy,” Perry menjelaskan keputusannya untuk tetap bekerja dengan Dr. Luke. Menurutnya, kolaborasi ini adalah bagian dari proses kreatif untuk albumnya yang bertemakan transformasi dan pemberdayaan. Ia mengatakan, “Saya berbicara dari pengalaman pribadi saya. Lagu-lagu ini berasal dari pengalaman saya sendiri, dan dia adalah salah satu yang membantu memfasilitasinya.”

Perry juga menegaskan bahwa album “143” mencerminkan perjalanannya sebagai seorang wanita dan seorang ibu. Lagu ‘Woman’s World’ sendiri, menurut Perry, menggambarkan kekuatan yang ia rasakan sebagai wanita yang berdaya setelah melahirkan dan menjalani hidup sebagai seorang ibu.

Kontroversi mengenai kolaborasi Perry dengan Dr. Luke muncul kembali setelah Kesha mengklaim bahwa Perry juga menjadi korban pelecehan dari produser tersebut, tuduhan yang dibantah keras oleh Perry. Meskipun Perry merasa tertekan untuk mendukung Kesha, ia menegaskan bahwa keterlibatannya dalam kasus hukum ini tidaklah sepihak.

Pertikaian hukum antara Dr. Luke dan Kesha akhirnya mencapai kesepakatan pada musim panas lalu, tepat satu bulan sebelum kasusnya disidangkan. Meski begitu, banyak penggemar tetap merasa tidak nyaman dengan keputusan Perry untuk bekerja sama lagi dengan Dr. Luke, terutama mengingat sejarah panjang kasus ini.

Album “143” merupakan album penuh pertama Perry sejak “Smile” yang dirilis pada tahun 2020. Dengan tema pemberdayaan wanita dan perjalanan pribadi, album ini tetap dinanti oleh para penggemar meskipun diwarnai oleh kontroversi besar.

Author

Achmad Bagas

More from Creative Disc