Sergio Mendes, salah satu ikon musisi legenda dari Brasil, Bossa Nova, telah meninggal dunia pada usia 83 tahun pada Jumat (8/9) di konfirmasi langsung dari keluarga Mendes.
Tidak ada penyebab resmi kematian yang diberikan, namun keluarga mengatakan Mendes telah menderita COVID jangka panjang, dan musisi tersebut diketahui telah menderita masalah pernapasan sejak akhir tahun 2023.
Pernyataan keluarga mengatakan Mendes “membawa suara gembira dari negara asalnya, Brasil, ke dunia.” “Mendes terakhir kali tampil pada November 2023 di hadapan penonton yang tiketnya terjual habis dan sangat antusias di Paris, London, dan Barcelona,” lanjutnya. “Selama beberapa bulan terakhir, kesehatannya terganggu akibat dampak COVID jangka panjang.”
Kabar duka ini mengguncang dunia musik, khususnya bagi penggemar Bossa Nova dan jazz di seluruh dunia. Mendes dikenal luas karena kontribusinya yang besar dalam memperkenalkan genre ini ke khalayak global.
Sergio Mendes lahir pada 11 Februari 1941 di Rio de Janeiro, Brasil. Dia adalah salah satu tokoh sentral dalam revolusi musik Bossa Nova yang mengubah lanskap musik dunia pada dekade 1960-an. Mendes memulai karir musiknya sejak muda dan menjadi terkenal dengan gaya khasnya yang menggabungkan Bossa Nova dengan elemen jazz dan pop.
Pada tahun 1960-an, Mendes membentuk grup Sergio Mendes & Brasil ’66, yang meraih kesuksesan besar dengan album-album seperti “Herb Alpert Presents Sergio Mendes & Brasil ’66” dan lagu-lagu ikonik seperti ‘Mas Que Nada.’ Lagu ini, yang ditulis oleh Jorge Ben Jor, menjadi salah satu simbol Bossa Nova di luar Brasil dan sering dianggap sebagai jembatan antara budaya Brasil dan musik internasional.

Sergio Mendes bukan hanya dikenal karena musiknya, tetapi juga karena kemampuannya untuk berkolaborasi dengan artis-artis besar dari berbagai genre. Dia bekerja dengan sejumlah musisi terkenal, termasuk Brasilian lainnya seperti Elis Regina dan penyanyi internasional seperti John Lennon dan Stevie Wonder.
Salah satu pencapaian terbesar Mendes adalah kemampuannya untuk memperbarui gaya Bossa Nova dengan sentuhan modern. Pada tahun 1992, dia merilis album “Brasileiro,” yang memperkenalkan Bossa Nova kepada generasi baru dengan menggunakan alat musik modern dan produksi yang lebih kontemporer.

Warisan Sergio Mendes tidak hanya terbatas pada musiknya. Dia memainkan peran penting dalam memperkenalkan Bossa Nova kepada pendengar di seluruh dunia. Melalui karyanya, Mendes membantu mempopulerkan genre yang pada awalnya adalah fenomena lokal di Brasil menjadi gaya musik global yang dihargai di seluruh dunia.
Sebagai pengaruh besar dalam dunia musik, Mendes juga aktif dalam mendukung berbagai program pendidikan musik dan sosial. Dia sering berbicara tentang pentingnya pendidikan musik dan bagaimana musik dapat menjadi alat untuk perubahan sosial dan budaya.
Sergio Mendes meninggal dunia pada 6 September 2024, meninggalkan dunia musik dengan kekosongan yang besar. Kematian Mendes di usia 83 tahun adalah kehilangan besar bagi dunia musik. Banyak rekan musisi, penggemar, dan kritikus musik telah mengungkapkan rasa duka cita mereka dan memberikan penghormatan kepada warisan yang telah dia tinggalkan.
Sergio Mendes adalah legenda Bossa Nova yang telah meninggalkan jejak tak terhapuskan dalam dunia musik.
Dengan inovasi musiknya, kolaborasi yang luar biasa, dan dedikasinya terhadap pendidikan musik, Mendes akan selalu dikenang sebagai salah satu penggerak utama dalam membawa Bossa Nova ke panggung dunia.
Kehilangan ini adalah momen refleksi bagi banyak orang untuk menghargai dan merayakan kontribusi besar Mendes dalam dunia musik.
Untuk mengenang sang legenda Bossa Nova, Dengarkan lagunya di bawah ini!