Michael Jackson Estate Ambil Langkah Hukum Terhadap Tuntutan Penuduh Pelecehan Sejumlah Rp3,3 Triliun

Oleh: Achmad Bagas - 23 Sep 2024

Pihak keluarga Michael Jackson telah mengambil tindakan hukum terhadap seorang pria yang diduga mengancam akan menghidupkan kembali tuduhan pelecehan menjelang perilisan film biografi tentang sang Raja Pop.

Menurut laporan dari Washington Informer dan Financial Times, keluarga Jackson telah mengajukan kasus arbitrase swasta terhadap penuduh yang identitasnya dirahasiakan.

Keluarga Jackson mengklaim bahwa penuduh tersebut melanggar perjanjian penyelesaian yang dibuat pada tahun 2020, di mana ia menerima $3,3 juta (sekitar Rp50 miliar) untuk menandatangani perjanjian kerahasiaan. Sekarang, penuduh tersebut dilaporkan mengancam untuk melanggar perjanjian jika tidak diberikan $213 juta (sekitar Rp3,3 triliun) lebih. John Branca, pelaksana wasiat, mengungkapkan kepada Informer bahwa ini merupakan tindakan pemerasan.

Detail lebih lanjut mengenai tuduhan tersebut tidak diungkapkan, dan pihak Jackson menolak untuk mengonfirmasi laporan tersebut. Namun, mereka telah melaporkan masalah ini ke Kantor Kejaksaan AS di Los Angeles.

Michael Jackson

Ancaman untuk mengungkapkan tuduhan ini muncul saat keluarga Jackson bersiap untuk pemutaran perdana film biografi berjudul Michael, yang dijadwalkan rilis pada April 2025 dan dibintangi oleh keponakan Jackson, Jaafar.

Meskipun Michael Jackson meninggal pada 2009, ia masih dihantui oleh tuduhan pelecehan anak. Dua pria, Wade Robson dan James Safechuck, telah mengklaim bahwa mereka menjadi korban pelecehan seksual oleh Jackson ketika masih kecil, sebuah klaim yang diperkuat oleh dokumenter HBO Leaving Neverland pada 2019.

Pihak Jackson telah membantah semua tuduhan ini, menyatakan bahwa mereka hanya mencari keuntungan finansial dari artis yang tidak dapat membela diri secara hukum.

Leaving Neverland

Sebelum tayangnya Leaving Neverland, keluarga Jackson juga menuntut HBO, mengklaim bahwa jaringan tersebut melanggar kontrak yang mengekang mereka dari membuat pernyataan merendahkan tentang Jackson. Kasus tersebut saat ini berada dalam proses arbitrase swasta dan tetap tertunda.

Kondisi ini semakin menambah kontroversi yang mengelilingi warisan Michael Jackson, di tengah persiapan untuk film biografi yang diharapkan dapat memberikan pandangan baru tentang kehidupannya.

Author

Achmad Bagas

More from Creative Disc