Seungkwan SEVENTEEN Angkat Suara, Gemparkan Industri K-pop dengan Pernyataan tentang Kontroversi HYBE

Oleh: Achmad Bagas - 30 Oct 2024

Bagai petir yang menyambar di siang bolong, Seungkwan SEVENTEEN akhirnya memecah keheningan dengan ungkapan udang di balik batu yang mengguncang seluruh industri hiburan Korea Selatan tentang skandal HYBE pada Selasa (24/10).

Merespons badai kontroversi yang menerjang HYBE terkait terungkapnya dokumen internal setebal 18.000 halaman yang menghebohkan, vokalis berbakat ini tak bisa lagi membendung gejolak emosinya. 

Membuka lembaran baru dalam sejarah K-pop, Seungkwan menuangkan isi hatinya yang terdalam melalui unggahan Instagram yang menggetarkan: “Saya tidak ingin melihat orang saling menyakiti lagi.

Melihat semua yang telah terjadi sejauh ini, aku menahan perasaanku, berpikir bahwa entah bagaimana semuanya akan berlalu, dan terus bekerja keras dengan para anggota seperti yang selalu kulakukan.” Kata-kata ini bagaikan pisau tajam yang mengiris keheningan, mengungkap betapa dalamnya luka yang tersimpan.

Dengan keberanian yang mengagumkan, Seungkwan melanjutkan curahan hatinya yang menghentikan detak jantung industri: “Namun, hanya melihat situasi ini dan berharap api akan padam bukanlah lagi pilihan.

Aku merasa bahwa aku tidak bisa lagi tinggal diam untuk semua rekan kerjaku yang bekerja keras bahkan di saat ini, penggemarku, para anggotaku, orang-orangku yang terluka.” Pernyataan ini menggemparkan seluruh penjuru dunia K-pop, memperlihatkan sisi lain dari kehidupan idol yang selama ini tersembunyi.

Dalam pengakuan yang semakin menguras air mata, Seungkwan menegaskan posisinya dengan lantang: “Bagi sebagian orang, ini mungkin tampak seperti campur tangan dan bagi yang lain seperti postingan yang tergesa-gesa, tetapi saya masih mengumpulkan keberanian. Menjadi selebritas adalah pekerjaan yang saya pilih, dan meskipun ada bagian yang harus saya tanggung karena saya menerima banyak cinta, saya tidak berpikir itu adalah pekerjaan yang mengharuskan kita menanggungnya sampai pada titik penghancuran diri, terluka hingga di ambang kematian.”

Memasuki bagian yang paling menggugah, vokalis SEVENTEEN ini membagikan realitas pahit yang selama ini tersembunyi: “Yang ingin saya sampaikan dengan jelas adalah bahwa kami bukanlah orang-orang yang bekerja dengan mudah dan lancar sehingga kami dapat dinilai dengan enteng. Kami telah mengalami cukup banyak rasa sakit, hancur, dan entah bagaimana mengatasinya, berusaha keras untuk menunjukkan yang terbaik di atas panggung bagi para penggemar kami.”

Seungkwan juga menyuarakan pembelaan tegas terhadap hak-hak idol: “Anda tidak punya hak untuk dengan mudah mengganggu narasi kami. Bukan hanya kami, tetapi juga artis lain, kami bukan milik Anda. Saya harap Anda tidak berpikir Anda dapat menggunakan dan menikmati kami sesuka hati.” Pernyataan ini bagaikan tamparan keras bagi industri yang selama ini kerap mengeksploitasi para artisnya.

Di tengah badai kontroversi yang mengguncang, Seungkwan mengakhiri pernyataannya dengan harapan yang menyentuh kalbu: “Aku benar-benar tidak ingin melihat siapa pun hancur dan akhirnya menyerah. Aku dengan tulus berharap kita berhenti memberikan luka yang tidak dapat kita tanggung jawab. Aku tidak ingin melihat anggotaku, semua kolegaku yang bekerja keras saat ini, staf yang telah bekerja dengan tulus untuk kita, dan penggemar kita terluka lagi.”

Sebagai penutup yang mengharukan, terungkap juga surat menyentuh dari Haewon NMIXX yang diberikan kepada Seungkwan: “Saya percaya bahwa tidak ada yang lebih menantang dan bermakna daripada menghadirkan tawa dan kegembiraan bagi orang-orang. Dalam hal itu, Anda tampaknya berbagi banyak hadiah dengan orang-orang baik sebagai seorang artis maupun dengan penampilan Anda di berbagai acara.” Surat ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah kerasnya industri hiburan, masih ada secercah harapan akan solidaritas dan kemanusiaan yang menyentuh hati.

Author

Achmad Bagas

More from Creative Disc