Dalam momen yang terbuka di podcast Billion Club Spotify, jika mengingat-ingat, Miley Cyrus pernah tampil dengan sangat kontroversi di Teen Choice Awards 2009, ia menaiki gerobak es krim dan sangat rebel penampilannya saat itu dan digadang-gadang bahwa ia mengikuti jejak Britney Spears.
Bintang ‘Party in the U.S.A.’ tersebut mengungkapkan bahwa pertunjukan yang kontroversial yang menampilkan dirinya menari di atas gerobak es krim dengan tiang, sebenarnya adalah ide dari ibunya, Tish Cyrus. Saat berbincang dengan saudara perempuannya Brandi, Miley dengan jenaka menunjukkan ironi bahwa dialah yang selalu disalahkan, padahal idenya berasal dari ibunya.
“Ini adalah ide ibuku,” Miley mengungkapkan. “Jadi dia selalu membiarkanku yang mendapat kritikan. Ketika aku mendapat masalah keesokan harinya, tahukah kamu siapa yang tidak terlihat? Tish Cyrus.”
Menariknya, kenangan Miley tentang penampilan tersebut tidak berkutat pada tarian dengan tiang atau reaksi publik, melainkan pada tonggak karier pribadinya.
“Ini adalah pertama kalinya aku mengenakan perhiasan berlian asli di atas panggung,” ujarnya, menyoroti bahwa sementara dunia mengingat tarian provokatinya, dia justru mengingat kilauan berlian pertamanya.
Dalam unggahan media sosial sebelumnya, Cyrus juga telah menjelaskan konteks tiang tersebut, menegaskan bahwa itu lebih berfungsi untuk menjaga keseimbangan daripada menciptakan sensasi. Dengan mengenakan sepatu hak tinggi saat tampil di atas gerobak bergerak, dia melihat tiang sebagai kebutuhan praktis, bukan pernyataan kontroversial.
Penampilan tersebut langsung membuat media membuat perbandingan dengan bintang pop lain, mempertanyakan apakah Miley mengikuti jejak Britney Spears. Tanggapan jenaka Miley? “Semoga saja! Jika Tuhan baik!”
Pengungkapan ini memberikan sudut pandang yang lebih mendalam tentang tekanan dan harapan yang dihadapi para artis muda, menunjukkan bagaimana dinamika keluarga dan ekspektasi industri dapat membentuk citra publik seorang seniman muda.