CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Michael Stipe, frontman legendaris band R.E.M., mengambil sikap tegas dengan menyerukan boikot massal terhadap semua platform Meta sebagai bentuk protes atas dugaan peran perusahaan tersebut dalam menyebarkan ideologi sayap kanan ekstrem.
Melalui unggahan Instagram pada Minggu (19/1), Stipe mengajak pengikutnya untuk berpartisipasi dalam kampanye “Lights Out Meta” yang berlangsung selama sepekan, mulai 19 hingga 26 Januari.
“Saya akan log off selama seminggu. Mulai besok,” tulis Stipe dengan tegas. Ia mengajak pengikutnya untuk mempertimbangkan langkah serupa agar perusahaan seperti Meta bisa merasakan dampak dari kebijakan mereka yang dinilai membantu penyebaran kelompok sayap kanan di Amerika dan dunia.
Aksi protes ini mencakup seluruh platform di bawah naungan Meta, termasuk Facebook, Instagram, Threads, Messenger, WhatsApp, Giphy, Meta Quest, hingga kacamata pintar Ray-Ban Meta. Dalam pesannya yang bernada kritis, Stipe juga mempertanyakan apakah masyarakat sudah terlalu kecanduan media sosial hingga tidak mampu melepaskan diri bahkan hanya untuk seminggu.
Seruan boikot ini muncul tak lama setelah CEO Meta Mark Zuckerberg mengumumkan penghentian program pengecekan fakta di Facebook dan Instagram. Zuckerberg berargumen bahwa program tersebut telah menimbulkan “terlalu banyak kesalahan dan penyensoran” serta dinilai “terlalu bias secara politik.”
Di tengah kontroversi ini, musisi legendaris lainnya, Robert Smith dari The Cure, juga mengumumkan keputusannya meninggalkan platform X (dahulu Twitter) dan beralih ke platform alternatif seperti Bluesky, Instagram, atau Universeodon milik Mastodon. Langkah para musisi ini mencerminkan kekhawatiran yang semakin besar terhadap peran platform media sosial dalam penyebaran misinformasi dan ideologi ekstrem.