Agensi Bakat Putuskan Kontrak dengan Kanye West Usai Kontroversi Antisemit dan Dukung Diddy

Oleh: Achmad Bagas - 12 Feb 2025

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Kontroversi kembali menyelimuti Kanye West setelah agensi bakat 33&West memutuskan kontrak kerja sama mereka, menyusul serangkaian insiden kontroversial yang melibatkan unggahan antisemit, dukungan terhadap Sean “Diddy” Combs, penjualan merchandise berlogo swastika, dan penyebaran konten pornografi di media sosial.

Keputusan ini diumumkan oleh Daniel McCartney dari 33&West melalui Instagram pada awal pekan ini, menandai babak baru dalam spiral kontroversi rapper tersebut.

Gelombang pengunduran diri tim internal pun tak terelakkan. Eric Cui, mantan kepala staf Yeezy, mengundurkan diri sebagai protes atas sikap West yang membela Diddy dalam kasus kekerasan terhadap mantan kekasihnya, Cassandra “Cassie” Ventura. Melalui pernyataan di Instagram, Cui menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak.

Rangkaian kontroversi mencapai puncaknya saat West membeli slot iklan Super Bowl untuk mempromosikan kaos berlambang swastika seharga $20 di situs Yeezy. Tindakan ini berujung pada penutupan situs web oleh Shopify karena melanggar ketentuan layanan. Bersamaan dengan itu, gugatan baru muncul dari mantan staf Yeezy yang mengklaim mengalami diskriminasi berbasis agama.

Menanggapi berbagai reaksi, West akhirnya memutuskan untuk meninggalkan platform X (sebelumnya Twitter) pada hari Senin, setelah sebelumnya berterima kasih kepada Elon Musk atas kebebasan berekspresi yang diberikan. Dalam pesan terakhirnya, ia menggambarkan pengalamannya di media sosial seperti “perjalanan Ayahuasca,” menutup babak kontroversial lain dalam kariernya.

Insiden ini menambah daftar panjang kontroversi yang melibatkan West, sekaligus menunjukkan konsekuensi nyata dari tindakan dan pernyataan kontroversialnya terhadap karier dan hubungan profesionalnya dalam industri musik.

Author

Achmad Bagas

More from Creative Disc