Cardi B Mendapatkan Pembayaran Rp19,2 Milliar Dari Youtuber Tasha K atas Pencemaran Nama Baik

Oleh: Achmad Bagas - 27 Feb 2025

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Pertikaian hukum panjang antara rapper ternama Cardi B dan YouTuber kontroversial Tasha K (Latasha Kebe) akhirnya menemui titik terang dengan tercapainya kesepakatan pembayaran atas putusan pencemaran nama baik yang berat.

Setelah Cardi B memenangkan gugatan senilai $4 juta (sekitar Rp64 miliar) pada Januari 2022 lalu, Kebe kini harus mematuhi rencana pembayaran yang ketat sebagai konsekuensi dari kebangkrutan Bab 11 yang diajukannya. Menurut laporan terbaru dari Rolling Stone pada 24 Februari, kedua pihak telah menyetujui mekanisme pembayaran yang akan berlangsung selama bertahun-tahun ke depan.

Berdasarkan kesepakatan yang dicapai, putusan asli sebesar $3,9 juta (sekitar Rp62,4 miliar) telah direstrukturisasi menjadi skema pembayaran bertahap.

Selama lima tahun ke depan, Kebe hanya diwajibkan untuk melunasi sebagian dari total putusan, yakni sebesar $1,2 juta (sekitar Rp19,2 miliar). Pembayaran akan dilakukan secara triwulanan dengan jumlah yang meningkat secara progresif dari tahun ke tahun.

Dalam tahun pertama, Kebe akan membayar total $176.532 (sekitar Rp2,8 miliar) kepada Cardi B. Jumlah ini akan terus meningkat hingga mencapai $318.653 (sekitar Rp5,1 miliar) pada tahun kelima. Setelah periode lima tahun berakhir, Kebe masih bertanggung jawab untuk melunasi sisa dari total putusan $3,9 juta tersebut.

Yang menarik, kesepakatan ini juga menyertakan klausul non-disparagement (larangan pencemaran nama) yang mengharuskan Kebe untuk tidak lagi menyebut nama Cardi B atau anggota keluarganya dalam konten-kontennya di masa depan.

Lisa Moore, pengacara yang mewakili Cardi B, tidak menyembunyikan kemenangannya dalam pernyataan kepada media. “Hari ini menandai berakhirnya babak kebohongan, penipuan, dan penyampaian informasi palsu selama bertahun-tahun oleh Tasha K, suaminya, dan entitas mereka,” ujar Moore dengan tegas. “Kami sangat gembira untuk menerapkan rencana yang sangat belum pernah terjadi sebelumnya dan protektif untuk Cardi.”

Moore juga menambahkan peringatan keras terhadap interpretasi yang mungkin muncul dari kubu lawan: “Saya berasumsi Anda akan melihat debitur dan penasihat hukumnya yang licik menjual ini sebagai kemenangan. Percayalah, untuk semua alasan dalam rencana yang kami tegaskan untuk melindungi klien kami, itu tidak terjadi. Kami tidak percaya pada air mata palsu, dan kami melindungi diri darinya.”

Kesepakatan ini mengakhiri saga hukum yang berlangsung selama bertahun-tahun setelah Cardi B menggugat Tasha K atas tuduhan pencemaran nama baik melalui konten YouTube yang berisi klaim-klaim kontroversial tentang kehidupan pribadi sang rapper.

Author

Achmad Bagas

More from Creative Disc