CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Penyanyi kenamaan Anggun C Sasmi mendadak menjadi pusat sorotan di media sosial setelah dituding sebagai pendukung zionis.
Kontroversi ini merebak luas di platform X (dahulu Twitter) pada Senin (24/2/2025), menyusul cuitan dari akun @zionistsinmusic yang dengan tegas menyebut pelantun “Mimpi” tersebut sebagai zionis.
“Musisi Indonesia-Prancis Anggun Cipta adalah Zionis,” tulis akun tersebut yang kemudian memicu gelombang reaksi dari warganet.
Penelusuran lebih jauh mengungkapkan bahwa tuduhan ini bersumber dari cuitan lama Anggun terkait Eurovision Song Contest. Pada 2016, Anggun pernah menulis “#Israel on aime! #Eurovision,” dan pada 2023 ketika menjadi juru bicara juri Prancis, ia menuliskan “12 poin untuk Israel!” saat Prancis memberikan nilai kepada Israel dalam kompetisi tersebut.
Menanggapi kontroversi yang menghebohkan ini, Anggun C Sasmi segera membuka suara. Dengan tegas, penyanyi berusia 50 tahun itu menyatakan bahwa dirinya tidak pernah mendukung kebijakan politik Israel terhadap Palestina. Ia menjelaskan bahwa cuitan-cuitan tersebut murni dalam konteks musik sebagai bagian dari perannya sebagai juri.
“Saya berbicara dalam konteks musik. Berpartisipasi dalam acara sebesar Eurovision Song Contest dan melakukan live tweet tentang acara tersebut di mana saya mengomentari lagu-lagu dan penyanyi dari banyak negara termasuk Israel, tidak membuat saya jadi pendukung politik Israel,” jelas Anggun.
Merasa namanya dicemarkan, Anggun tidak tinggal diam. Ia berencana menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang telah memanipulasi fakta dengan melaporkannya berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Di akhir pernyataannya, ibu satu anak ini menegaskan posisinya yang selalu menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di tengah berbagai konflik global. “Di tengah konflik dunia, saya selalu menjunjung tinggi kemanusiaan. Saya tidak pernah mendukung politik Israel terhadap Palestina!” tegasnya.
Indonesian-French musician Anggun Cipta (@anggun_cipta) is a Zionist.
Video transcription in replies. pic.twitter.com/9IyW430pre
— Zionists in Music (@zionistsinmusic) February 22, 2025