The 1975 Dibebaskan dari Tanggung Jawab Pribadi dalam Gugatan Ciuman di Festival Malaysia

Oleh: Achmad Bagas - 26 Feb 2025

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Seorang hakim Inggris telah membebaskan anggota The 1975 dari tanggung jawab individu apa pun dalam perselisihan mereka yang sedang berlangsung dengan sebuah festival Malaysia mengenai ciuman di atas panggung antara Matty Healy dan bassis Ross MacDonald.

Dalam putusannya kemarin, 24 Februari, Hakim William Hansen menolak klaim yang diajukan oleh penyelenggara festival Future Sounds Asia yang secara khusus menargetkan keempat anggota band tersebut. Setelah mempertimbangkan masalah tersebut minggu lalu, Hansen menyimpulkan bahwa klaim tersebut “tidak sah secara hukum dan tidak memiliki dasar” untuk diadili.

Namun, Future Sound Asia akan diizinkan untuk melanjutkan gugatannya terhadap badan hukum The 1975, The 1975 Productions LLP, yang menandatangani kontrak dengan festival tersebut. “Tidak ada transaksi pribadi antara [Future Sound Asia] dan para anggota band,” tulis Hansen.

“Para anggota band berhak untuk membatasi tanggung jawab mereka dengan melibatkan LLP untuk menandatangani kontrak untuk pertunjukan mereka di luar negeri. Mereka tidak sama dengan LLP, yang merupakan badan hukum yang berbeda dan terpisah.”

Pengacara The 1975 dan Future Sounds Asia tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Rolling Stone.
Perselisihan antara band dan festival itu meletus saat The 1975 tampil di festival Good Vibes di Kuala Lumpur pada Juli 2023. Selama penampilan band itu, Healy mengkritik hukum ketat Malaysia yang melarang hubungan sesama jenis, lalu mencium MacDonald.

Penampilan The 1975 dipersingkat, dan pemerintah Malaysia membatalkan sisa festival itu. Future Sounds Asia akhirnya menggugat band itu di pengadilan, menuntut ganti rugi sebesar £1,9 juta ($2,4 juta) atas dugaan pelanggaran kontrak.

The 1975 telah menyangkal semua tanggung jawab dan sebelumnya mengklaim bahwa penyelenggara festival seharusnya menyadari sejarah band tersebut dalam mendukung hak-hak LGBTQ di atas panggung, dengan alasan bahwa dengan memesan grup tersebut, mereka “secara sukarela menerima” konsekuensi potensial, termasuk pencabutan izin.

(Pada tahun 2019, misalnya, Healy mencium bibir seorang penggemar pria di Dubai dan mengibarkan bendera kebanggaan di Rusia.)

Tags:

Author

Achmad Bagas

More from Creative Disc