CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Awich, rapper asal Okinawa yang telah mendominasi dunia hip-hop Jepang, baru saja merilis single kolaborasi yang sangat dinanti bertajuk ‘ASIAN STATE OF MIND.’ Pada 28 Februari, lagu ini mempertemukan beberapa nama besar dari dunia rap Asia, termasuk Jay Park dari Korea Selatan, KR$NA dari India, Masiwei dari Tiongkok, dan VannDa dari Kamboja.
Kolaborasi ini menjadi sebuah tonggak penting yang menandai dimulainya era baru hip-hop Asia, yang semakin kuat dan bersatu.
Dalam lagu ini, para rapper menggunakan bahasa asli mereka sekaligus memadukannya dengan bahasa Inggris, menciptakan sebuah karya yang tidak hanya menonjolkan kemampuan mereka masing-masing tetapi juga menunjukkan persatuan budaya Asia yang penuh kekuatan. Setiap rapper dalam lagu ini membawa identitas unik dari negaranya, dan kesamaan rasa kebanggaan sebagai artis Asia sangat terasa dalam setiap baris lirik.
Tak hanya itu, video musik yang mengiringi lagu ini juga sukses besar. Hanya dalam 24 jam setelah dirilis, video tersebut telah ditonton jutaan kali dan menerima lebih dari 20.000 komentar dari penggemar di seluruh dunia. Proyek ini menciptakan gelombang di media sosial, dengan banyak penggemar yang memuji kolaborasi lintas budaya ini. Video musiknya sendiri juga syuting di berbagai negara asal para rapper, yang semakin menekankan semangat persatuan dan kebanggaan budaya Asia.
Awich, yang baru-baru ini ditunjuk sebagai duta global untuk JORDAN (Nike), terus melangkah lebih jauh ke kancah internasional. Sebagai ratu hip-hop Jepang, kehadirannya dalam proyek ini semakin mempertegas posisinya di dunia musik global.
Kolaborasi Terbesar di Asia
Beberapa nama besar yang terlibat dalam lagu ini tentunya sudah tidak asing lagi di dunia musik Asia:
Jay Park, pendiri AOMG, H1GHR MUSIC, dan MORE VISION, tidak hanya dikenal sebagai seorang rapper, tetapi juga sebagai seorang pengusaha sukses. Dia adalah orang Asia pertama yang menandatangani kontrak dengan Roc Nation milik Jay-Z dan terus menikmati kesuksesan besar di dunia musik internasional.
KR$NA, rapper asal Delhi, India, telah lama dikenal di dunia hip-hop India berkat karya-karyanya seperti ‘Vyanjan.’ Pria berusia 37 tahun ini terus melampaui batas dengan gaya liriknya yang inovatif, membawa hip-hop India ke tingkat yang lebih tinggi.
Masiwei, yang berasal dari Chengdu, Provinsi Sichuan, adalah salah satu pendiri grup hip-hop China, Higher Brothers, dan juga aktif sebagai artis solo. Dia juga dikenal dengan kolaborasi internasionalnya, seperti single ‘LION’ bersama Satomi Shigemori dari Jepang pada 2023.
VannDa, rapper asal Kamboja, telah membuat sejarah dengan video musiknya ‘Time to Rise’ yang mencapai lebih dari 100 juta views di YouTube. Terkenal dengan prestasinya, VannDa bahkan masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia-Pasifik dan terus memperkenalkan musik Kamboja ke panggung dunia.
Mendobrak Batasan Hip-Hop Asia
Melalui ‘ASIAN STATE OF MIND,’ Awich dan para rapper lainnya ingin menunjukkan bahwa musik hip-hop Asia lebih dari sekedar genre, tetapi juga menjadi suara yang mempersatukan berbagai negara dan budaya. Kolaborasi ini bukan hanya soal prestasi individu, tetapi juga tentang mengangkat dan memajukan hip-hop Asia di kancah musik internasional.
Proyek ini menjadi bukti bahwa musik hip-hop tidak mengenal batasan geografis, dan bahwa artis Asia semakin mengambil tempat di industri musik global. Dengan semakin banyaknya kolaborasi lintas negara seperti ini, dunia hip-hop Asia kini semakin kuat dan penuh warna.