CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Kabar duka datang dari dunia musik, di mana Bob Bryar, mantan drummer dari band rock ikonik My Chemical Romance, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada 26 November 2024.
Ia meninggal di usia 44 tahun, meninggalkan tanda tanya besar mengenai penyebab kematiannya. Menurut laporan otopsi yang diperoleh TMZ, meskipun ditemukan tiga tabung besar nitrogen oksida di dekat jasadnya, penyebab pasti kematian Bob Bryar masih belum dapat dipastikan.
Otopsi menunjukkan bahwa di sekitar tubuh Bryar juga ditemukan antidepresan, namun pihak berwenang masih belum bisa menyimpulkan apakah kematiannya disebabkan oleh overdosis, baik disengaja maupun tidak. Penyebab dan cara kematian Bryar akhirnya “paling baik diklasifikasikan sebagai belum ditentukan,” kata pihak pemeriksa medis.
Meski demikian, temuan nitrous oxide di dekat jasadnya memunculkan kemungkinan bahwa substansi tersebut mungkin berperan dalam tragedi ini.
Pada saat kematiannya, Bryar terakhir kali terlihat hidup pada 4 November 2024, dan ia ditemukan dalam keadaan tak bernyawa sekitar tiga minggu setelah itu. Berita ini tentunya mengagetkan banyak pihak, termasuk teman-teman dan penggemar setia band My Chemical Romance.
Setelah kabar meninggalnya Bob Bryar tersebar, pihak band pun menyampaikan belasungkawa melalui akun Instagram mereka pada 2 Desember 2024. Mereka menulis, “Dengan berat hati kami mengucapkan selamat tinggal kepada Bob Bryar, mantan rekan band kami dan bagian penting dari sejarah My Chemical Romance.
Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada teman-teman dan keluarganya saat ini. Semoga ia beristirahat dengan tenang.” Ungkapan ini tentunya mewakili perasaan banyak orang yang mengenal Bob baik sebagai musisi maupun pribadi yang rendah hati.
Bryar bergabung dengan My Chemical Romance pada tahun 2004, menggantikan drummer asli Matt Pelissier setelah merilis album Three Cheers for Sweet Revenge. Ia memainkan peran penting dalam kesuksesan band tersebut, terutama dalam album The Black Parade yang dirilis pada tahun 2006, yang kemudian menjadi salah satu karya paling berpengaruh dalam genre emo dan rock era 2000-an.
Setelah meninggalkan band pada 2010, Bryar tetap menjaga hubungan baik dengan anggota lainnya. Gitaris Frank Iero pernah menulis dalam sebuah blog resmi band pada saat itu, “Sejak empat minggu lalu, My Chemical Romance dan Bob Bryar berpisah. Ini adalah keputusan yang menyakitkan bagi kami semua dan tidak dianggap enteng. Kami mendoakan yang terbaik untuknya dalam usahanya di masa depan.”
Kehilangan Bob Bryar tentu menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi My Chemical Romance, tetapi juga bagi dunia musik secara keseluruhan. Dalam berbagai kesempatan, para anggota band selalu memuji kontribusinya yang luar biasa dalam menciptakan karya-karya hebat yang masih dikenang hingga kini.
Seluruh dunia berduka atas kepergiannya, dan semoga sang mantan drummer beristirahat dengan tenang.