Hacker Ditangkap Setelah Mencuri Tiket Tur Taylor Swift Eras Senilai Rp9,6 Miliar

Oleh: Achmad Bagas - 06 Mar 2025

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Meski Taylor Swift telah meraup lebih dari $2 miliar (sekitar Rp32 triliun) dari Tur Eras yang fenomenal, tak sedikit orang yang mencoba meraup keuntungan ilegal dari konser tersebut.

Baru-baru ini, dua orang peretas ditangkap setelah diduga mencuri lebih dari 900 tiket konser digital, termasuk tiket-tiket bernilai tinggi untuk Tur Eras, dan menjualnya dengan keuntungan mencapai $600.000 (sekitar Rp9,6 miliar).

Jaksa Distrik Queens, Melinda Katz, mengumumkan pada Kamis bahwa dua tersangka telah ditangkap dan didakwa setelah melakukan pencurian tiket secara besar-besaran selama lebih dari setahun. “Menurut dakwaan, kedua terdakwa ini memanfaatkan ketenaran Tur Eras dan konser besar lainnya untuk memperoleh keuntungan dengan cara merugikan orang lain,” kata Katz dalam pernyataannya.

“Mereka diduga mengeksploitasi celah hukum melalui penyedia tiket luar negeri untuk mencuri tiket konser yang sangat dicari, kemudian menjualnya kembali dengan keuntungan luar biasa.”

Tiket yang dicuri dan dijual kembali itu sebagian besar terkait dengan Tur Eras Taylor Swift, tetapi juga mencakup konser-konser besar lainnya seperti Adele dan Ed Sheeran, pertandingan NBA, serta Kejuaraan Tenis AS.

Menurut laporan, dua individu yang bekerja untuk kontraktor pihak ketiga StubHub di Kingston, Jamaika, menggunakan akses mereka untuk mencuri URL tiket. 

URL tersebut kemudian dikirim ke dua konspirator lainnya di Jamaika, Queens, yang mengunduh tiket-tiket tersebut dan menjualnya kembali melalui StubHub.

Tyrone Rose dan Shamara P. Simmons, keduanya warga Queens, sekarang menghadapi sejumlah dakwaan serius, termasuk pencurian besar tingkat dua, pemalsuan komputer tingkat satu, konspirasi tingkat empat, dan pemalsuan komputer tingkat empat. Jika terbukti bersalah, keduanya bisa dijatuhi hukuman penjara selama tiga hingga 15 tahun.

Penyelidikan ini masih berlangsung, dengan pihak kejaksaan berupaya mengidentifikasi lebih banyak pelaku dan memperluas investigasi untuk mengetahui seberapa luas operasi ilegal ini.

Sementara itu, Taylor Swift dan para penggemarnya harus menghadapi kenyataan bahwa meskipun konser tersebut berhasil mencetak sejarah dan menghasilkan pendapatan luar biasa, ada pihak-pihak yang dengan licik mencoba meraup keuntungan dari popularitas sang bintang.

Author

Achmad Bagas

More from Creative Disc